Program Khitanan Massal BKPRMI Bulungan Dinilai Meringankan Beban Warga, Masyarakat Berharap Terus Berlanjut dan Menjangkau Lebih Banyak Kecamatan

- Redaksi

Senin, 22 Juni 2026 - 16:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lintasjejaring.com, Bulungan – Warga sambut antusian kegiatan khitanan Massal Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD BKPRMI) Kabupaten Bulungan. Pinta kegiatan terus bergulir, dinilai meringankan beban warga dan sangat bermanfaat. Senin(22/06/2026).

Program yang telah menjadi agenda tahunan BKPRMI ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Tingginya minat peserta bahkan membuat kuota yang semula ditetapkan harus ditambah untuk mengakomodasi kebutuhan warga.

Sebelumnya, DPD BKPRMI Kab. Bulungan melaksanakan kegiatan Khitanan massal di dua kecamatan. Pertama di Desa Long Beluah Kecamatan Tanjung palas Barat pada Sabtu (13/06/2026) lalu dan di Desa Salimbatu pada Minggu (14/06/2026) lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Bulungan, Muhammad Ali Mustofa, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa pada saat pembukaan khitanan massal di Desa Long Beluah Kecamatan Tanjung Palas barat, turut dihadiri oleh Kepala Desa, pihak Puskesmas, serta unsur pemerintah kecamatan.

“Alhamdulillah kemarin waktu agenda khitanan massal yang pertama, kita melaksanakan kegiatan khitanan massal di Kecamatan Tanjung Palas Barat di Desa Long Beluah, itu dihadiri oleh Kepala Desa, Kepala Puskesmas, dan unsur kecamatan. Pun sama demikian pada saat pembukaan di Desa Salimbatu Kecamatan Tanjung palas Tengah” ujarnya.

Awalnya, BKPRMI menetapkan kuota sebanyak 25 anak untuk wilayah Kecamatan Tanjung Palas Barat. Namun, tingginya animo masyarakat membuat panitia menambah jumlah peserta menjadi 27 anak.

Baca Juga:  Komisi IV DPRD Kota Samarinda Gelar Rapat Bersama Dinkes Samarinda Terkait Penyakit Menular Dan Tidak Menular

Menariknya, kegiatan tersebut tidak hanya diikuti oleh anak-anak Muslim, tetapi juga mendapat partisipasi dari warga non-Muslim yang turut memanfaatkan layanan khitanan gratis tersebut.

Foto: Pelaksanaan kegiatan Khitanan Massal di Desa Long Beluah Kecamatan Tanjung Palas Barat pada Sabtu (13/06/2026) lalu.

Menurut Ali Mustofa, tingginya jumlah peserta menjadi bukti bahwa program ini sangat dibutuhkan masyarakat, terutama keluarga yang membutuhkan bantuan biaya khitan.

“Untuk Kecamatan Tanjung Palas Barat sebenarnya kuotanya 25 anak. Namun karena ada penambahan peserta, akhirnya kita berikan kuota menjadi 27 anak. Bahkan ada juga peserta non-Muslim yang mengikuti kegiatan ini,” katanya.

Ali menjelaskan bahwa khitanan massal merupakan salah satu program unggulan BKPRMI Kabupaten Bulungan yang dilaksanakan setiap tahun secara bergilir di berbagai kecamatan.

Pada tahun sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan di Kecamatan Bunyu. Sementara pada tahun 2026, pelaksanaan difokuskan di Kecamatan Tanjung Palas Barat dan Tanjung Palas Tengah.

“Khitanan massal ini memang salah satu program DPD BKPRMI Kabupaten Bulungan. Setiap tahun pelaksanaannya bergilir di kecamatan-kecamatan. Tahun lalu kita laksanakan di Bunyu, dan tahun ini di Tanjung Palas Barat serta Tanjung Palas Tengah,” jelasnya.

Untuk pelaksanaan di kecamatan Tanjung Palas Tengah, kuota yang disediakan sebanyak 23 anak. Ia berharap pada tahun-tahun mendatang program tersebut dapat menjangkau lebih banyak wilayah sehingga manfaatnya semakin dirasakan masyarakat di seluruh Kabupaten Bulungan.

Baca Juga:  Fokus Pada Isu Digitalisasi, Hasbar : Teknologi Digital Harus Dimanfaatkan Secara Positif
Foto: Khitanan massal di Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah pada Minggu (14/06/2026) lalu.

