Jelang Adipura 2026, DLH PPU Tekankan Pemilahan Sampah dan Kebersihan Sekolah

- Redaksi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sekolah menjadi salah satu titik pantau dalam persiapan penilaian Adipura 2026 di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Foto: Sekolah menjadi salah satu titik pantau dalam persiapan penilaian Adipura 2026 di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Lintasjejaring.com, Penajam – Pengelolaan sampah, kebersihan toilet, hingga kondisi saluran drainase menjadi sejumlah aspek yang harus diperhatikan sekolah di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menjelang penilaian Adipura 2026. Sabtu (17/10/2026)

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) PPU mendorong satuan pendidikan untuk membenahi fasilitas dan sistem pengelolaan lingkungan agar memenuhi indikator penilaian. Upaya tersebut sekaligus ditujukan untuk membangun kebiasaan hidup bersih di lingkungan pendidikan.

Sekretaris DLH PPU, Syamsiah, mengatakan persiapan menghadapi Adipura tidak seharusnya hanya berfokus pada kegiatan membersihkan lingkungan ketika penilaian sudah dekat. Sekolah perlu menerapkan pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setiap lokasi perlu menerapkan sistem pengelolaan lingkungan yang berjalan secara konsisten dan dapat dipertahankan dalam jangka panjang,” kata Syamsiah.

Drainase, Toilet, dan Bank Sampah Jadi Perhatian

Syamsiah menjelaskan, sekolah menjadi salah satu titik pantau dalam penilaian Adipura. Karena itu, pembenahan perlu mencakup seluruh fasilitas, mulai dari halaman hingga sarana sanitasi dan pengelolaan sampah.

Baca Juga:  DPRD Samarinda Kaji Pemberlakuan Jam Malam bagi Pelajar, Fokus pada Pendekatan Persuasif

Saluran drainase harus dipastikan tidak tersumbat, toilet terjaga kebersihannya, serta fasilitas pengelolaan sampah tersedia dan berfungsi sebagaimana mestinya.

Menurutnya, keberadaan tempat sampah saja belum cukup apabila tidak disertai pemilahan dan pengelolaan yang nyata.

“Bukan cuma konsep bersih-bersih doang. Di sekolah itu drainase harus bersih, toiletnya harus bersih, harus ada bank sampah, serta ada pemilahan sampah yang berjalan secara konkret,” tegasnya.

Penerapan pemilahan sampah dan bank sampah juga dinilai penting untuk mengenalkan pengelolaan sampah kepada siswa sejak dini. Sampah yang masih memiliki nilai guna dapat dipisahkan untuk dimanfaatkan kembali, sedangkan sampah residu ditangani sesuai ketentuan.

Dengan demikian, sekolah tidak hanya memenuhi kebutuhan penilaian, tetapi juga menjadi tempat pembentukan perilaku peduli lingkungan bagi peserta didik.

Baca Juga:  Menyesuaikan Kemampuan Anggaran, Dispora Kaltim : Kami Laksanakan Program Pembinaan Pemuda Dengan Pendekatan Lebih Efektif

DLH Sosialisasikan Indikator Penilaian di Empat Kecamatan

Untuk memastikan pemahaman mengenai indikator Adipura, DLH PPU telah menggelar kegiatan ekspos yang melibatkan perwakilan pemangku kepentingan dari empat kecamatan di wilayah tersebut.

Sosialisasi ini menyasar sejumlah pengelola fasilitas publik, termasuk sekolah, puskesmas, dan pasar. Masing-masing pihak diharapkan memahami aspek penilaian yang relevan dengan fasilitas yang dikelolanya.

Syamsiah mengatakan, pelibatan berbagai unsur tersebut diperlukan agar persiapan berjalan lebih terarah dan tidak hanya berfokus pada satu jenis fasilitas.

“Kebetulan kita sudah ekspos Adipura. Semua perwakilan di empat kecamatan sudah kita undang, baik itu dari pihak sekolah, puskesmas, hingga pengelola pasar,” ungkapnya.

Melalui koordinasi tersebut, DLH berupaya mendorong setiap pengelola melakukan pemeriksaan mandiri terhadap kondisi lingkungannya. Kekurangan yang ditemukan diharapkan dapat segera dibenahi sebelum tim penilai melakukan pemantauan lapangan.

Baca Juga:  Joha Fajal Soroti Reklamasi Sungai Tak Berizin, PT TMT Sepakati Hentikan Aktivitas Di Loa Lai

Pembenahan Lingkungan Harus Berlanjut

DLH PPU menekankan bahwa keberhasilan menjaga kebersihan membutuhkan konsistensi dan keterlibatan seluruh pihak. Sekolah, tenaga pendidik, peserta didik, serta petugas kebersihan memiliki peran dalam menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat.

Pemeliharaan drainase, kebersihan toilet, pemilahan sampah, dan pengoperasian bank sampah diharapkan menjadi bagian dari rutinitas sekolah, bukan sekadar persiapan menghadapi penilaian.

DLH PPU pun berharap pembenahan yang dilakukan menjelang Adipura 2026 dapat memberikan dampak jangka panjang terhadap kualitas lingkungan pendidikan di daerah tersebut.

Dengan pengelolaan lingkungan yang lebih tertata, sekolah diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang sehat, nyaman, dan mendukung tumbuhnya kesadaran menjaga kebersihan sejak usia dini.

(Mat/ADV)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MoU Dinkes dan Disdukcapil Kukar Mudahkan Layanan Administrasi Bayi Baru Lahir, Cangkup KK hingga Akta Kelahiran
Kepala Dinskes Dorong Dokter Gigi di Puskesmas Perluas Edukasi Kesehatan ke Masyarakat
Peringatan Hari Santri 2026, Sunggono Dukung Pendidikan 2.197 Santri Lewat Penyaluran Beasiswa
Akhmad Taufik Ingatkan Alumni PMII Kukar Tetap Kritis dan Konstruktif
Sekda Kukar Sunggono Dorong Penguatan Tata Kelola Perusahaan Daerah dan Koperasi
Pemkab Kukar Siapkan Aset di Bukit Biru untuk Pembangunan Gudang Bulog 2027
Distanak Kukar Siapkan Transfer Pengetahuan Pertanian untuk Warga Binaan SAE Pastarung
Pemkab Kukar Dorong Pelaku Usaha Gunakan BBM Nonsubsidi untuk Dukung Kebutuhan Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:40 WITA

MoU Dinkes dan Disdukcapil Kukar Mudahkan Layanan Administrasi Bayi Baru Lahir, Cangkup KK hingga Akta Kelahiran

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:30 WITA

Kepala Dinskes Dorong Dokter Gigi di Puskesmas Perluas Edukasi Kesehatan ke Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:25 WITA

Peringatan Hari Santri 2026, Sunggono Dukung Pendidikan 2.197 Santri Lewat Penyaluran Beasiswa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:55 WITA

Akhmad Taufik Ingatkan Alumni PMII Kukar Tetap Kritis dan Konstruktif

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:50 WITA

Sekda Kukar Sunggono Dorong Penguatan Tata Kelola Perusahaan Daerah dan Koperasi

Berita Terbaru