LINTASJEJARING.COM, SIDOARJO – Abdul Mu’ti selaku Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), menyampaikan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan organisasi Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah untuk agar dapat mendukung program pelayanan pendidikan di daerah yang tergolong dalam 3T (Tertingal, Terdepan dan Terluar).
Pada acara pembukaan Milad Mujammadiyah ke – 112 yang dilaksanakan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, ia menyampaikan terkait koordinasi dengan Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) PP Muhammadiyah untuk dapat merangkul para relawan guru agar dapat melaksanakan program tersebut.
“Muhammadiyah adalah salah satu mitra penting pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, sehingga untuk dapat mewujudkan pelayanan pendidikan di wilayah yang masuk kategori 3T, pihak kami siap untuk merekrut relawan guru, termasuk juga dari LDP PP Muhammadiyah,” ucapnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mu’ti menerangkan akan konsep yang digagas oleh pihaknya yang mengutamakan pada paradigma belajar (Learning) dibandingkan dengan sekolah (schooling).
Dirinya mengatakan bahwa pemerintah hanya akan membangun sekolah di wilayah 3T, perihal ini dinilai kurang efektif meninjau biaya yang dibutuhkan sangat tinggi serta keberlanjutan proses belajar mengajar tidak dapat terserap dengan sempurna.
Mu’ti juga menekankan bahwa konsep belajar learning dapat dilakukan di mana saja dan bersifat bebas tidak terikat pada bangunan sekolah, sehingga proses belajar mengajar dapat dilakukan di rumah, tempat ibadah, serta di tempat umum lain yang menjadi pusat kehidupan dari masyarakat 3T.
Para relawan guru yang dimaksud Mu’ti, adalah tenaga pengajar non – formal yang tidak diangkat secara sah melalui peraturan, akan tetapi mereka adalah guru mengaji, pendakwah, bahkan para aktivis di daerah 3T yang peduli terhadap kecerdasan anak bangsa.
“Yang penting seluruh anak bangsa bisa mendapatkan pelayanan pendidikan untuk kecerdasan serta kemajuan bangsa,” ujarnya.
Mendikdasmen membuka Milad Muhammadiyah ke – 112 di SMA Muhammadiyah 1 Taman, Sidoarjo, yang menjadi kick – off dari rangkaian Milad Muhammadiyah.
Dalam kegiatan ini juga Mendasdikmen bersama PWM Jawa Timur Membagikan 172 Ribu makan siang sehat dan bergizi gratis kepada semua siswa yang terdaftar di 1.039 sekolah Muhammadiyah mulai dari tingkatan Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), serta 1.731 Taman Kanak – Kanak serta Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Aisyiyah di seluruh wilayah Jawa Timur.
(Sean)