Melihat besarnya kebutuhan masyarakat terhadap program sosial tersebut, BKPRMI berharap dukungan pemerintah daerah dapat terus ditingkatkan, terutama dari sisi anggaran.

Ali Mustofa menilai tambahan dukungan anggaran akan memungkinkan BKPRMI memperluas cakupan layanan, baik untuk kegiatan khitanan massal maupun program kepemudaan dan keagamaan lainnya.

“Kami berharap pemerintah daerah Kabupaten Bulungan dapat memberikan perhatian lebih. Jika memungkinkan, anggaran BKPRMI dapat ditambah sehingga kegiatan khitanan massal dan program-program sosial lainnya bisa dilaksanakan lebih banyak lagi,” ungkapnya.

Manfaat program khitanan massal ini juga dirasakan langsung oleh masyarakat. Salah seorang warga Desa Long Beluah, Kecamatan Tanjung Pals Barat mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut.

Baca Juga:  Pemkab Bulungan Laksanakan Bimtek Dan Peningkatan Barjas Dengan Metode E-Purchasing Dan E-Katalog

Ia bahkan berharap, program khitanan massal dapat terus menjadi agenda rutin BKPRMI karena memberikan dampak besar bagi keluarga yang membutuhkan.

“Saya sangat senang sekali. Harapan saya ini bisa menjadi agenda rutin BKPRMI, minimal dua tahun sekali. Kegiatan ini sangat bermanfaat, apalagi bagi masyarakat yang membutuhkan karena sangat membantu,” tuturnya.

Warga tersebut mengungkapkan bahwa ketiga anaknya mengikuti program khitanan massal yang diselenggarakan BKPRMI.

“Ini anak saya yang terakhir ikut khitanan massal. Anak saya ada tiga dan semuanya ikut khitanan massal,” katanya.

Pelaksanaan khitanan massal di Desa Long Beluah dan Desa Salimbatu menunjukkan komitmen BKPRMI Kabupaten Bulungan dalam menghadirkan layanan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Tingginya antusiasme peserta dan dukungan dari pemerintah desa serta tenaga kesehatan menjadi sinyal bahwa program ini memiliki manfaat nyata dan layak untuk terus dikembangkan. Dengan dukungan berbagai pihak, khitanan massal BKPRMI diharapkan dapat menjangkau lebih banyak anak di berbagai kecamatan dan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bulungan.

Penulis : Sull

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

150 PNS Bulungan Kantongi Satya Lencana, Syarwani: Ini Bukan Sekadar Penghargaan Masa Kerja
Kemenhaj Kab. Bulungan Gelar Manasik Haji, Bekali 98 Jamaah ke Tanah Suci Pada 2027 Mendatang
BKPRMI Bulungan Dorong Pendidikan Keluarga Sakinah Dimulai Sejak Remaja
Ridwan R. Labago Kembali Pimpin MUI Bulungan, Fokus Perkuat Pembinaan Keagamaan dan Kehidupan Harmonis
BKPRMI Bulungan Mantapkan Program Kerja Lewat Rakerda, Perkuat Sinergi dengan Pemda dan Serahkan Insentif Guru Mengaji
Jemaah Haji Bulungan Kembali Dengan Selamat, Kepala Kementerian Haji Bulungan Ucapkan Selamat
Sekda Bulungan Syukuri Kepulangan Jemaah Haji, Risdianto : Selamat Datang Haji Dan Hajjah
BKPRMI Bulungan Gelar Khitanan Massal untuk 50 Santri Di Dua Kecamatan, Berikan Pelayanan Masyarakat
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:08 WITA

150 PNS Bulungan Kantongi Satya Lencana, Syarwani: Ini Bukan Sekadar Penghargaan Masa Kerja

Sabtu, 5 September 2026 - 13:34 WITA

Kemenhaj Kab. Bulungan Gelar Manasik Haji, Bekali 98 Jamaah ke Tanah Suci Pada 2027 Mendatang

Selasa, 11 Agustus 2026 - 07:25 WITA

BKPRMI Bulungan Dorong Pendidikan Keluarga Sakinah Dimulai Sejak Remaja

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:30 WITA

Ridwan R. Labago Kembali Pimpin MUI Bulungan, Fokus Perkuat Pembinaan Keagamaan dan Kehidupan Harmonis

Senin, 6 Juli 2026 - 19:34 WITA

BKPRMI Bulungan Mantapkan Program Kerja Lewat Rakerda, Perkuat Sinergi dengan Pemda dan Serahkan Insentif Guru Mengaji

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA