Terapkan Sistem Kebijakan Pembayaran Non-Tunai Di Samarinda, Undang Tanggapan Beragam

- Redaksi

Kamis, 4 Juli 2024 - 11:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa.

Foto: Istimewa.

LINTASJEJARING.COM, Samarinda- Diberlakukannya kebijakan pembayaran non – tunai di kota samarinda pada 1 Juli 2024 menuai pro dan kontra dari masyarakat.

Tujuan dari pemberlakuan kebijakan ini sendiri adalah agar terjadinya peningkatan dalam pendapatan asli daerah (PAD) serta membawa Kota Samarinda menuju era transaksi modern yang transparan serta lebih efisien.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda telah menerapkan kewajiban terkait penggunaan pembayaran non – tunai (cashless) pada sistem pembayaran parkir kendaraan di pusat perbelanjaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Walau demikian, kebijakan ini sendiri mengundang pro dan kontra dari pihak masyarakat.

Beberapa pihak juga terlihat menyambut dengan baik terkait kebijakan ini, seperti ungkapan yang disampaikan oleh Denny selaku salah warga Kecamatan Sungai Kunjang Samarinda.

Baca Juga:  PKB Kaltim Gelar Bagi Takjil Dan Buka Puasa Bersama Insan Pers Di Samarinda

Dirinya beranggapan bahwa dengan kebijakan parkir non – tunai ini, dapat meningkatkan akuntabilitas serta transparansi pengelolaan parkir serta dapat meminimalisasi terkait potensi kebocoran pendapatan.

“Saya sendiri sangat setuju dengan kebijakan ini, karena lebih praktis serta aman tanpa harus kerepotan mengeluarkan uang tunai,” ucapnya pada awak media.

Foto: Istimewa (Mall City Centrum Samarinda)

Akan tetapi, dibalik tanggapan positif masyarakat muncuk juga tanggapan negatif dari masyarakat, cukup banyak masyarakat yang menyuarakan penolakan terhadap kebijakan ini, dikarenakan merasa khawatir bahwa kebijakan ini dapat merepotkan masyarakat, terutama bagi masyarakat yang tidak memiliki smartphone atau mereka yang terbiasa dengan sistem pembayaran uang tunai.

Baca Juga:  Pemkot Salurkan BTT 10 Juta Per kelurahan, Dukung Antisipasi kebutuhan mendesak Selama Kemarau

Seperti halnya yang disampaikan indah, salah satu warga dari Kelurahan Air Putih Samarinda.

“Kalau bisa terapkan sistem pembayaran tunai (cash) saja, biar masyarakat tidak ribet, kasihan sama mereka yang tidak paham dengan sistem non – tunai. Kalau lupa saldonya habis, berarti tidak bisa keluar dari mal,” tuturnya pada awak media.

Muncul juga kekhawatiran lain terkait ketersediaan jaringan internet serta kesigapan petugas untuk membantu masyarakat yang kesulitan dalam menggunakan sistem pembayaran non – tunai.

Baca Juga:  Dishub PPU Matangkan Zonasi Pelabuhan, Buluminung untuk Kapal Sedang

“Karena pasti masih banyak orang – orang yang tidak paham akan sistem pembayaran tersebut,” jelas Winda, selaku salah satu warga Samarinda Seberang.

Sementara itu, diberlakukannya kebijakan ini bulan depan, sistem pembayaran parkir non – tunai di Samarinda telah diterapkan di City Centrum (salah satu mal di Samarinda), mal yang berlokasi di Jalan Mulawarman.

Hal tersebut dibenarkan oleh Khairunnisa, selaku salah satu warga Kelurahan Sungai Pinang.

“Tadi tidak dapat membayar menggunakan tunai (cash), katanya boleh menggunakan aplikasi DANA dan Shoppe Pay serta tidak ada nya toleransi yang diberikan,” pungkasnya.

Penulis : Sean

Editor : Niken

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla
PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor
37 Orang Diperiksa Polisi, Dugaan Pencurian Kabel Bawah Tanah di Samarinda Diusut
TRC PPA Kaltim ‘Gerah’, Desak Pemprov Berikan Perlindungan Warga Dari Bahaya Karhutla
Bocah 12 Tahun Meregang Nyawa Di Lubang Tambang, JATAM Desak KSU PUMMA Bertanggung Jawab
Lapak Pedagang Pasar Pagi Terpisah Lantai, DPRD Samarinda Dorong Evaluasi Penempatan
DPRD Samarinda Minta Hotel Swasta Tetap Dapat Peluang di Tengah Prioritas Hotel BUMD
Teras Samarinda II Disiapkan untuk UMKM, DPRD Ingatkan Risiko Kemacetan

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:46 WITA

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:25 WITA

PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:13 WITA

37 Orang Diperiksa Polisi, Dugaan Pencurian Kabel Bawah Tanah di Samarinda Diusut

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:28 WITA

TRC PPA Kaltim ‘Gerah’, Desak Pemprov Berikan Perlindungan Warga Dari Bahaya Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:34 WITA

Bocah 12 Tahun Meregang Nyawa Di Lubang Tambang, JATAM Desak KSU PUMMA Bertanggung Jawab

Berita Terbaru