Lintasjejaring.com, Tanjung Selor – K. H. Ridwan R. Labago kembali dipercaya memimpin Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bulungan setelah terpilih sebagai Ketua MUI Kabupaten Bulungan periode 2026–2031 dalam Musyawarah Daerah (Musda) V MUI Kabupaten Bulungan. Rabu, (15/07/2026)
Usai terpilih, K.H. Ridwan atau di sapa Ustad Ridwan menegaskan bahwa kepengurusan MUI pada periode mendatang akan memprioritaskan pembinaan kehidupan keagamaan masyarakat. Menurutnya, peran ulama tidak hanya sebatas menyampaikan ajaran agama, tetapi juga menjadi mitra pemerintah dalam membangun kualitas sumber daya manusia dari sisi spiritual.
“Tugas utama kami adalah menyebarkan ilmu agama kepada seluruh masyarakat. Inti gerakan Majelis Ulama Indonesia adalah memberikan pembinaan dan mengimbau masyarakat agar mampu menjalankan agama dengan baik sekaligus menjadi warga negara yang baik,” ujar Ustad Ridwan saat diwawancarai usai Musda, Sabtu, (11/07/2026) lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan, arah kepemimpinannya selama lima tahun ke depan akan difokuskan pada pembentukan masyarakat yang religius, rukun, dan memiliki kesadaran kebangsaan yang kuat. Menurutnya, kehidupan beragama yang baik akan menjadi fondasi terciptanya lingkungan sosial yang harmonis.
Ustad Ridwan mengatakan, MUI memiliki tanggung jawab moral untuk terus membina umat agar mampu hidup berdampingan dalam keberagaman tanpa mengabaikan nilai-nilai keislaman maupun semangat persatuan bangsa.
“Yang ingin kami wujudkan adalah lingkungan masyarakat yang baik, yang mampu menjalankan kehidupan beragama dengan benar, hidup bermasyarakat secara harmonis, serta memiliki semangat berbangsa dan bernegara,” katanya.
Lebih lanjut, Ustad Ridwan berharap seluruh keluarga besar MUI Kabupaten Bulungan dapat memperkuat sinergi dengan berbagai elemen masyarakat maupun pemerintah daerah dalam menjalankan program pembinaan umat.
Menurutnya, Indonesia sebagai bangsa yang majemuk memerlukan suasana yang aman dan damai agar cita-cita pembangunan nasional dapat berjalan dengan baik.
“Harapan kami, masyarakat dapat hidup damai dengan siapa pun. Bangsa ini membutuhkan masyarakat yang aman dan damai agar Indonesia dapat terus maju meskipun hidup dalam keberagaman,” tuturnya.
Ia juga menambahkan, keberadaan MUI merupakan bagian dari upaya membantu pemerintah, khususnya dalam membangun karakter dan spiritual masyarakat. Ia menilai pembangunan fisik yang dilakukan pemerintah perlu diimbangi dengan pembangunan mental dan moral agar hasil pembangunan dapat dirasakan secara utuh.
“Pemerintah membangun dari sisi fisik dan material, sedangkan ulama memiliki tugas membangun spiritual masyarakat. Di situlah kami hadir sebagai mitra pemerintah dalam melakukan pembinaan umat,” tegasnya.
Dengan kepemimpinan baru tersebut, MUI Kabupaten Bulungan diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai wadah pemersatu umat, pemberi bimbingan keagamaan, sekaligus mitra strategis pemerintah dalam menjaga kerukunan, memperkuat nilai-nilai keislaman, dan menciptakan kehidupan masyarakat yang damai serta harmonis di Kabupaten Bulungan.
Penulis : Sull
Editor : Redaksi









