Kabar Baik Bagi Warga Kota Samarinda, Pemkot Samarinda Meraih Nilai Tertinggi MCP Nasional

- Redaksi

Senin, 13 Mei 2024 - 17:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Inspektur Pembantu Khusus Kota Samarinda, Mukhlis

Foto : Inspektur Pembantu Khusus Kota Samarinda, Mukhlis

Lintasjejaring.com, Samarinda – Pemerintah Kota Samarinda (Pemkot), Kalimantan Timur berhasil meraih penghargaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait prestasi yang ditoreh yakni sebagai Pemerintah Daerah yang meraih Capaian Kinerja Monitoring Center for Prevention (MCP) tertinggi pada Tahun 2023 pada tingkat kota se – Indonesia.

Mukhlis selaku Inspektur Pembantu (Irban) Khusus Kota Samarinda, menyampaikan terkait penghargaan tersebut bahwa penghargaan yang diberikan KPK ini berhasil diraih oleh Pemerintah Kota Samarinda karena berhasil mencapai peningkatan didalam capaian Kinerja MCP yang sangat tinggi dalam jangka waktu satu tahun.

“Pada data tahun sebelummya (2022) nilai MCP Kota Samarinda itu adalah 73 Poin, dan dalam waktu satu tahun (2023) angka tersebut telah naik menjadi 88 poin. Padahal target yang ingin kita gapai hanya berada di angka 80 saja,” ucapnya.

Sementara itu, Mas Andi Suprianto selaku Inspektur Kota Samarinda, mengatakan bahwa pencapaian yang berhasil diraih ini, harapannya kedepan dapat meningkatkan kinerja Pemerintah Kota Samarinda didalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang bersih dan bebas akan KKN.

Beliau mengapresuasi akan kinerja dari seluruh pejabat di Kota Samarinda yang telah berjuang dan memberikan kinerja terbaiknya untuk melakukan pencegahan Korupsi sehingga berhasil menggapai jumlah pencapaian MCP yang memuaskan.

Baca Juga:  Gagal Panen Akibat Banjir, Abdul Rohim Desak Pemkot Salurkan Dana Tanggap Darurat

Sedangkan, Ketua Monitoring MCP juga menyampaikan tentang adanya 7 hal yang telah menjadi perhatian khusus untuk MCP yakni, Perencanaan dan Penganggaran APBD, Pengadaan Barang dan Jasa, Perizinan, Pengawasan APIP (Aparat Pengawas Intern Pemerintah), Manajemen ASN, Optimalisasi Pajak Daerag, dan Pengelolaan BMD.

“Ada sepuluh OPD dan Bagian di Pemerintahan Kota Samarinda yang nantinya akan menjadi penanggung jawab didalam 7 area intervensi,” tegasnya.

Lukman juga menyampaikan terkait keberadaan aplikasi Jaga.id, inspektorat dan KPK dapat dengan mudah utnuk memantau pengendalian dan pencegahhan anti korupsi di masing – masing area intervensi.

Baca Juga:  Siap Berkompetisi, Aulia-Rendi Daftarkan Diri Di KPU Kukar

Oleh sebab itu, Lukman menghimbau untuk semua OPD dan lembaga pemerintah agar dapat meningkatkan integritasnya dan kesadaran dalam mencegah terjadinya tindakan Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme (KKN) guna menjadi pemerintah yang bersih dan berorientasi kepada kepentingan rakyat.

Tergapainya prestasi ini, telah menambah penghargaan yang berhasil diraih oleh Pemkot Samarinda selain daripada, Predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk Laporan Keuangan Tahun 2023 dari BPK Perwakilan Kalimantan Timur, Pemerintah Daerah Berkinerja Tinggi Peringkay Ke – 8 Secara Nasional, dan Penghargaan sebagai Kota Terbaik dalam Pembangunan Daerah Di Wilayah Kalimantan Timu

Penulis : sean

Editor : Niken

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla
PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor
37 Orang Diperiksa Polisi, Dugaan Pencurian Kabel Bawah Tanah di Samarinda Diusut
TRC PPA Kaltim ‘Gerah’, Desak Pemprov Berikan Perlindungan Warga Dari Bahaya Karhutla
Bocah 12 Tahun Meregang Nyawa Di Lubang Tambang, JATAM Desak KSU PUMMA Bertanggung Jawab
Lapak Pedagang Pasar Pagi Terpisah Lantai, DPRD Samarinda Dorong Evaluasi Penempatan
DPRD Samarinda Minta Hotel Swasta Tetap Dapat Peluang di Tengah Prioritas Hotel BUMD
Teras Samarinda II Disiapkan untuk UMKM, DPRD Ingatkan Risiko Kemacetan

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:46 WITA

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:25 WITA

PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:28 WITA

TRC PPA Kaltim ‘Gerah’, Desak Pemprov Berikan Perlindungan Warga Dari Bahaya Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:34 WITA

Bocah 12 Tahun Meregang Nyawa Di Lubang Tambang, JATAM Desak KSU PUMMA Bertanggung Jawab

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

Lapak Pedagang Pasar Pagi Terpisah Lantai, DPRD Samarinda Dorong Evaluasi Penempatan

Berita Terbaru