Hibah Lahan Jadi Penentu Pembangunan BLK di PPU, Lokasi Lima Hektare Sudah Ditinjau Kemenaker

- Redaksi

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Area sekitar Rumah Adat PPU yang disiapkan sebagai lokasi pembangunan Balai Latihan Kerja dengan luas sekitar lima hektare.

Foto: Area sekitar Rumah Adat PPU yang disiapkan sebagai lokasi pembangunan Balai Latihan Kerja dengan luas sekitar lima hektare.

Lintasjejaring.com, Penajam – Rencana menghadirkan Balai Latihan Kerja (BLK) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) telah memiliki calon lokasi. Namun, pembangunan fasilitas yang diharapkan menjadi pusat peningkatan keterampilan tenaga kerja lokal itu masih tertahan pada penyelesaian administrasi hibah lahan. Senin (26/10/2026).

Kepala Bidang Penempatan, Pelatihan Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (P2NAKERTRANS) Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) PPU, Eko Yulianto, menjelaskan bahwa tahapan peninjauan lokasi telah dilakukan sebagai bagian dari persiapan pembangunan BLK. Dari sisi luasan, lahan yang disiapkan juga telah memenuhi kebutuhan minimal yang disampaikan dalam proses tersebut.

Lokasi seluas sekitar lima hektare di samping Rumah Adat PPU bahkan telah dua kali ditinjau Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Lokasinya sudah dua kali ditinjau oleh Kemenaker. Luasnya sekitar lima hektare dan sudah memenuhi kebutuhan minimal yang disampaikan,” ujar Eko.

Lokasi Sudah Dinilai, Administrasi Belum Tuntas

Kawasan di sekitar Rumah Adat PPU dipilih sebagai lokasi rencana pembangunan fasilitas pelatihan kerja tersebut. Luas lahan sekitar lima hektare menjadi salah satu aspek yang telah diperiksa dalam kunjungan Kemenaker.

Baca Lainnya:  Kepala Dinskes Dorong Dokter Gigi di Puskesmas Perluas Edukasi Kesehatan ke Masyarakat

Menurut Eko, proses peninjauan juga berkaitan dengan tahapan sertifikasi lahan. Artinya, persiapan pembangunan tidak hanya menyangkut penentuan lokasi, tetapi juga memastikan aspek administrasi dan status lahan dapat diselesaikan sesuai ketentuan.

“Minimal lima hektare, itu sudah oke. Lokasinya di samping Rumah Adat, sekitar lima hektare di situ,” jelasnya.

Meski demikian, hasil peninjauan belum serta-merta membuat pembangunan bisa dimulai. Pemerintah daerah masih harus menuntaskan proses hibah lahan sebagai tahapan penting sebelum rencana tersebut berlanjut ke tahap pembangunan.

Eko mengatakan, penyelesaian hibah menjadi hal yang perlu dipastikan terlebih dahulu. Sebab, meskipun lokasi telah dinilai layak dari sisi kebutuhan luasan, kepastian administrasi lahan tetap diperlukan agar proses berikutnya dapat berjalan.

“Untuk lokasinya sudah tidak ada masalah. Sekarang yang masih ditunggu adalah penyelesaian proses hibah lahannya,” katanya.

Disnakertrans Koordinasikan Status Lahan

Disnakertrans PPU belum dapat memastikan perkembangan terakhir proses hibah tersebut. Eko menyebut, pengurusan sertifikasi lahan sebelumnya masih melibatkan instansi terkait. Karena itu, pihaknya perlu berkoordinasi dengan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan PPU) untuk memperoleh informasi terbaru mengenai status administrasi lahan.

Baca Lainnya:  DKIP Bulungan Laksanakan Bimtek Public Speaking, Syarwani: Komunuikasi Terarah, Kunci Tepat Sasaran

Koordinasi tersebut diperlukan agar tahapan persiapan pembangunan memiliki kejelasan. Dengan begitu, rencana yang telah melalui peninjauan kementerian tidak berhenti pada kesiapan lokasi, tetapi dapat dilanjutkan setelah persyaratan administrasinya terpenuhi.

