BKPRMI Bulungan Gelar Khitanan Massal untuk 50 Santri Di Dua Kecamatan, Berikan Pelayanan Masyarakat

- Redaksi

Senin, 15 Juni 2026 - 21:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Potret anak-anak/ santri yang mengikuti Khitanan Massal oleh BKPRMI Bulungan di Kec. Tanjung Palas Tengah, Kab. Bulungan.

Foto: Potret anak-anak/ santri yang mengikuti Khitanan Massal oleh BKPRMI Bulungan di Kec. Tanjung Palas Tengah, Kab. Bulungan.

Lintasjejaring.com, Tanjung Palas Tengah – Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Bulungan kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui kegiatan khitanan massal, yang digelar di Desa Salimbatu, Kec. Tanjung Palas Tengah, Kab. Bulungan pada Minggu (14/6/2026) kemarin. Sebanyak 50 santri mengikuti kegiatan sosial tersebut yang melibatkan peserta dari wilayah Kecamatan Tanjung Palas Tengah dan Tanjung Palas Barat. Senin (15/06/2026).

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian BKPRMI kepada masyarakat, khususnya dalam membantu keluarga yang membutuhkan layanan khitan secara gratis. Selain memberikan manfaat dari sisi kesehatan, khitanan massal juga menjadi upaya mendukung pelaksanaan syariat Islam bagi anak-anak yang telah memasuki usia untuk dikhitan.

Sejak pagi hari, para peserta bersama orang tua mereka telah memadati lokasi kegiatan. Suasana penuh semangat terlihat dari antusiasme para santri yang datang dari berbagai desa di dua kecamatan, yakni Tanjung Palas Tengah dan Tanjung Palas Barat. Sejumlah tenaga kesehatan dan panitia, turut bersiaga untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan aman.

Ketua BKPRMI Kabupaten Bulungan, Muhammad Ali Mustofa, mengatakan bahwa kegiatan khitanan massal merupakan program sosial yang rutin diupayakan BKPRMI Bulungan sebagai bentuk kontribusi nyata kepada masyarakat.

Menurutnya, meskipun jumlah peserta yang dapat difasilitasi tahun ini masih terbatas, BKPRMI berusaha memastikan bantuan tersebut tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan.

 “Kuota kita tidak banyak, tapi insyaallah cukup untuk membantu,” ujar Muhammad Ali Mustofa.

Foto: Ketua BKPRMI Kab. bulungan, Muhammad Ali Mustofa saat menyampaikan sambutan.

Ia menjelaskan, keterbatasan kuota tidak mengurangi semangat BKPRMI dalam melaksanakan kegiatan sosial. Organisasi tersebut lebih memilih memprioritaskan daerah dan keluarga yang membutuhkan dibanding mengejar jumlah peserta yang besar.

Fokus utama BKPRMI, kata dia, adalah memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Oleh karena itu, proses pendataan dan koordinasi dengan pihak kecamatan dilakukan untuk memastikan peserta yang mengikuti kegiatan benar-benar berasal dari keluarga yang membutuhkan bantuan.

“Kami ingin program ini tepat sasaran. Meskipun jumlahnya tidak terlalu banyak, yang terpenting manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Alhamdulillah berjalan lancar, ” katanya.

Dirinya menambahkan, pelaksanaan khitanan massal juga menjadi sarana mempererat sinergi antara organisasi keagamaan, pemerintah kecamatan, tenaga kesehatan, serta masyarakat. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar program-program sosial dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Kita juga merajut tali silaturrahmi, membangun komunikasi dengan pemerintah desa dan masyarakat. Ya salah satunya dengan pelaksanaan-pelaksanaan kegiatan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat,” sambungnya.

Menurutnya, BKPRMI tidak hanya berfokus pada pembinaan pemuda dan remaja masjid, tetapi juga berupaya hadir dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan yang memberikan dampak langsung kepada warga.

Baca Juga:  Karhutla Kembali Membara di Sepaku, Tim Gabungan Kejar Titik Api Hingga kerahkan Caracal
Baca Juga:  Rasman Nilai Kehadiran Pelatih Berkualitas Punya Peran Strategis Dalam Meningkatkan Prestasi Atlet

Partisipasi Kecamatan Tanjung Palas Tengah dan Tanjung Palas Barat dalam kegiatan ini menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap program sosial berbasis pelayanan kesehatan.

Foto: Kegiatan khitanan massal di Kec. Tanjung Palas Barat pada Sabtu (13/06/2026) kemarin.

Perlu diketahui, sehari sebelumnya, khitanan massal juga dilaksanakan di Tanjung Palas Barat pada Sabtu (13/06/2026). Sebanyak 25 peserta turut meramaikan khitanan massal tersebut. Lalu pada hari Minggu (14/06/2026), khitanan massla dilakukan di Kec. Tanjung Palas Tengah sebanyak 25 anak.

Melalui dukungan berbagai pihak, BKPRMI berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang dengan jangkauan peserta yang lebih luas.

“Kita berharap tidak hanya dari BKPRMI saja, tapi dari organisasi lainnya turut memperbanyak kegiatan-kegiatan kemasyarakatan,” harapnya.

Melalui khitanan massal ini, BKPRMI Bulungan kembali menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan sosial, serta memperkuat nilai-nilai kepedulian dan kebersamaan yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Bulungan.

Penulis : Sull

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Uang Rp 7 Juta dan 22 Paket Diduga Sabu Disita, Polres Bulungan Grebeg Sarang Narkoba Tanjung Selor
Di Usia 66 Tahun, Bulungan Masih Berpacu Dengan Pembangunan
Bulungan Sahkan Dua Ranperda, Investasi dan Riset Jadi Fondasi Pembangunan Daerah
Kabut Asap Karhutla Mengintai, Disdikbud Bulungan Minta Sekolah Siapkan Opsi BDR
Buntut Kasus Ijazah Palsu, Anggota DPRD Bulungan Akan Diberhentikan Sementara Oleh BK
4.959 PBI BPJS Kesehatan Dialihkan ke Bulungan, Pemkab Siapkan Rp500 Juta
DPRD dan Pemkab Bulungan Sahkan Enam Perda, Fokus Percepat Program dan Investasi
Tenguyun Fest 2026 Libatkan 30 UMKM, Syarwani Dorong Pelestarian Budaya Bulungan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:34 WITA

Uang Rp 7 Juta dan 22 Paket Diduga Sabu Disita, Polres Bulungan Grebeg Sarang Narkoba Tanjung Selor

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:06 WITA

Di Usia 66 Tahun, Bulungan Masih Berpacu Dengan Pembangunan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:08 WITA

Bulungan Sahkan Dua Ranperda, Investasi dan Riset Jadi Fondasi Pembangunan Daerah

Senin, 28 September 2026 - 15:01 WITA

Kabut Asap Karhutla Mengintai, Disdikbud Bulungan Minta Sekolah Siapkan Opsi BDR

Sabtu, 26 September 2026 - 15:02 WITA

Buntut Kasus Ijazah Palsu, Anggota DPRD Bulungan Akan Diberhentikan Sementara Oleh BK

Berita Terbaru