Gagal Panen Akibat Banjir, Abdul Rohim Desak Pemkot Salurkan Dana Tanggap Darurat

- Redaksi

Rabu, 21 Mei 2025 - 19:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Anggota Komisi III DPRD Samarinda.

Foto: Anggota Komisi III DPRD Samarinda.

Lintasjejaring.com, Samarinda-Banjir yang melanda Kota Samarinda beberapa waktu lalu menyebabkan kerugian besar bagi warga, khususnya petani di kawasan Lempake. Sekitar 50 hektare lahan pertanian dilaporkan gagal panen, membuat banyak petani mengeluh karena kehilangan sumber penghasilan.

Kondisi ini mendapat perhatian serius dari Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim. Ia menegaskan bahwa dana tanggap darurat sudah disiapkan dan harus segera disalurkan kepada warga terdampak, terutama petani.

“Status tanggap darurat sudah ditetapkan, artinya dana bisa langsung dicairkan tanpa harus melewati proses birokrasi yang panjang,” ujar Rohim, Rabu (21/5/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menyampaikan bahwa dirinya akan segera berkoordinasi dengan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalak BPBD) Samarinda untuk memastikan bantuan disalurkan tepat sasaran.

Baca Juga:  Pemkab Berau Komunikasikan Bantuan Anggaran Ke Pusat, Saga Apresiasi Langkah Pemkab
Baca Juga:  Ajang Festival Perahu Panjang, Bupati Berau : Potensi Ekraf Harus Kita Maksimalkan

Menurutnya, dana tanggap darurat tersebut dapat digunakan untuk memperbaiki fasilitas umum, rumah warga, serta lahan pertanian yang rusak akibat banjir. Namun, penyalurannya tetap harus diawali dengan laporan lengkap dari tingkat RT hingga kecamatan agar data yang digunakan benar dan akurat.

“Yang penting sekarang percepatan verifikasi data. Petani di Lempake harus segera ditangani, karena kerugiannya besar,” tegasnya.

Meski demikian, Rohim mengakui bahwa belum ada anggaran khusus untuk kasus gagal panen. Oleh karena itu, dana tanggap darurat akan dimaksimalkan sementara untuk mengurangi beban ekonomi para petani dan warga lainnya.

“Selama belum ada pos anggaran khusus untuk gagal panen, dana tanggap darurat ini harus dioptimalkan,” pungkasnya.

(Gil/ADV DPRD Samarinda)

Baca Juga:  Abdul Rohim Tegaskan Pemkot, Teras Samarinda II Harus Segera Beroperasi dan Berdampak bagi Warga

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla
PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor
37 Orang Diperiksa Polisi, Dugaan Pencurian Kabel Bawah Tanah di Samarinda Diusut
TRC PPA Kaltim ‘Gerah’, Desak Pemprov Berikan Perlindungan Warga Dari Bahaya Karhutla
Bocah 12 Tahun Meregang Nyawa Di Lubang Tambang, JATAM Desak KSU PUMMA Bertanggung Jawab
Lapak Pedagang Pasar Pagi Terpisah Lantai, DPRD Samarinda Dorong Evaluasi Penempatan
DPRD Samarinda Minta Hotel Swasta Tetap Dapat Peluang di Tengah Prioritas Hotel BUMD
Teras Samarinda II Disiapkan untuk UMKM, DPRD Ingatkan Risiko Kemacetan

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:46 WITA

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:25 WITA

PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:28 WITA

TRC PPA Kaltim ‘Gerah’, Desak Pemprov Berikan Perlindungan Warga Dari Bahaya Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:34 WITA

Bocah 12 Tahun Meregang Nyawa Di Lubang Tambang, JATAM Desak KSU PUMMA Bertanggung Jawab

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

Lapak Pedagang Pasar Pagi Terpisah Lantai, DPRD Samarinda Dorong Evaluasi Penempatan

Berita Terbaru