Pemkab PPU Gelar Forum Konsultasi untuk Rancang RPJMD dan RKPD 2025-2029

- Redaksi

Kamis, 27 Maret 2025 - 22:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bupati PPU, Mudyat Noor, bersama pejabat dan peserta, berfoto usai Forum Konsultasi Publik RPJMD dan Musrenbang RKPD 2026 di Aula Pemkab PPU, Kamis, (27/3/2025).

Foto: Bupati PPU, Mudyat Noor, bersama pejabat dan peserta, berfoto usai Forum Konsultasi Publik RPJMD dan Musrenbang RKPD 2026 di Aula Pemkab PPU, Kamis, (27/3/2025).

Lintasjejaring.com, Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) baru-baru ini menggelar Forum Konsultasi Publik untuk Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025-2029 dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten PPU Tahun 2026.

Acara yang berlangsung pada Kamis, (27/3/2025) di Aula Lantai III Pemkab PPU ini dibuka secara resmi oleh Bupati PPU, Mudyat Noor.

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pejabat penting, termasuk Wakil Bupati Abdul Waris Muin, anggota DPRD Provinsi, dan sejumlah pimpinan DPRD Kabupaten PPU.

Selain itu, turut hadir pula kepala Bappeda Provinsi, kepala Bappedalitbang dari beberapa daerah, serta berbagai tokoh masyarakat, organisasi, dan lembaga yang memberikan kontribusi dalam pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Mudyat Noor menekankan pentingnya penyusunan RPJMD dan RKPD yang sistematis dan responsif terhadap perubahan.

Menurutnya, kedua dokumen perencanaan tersebut sangat krusial untuk memastikan arah pembangunan PPU dalam lima tahun ke depan.

Baca Juga:  PPU Selaraskan Tata Ruang dengan IKN, Tiga Titik Batas Sepaku Tunggu Keputusan Kemendagri

“Kita harus memiliki rencana yang jelas dan terarah untuk pembangunan PPU. Dengan evaluasi berkala dan pemisahan kewajiban antara daerah, provinsi, dan pusat, kita bisa mencapai target pembangunan dengan lebih efisien,” ujarnya.

Bupati juga menyoroti tantangan keterbatasan anggaran daerah. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk berkolaborasi dan berinovasi dalam menyusun strategi yang optimal, serta memanfaatkan peluang dari perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk mempercepat pembangunan daerah.

“Saya berharap semua pemangku kepentingan bisa bersatu, memberikan masukan konstruktif, dan bekerja sama untuk mencapai tujuan pembangunan yang lebih baik. Pembangunan ini bukan hanya untuk kita, tapi untuk seluruh masyarakat PPU,” pungkasnya.

Baca Juga:  Jelang Adipura 2026, DLH PPU Tekankan Pemilahan Sampah dan Kebersihan Sekolah

Penyusunan RPJMD dan RKPD yang tepat sasaran diharapkan bisa mendorong pembangunan yang lebih terarah, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta meningkatkan kualitas hidup warga PPU.

Hal ini juga diharapkan menjadi landasan kuat dalam mencapai kesejahteraan yang berkelanjutan bagi daerah ini. (Adv)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jangan Asal Buang Obat Kedaluwarsa, Dinkes PPU Dorong Edukasi Masyarakat
Cegah Obat Terbuang, Dinkes PPU Perkuat Koordinasi Stok dengan Paser dan Balikpapan
Cegah Obat Kedaluwarsa, Dinkes PPU Perkuat Pengawasan Stok hingga Fasilitas Kesehatan
Sinkronisasi Data Penduduk Jadi Kunci Ketepatan Distribusi Obat Program di PPU
Cegah Pemborosan Stok Obat, Dinkes PPU Validasi Kebutuhan Fasilitas Kesehatan
Dinkes PPU Atur Pemusnahan Obat Kedaluwarsa, Cegah Penyalahgunaan dan Pencemaran
BPBD PPU Terima Rp175 Juta, Tagihan Operasional Karhutla Jadi Prioritas
Dexlite Rp25.700 per Liter, DLH PPU Pangkas Armada Truk Sampah demi Efisiensi

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:58 WITA

Jangan Asal Buang Obat Kedaluwarsa, Dinkes PPU Dorong Edukasi Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:50 WITA

Cegah Obat Terbuang, Dinkes PPU Perkuat Koordinasi Stok dengan Paser dan Balikpapan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:40 WITA

Cegah Obat Kedaluwarsa, Dinkes PPU Perkuat Pengawasan Stok hingga Fasilitas Kesehatan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:59 WITA

Sinkronisasi Data Penduduk Jadi Kunci Ketepatan Distribusi Obat Program di PPU

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:54 WITA

Cegah Pemborosan Stok Obat, Dinkes PPU Validasi Kebutuhan Fasilitas Kesehatan

Berita Terbaru