LINTASJEJARING.COM, SAMARINDA – Budianto Bulang selaku anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), kembali menunjukkan komitmennya selaku wakil rakyat dengan mengadakan reses pada 12 titik di Kabupaten Kutai Timur.
Sebagai wakil dari Daerah Pemilihan (Dapil) VI yang melingkupi wilayah Kota Bontang, Kabupaten Kutai Timur, dan Kabupaten Berau, dirinya memaksimalkan momen ini untuk dapat berdialog langsung dengan para masyarakat di dapilnya.
Kunjungannya beberapa waktu lalu, telah menjadi kesempatan baginya untuk dapat menyampaukan bahwa kegiatan reses yang dilakukannya adalah salah satu cara yang efektif untuk dapat memahami kebutuhan masyarakat, terutama pada sektor pembangunan serta infrastruktur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Reses itu merupakan wadah penting bagi saya agar dapat mendengarkan langsung keluhan para masyarakat serta apa yang menjadi harapan mereka. Aspirasu yang saya terima akan menjadi landasan saya untuk dapat menyusun kebijakan di tingkat provinsi,” ucapnya.
Terdapat berbagai macam isu yang dibawakan oleh masyarakat, satu yang paling menonjol adalah terkait permasalahan infrastruktur. Masyarakat mengeluhkan kondisi jalan serta jembatan yang masih belum memadai, khususnya pada wilayah pedalaman.
Para masyarakat mengatakan bahwa, infrastruktur yang minim akses menjadikan kegiatan aktivitas perekonomian masyrakat terhambat, hal ini juga berdampak pada akses pelayanan publik. Hal ini sangat berdampak pada kesejahteraan masyarakat yang mayoritas berprofesi sebagai petani dan pekerja tambang.
Terkait keluhan tersebut, Budianto menanggapinya dengan tegas, ia akan membawa isu infrastruktur ini kedalam pembahasan parlemen Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
“infrastruktur merupakan kebutuhan paling dasar sehingga hal ini tidak bisa kita abaikan. Saya akan memperjuangkan agar pihak pemerintah provinsi dapat memperhatikan pembangunan di daerah pedesaan yang minim akses dan sulit untuk dijangkau,” ujarnya.
Politisi Partai Golkar ini juga menyatakan bahwa perbaikan infrastruktur merupakan sebuah kunci untuk dapat meningkatkan perekonomian masyarakat serta akses pada layanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan.
“Dengan akses yang baik, masyarakat dapat dengan bebas mengembangkan usaha dan mendapatkan pelayanan publik. Komitmen saya agar dapat terus mengawasi aspirasi ini hingga dapay terwujudkan dalam suatu kebijakan yang konkret,” tandasnya.
(Sean)