“Untuk jadwal pembangunan maupun kapan BLK mulai beroperasi, saat ini belum bisa kami pastikan. Jenis pelatihannya juga belum ditentukan karena kami masih menunggu penyelesaian proses hibah lahan,” ungkapnya.

Diharapkan Perluas Kesempatan Pencari Kerja

Kehadiran BLK di PPU diharapkan menjadi sarana bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan dan mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan dunia kerja. Fasilitas tersebut nantinya dapat menjadi wadah pelatihan yang lebih terarah bagi pencari kerja lokal.

Bagi pemerintah daerah, keberadaan fasilitas pelatihan kerja juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia. Keterampilan yang diperoleh melalui pelatihan diharapkan dapat menjadi bekal masyarakat ketika mencari pekerjaan maupun memasuki bidang pekerjaan tertentu.

Baca Lainnya:  Sekolah Rakyat Segera Hadir Di Berau, DPRD Sambut Baik Langkah Pemerataan Pendidikan

Eko berharap rencana pembangunan BLK dapat segera berlanjut setelah persoalan administrasi lahan diselesaikan. Dengan adanya fasilitas tersebut, masyarakat PPU diharapkan memiliki akses yang lebih luas untuk mengembangkan kemampuan kerja.

“Harapannya, BLK ini bisa menjadi wadah bagi para pencari kerja untuk menambah keterampilan. Dengan begitu, mereka memiliki bekal yang lebih baik ketika memasuki dunia kerja,” pungkasnya.

Untuk saat ini, penyelesaian hibah lahan masih menjadi tahapan yang menentukan kelanjutan rencana tersebut. Lokasi telah disiapkan dan ditinjau oleh kementerian, tetapi realisasi pembangunan tetap membutuhkan kepastian administrasi.

Pemerintah daerah pun perlu memastikan koordinasi lintas perangkat daerah berjalan agar rencana menghadirkan pusat pelatihan kerja di PPU dapat bergerak ke tahap berikutnya.

(Mat/ADV)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Minim Penerangan Jalan Jadi Aspirasi Warga Anggana, Camat Rokip: Wliayah Handil Terusan Masuk Prioritas
Kepala DPU Kukar, Perbaikan Turap Taman Musik Masuk Penganggaran 2027
Venue MTQH ke-46 Dimatangkan, Pemkab Kukar Libatkan EO Berpengalaman
Abdul Rasid Desak PLN Percepat Pemulihan Listrik dan Pertamina Tambah Kuota BBM Kukar
Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kecil, Akbar Haka Desak PLN Buka Penyebab Gangguan
DPRD Kukar Gandeng Dua Kampus untuk Perkuat Kajian Kebijakan Daerah
Rendi Dorong Pendapatan Pantai Tanah Merah Kembali Untuk Pengembangan Fasilitas
Kesbangpol Kukar Siapkan Komandan Upacara Hari Pahlawan, Paskibraka Terlibat Pengibaran Bendera

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:37 WITA

Minim Penerangan Jalan Jadi Aspirasi Warga Anggana, Camat Rokip: Wliayah Handil Terusan Masuk Prioritas

Selasa, 3 November 2026 - 20:02 WITA

Venue MTQH ke-46 Dimatangkan, Pemkab Kukar Libatkan EO Berpengalaman

Senin, 2 November 2026 - 21:20 WITA

Abdul Rasid Desak PLN Percepat Pemulihan Listrik dan Pertamina Tambah Kuota BBM Kukar

Senin, 2 November 2026 - 20:37 WITA

Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kecil, Akbar Haka Desak PLN Buka Penyebab Gangguan

Senin, 2 November 2026 - 19:58 WITA

DPRD Kukar Gandeng Dua Kampus untuk Perkuat Kajian Kebijakan Daerah

Berita Terbaru