Lintasjejaring.com, Samarinda – Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, menggelar kegiatan Serap Aspirasi (Reses) di Halaman Kantor Kelurahan Selili, Jalan Sultan Alimuddin, Gang Keramat. Dalam resenya kali ini, ada banyak warga yang turut hadir beserta para RT setempat, warga sangat antusias menyambut kedatangan dari Politisi Partai Gerindra (Gerakan Indonesia Raya) ini.
Samsudin, selaku Ketua RT 27 menyampaikan bahwa Deni Hakim Anwar, dikenal baik oleh masyarakat dan merupakan salah satu dewan, yang sering turun ke lapangan untuk bertemu langsung dengan masyarakat.
“Beliau, memang sering turun langsung ke lapangan, dan mendengarkan langsung aspirasi dari masyarakat, itulah mengapa banyak masyarakat yang mengenal beliau,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam Reses kali ini ia menyoroti terkait kondisi wilayah masyarakat di Kelurahan Selili, yang berada di pegunungan. Menurutnya, kondisi tanah di wilayah tersebut tergolong labil dan mudah untuk mengalami pergeseran.
“Tanah disini tidak stabil, sewaktu – waktu bisa saja longsor itu terjadi, mengingat curah hujan Samarinda yang belakangan ini cukup tinggi, dan permasalahan klasik Samarinda yakni banjir,” jelasnya.
Ia juga menyebutkan, bahwa sebagian titik rawan telah dipasang plang peringatan, akan tetapi edukasi kepada warga tetap perlu menjadi prioritas utama.
“Rumah di atas pegunungan itu pasti rawan longsor. Suka tidak suka, warga kita yang tinggal di wilayah pengunungan, harus kita beri pemahaman konsep mitigasi,” tegasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa, pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda bersama dengan Forum Risiko Bencana, telah melakukan beberapa langkah penanganan, salah satunya adalah sosialisasi langsung kepada masyarakat.
Tantangan terbesar, adalah para warga yang enggan direlokasi meski mereka menhetahui bahwa mereka tinggal di zona berbahaya.
“Kebanyakan itu tidak mau pindah karena sudah merasa nyaman, padahal posisi rumah mereka ini secara struktural sangat beresiko tinggi,” ucapnya.
Ia juga menyebutkan, bahwa wilayah Selili memiliki struktur Geologi yang rawan patahan, sehingga ia kerap memperingatkan para warga untuk tetap siaga, terutama saat musim hujan deras dengan durasi yang panjang seperti beberapa waktu kebelakang.
“Yang pasti kita tidak tahu kapan bencana itu datang, tetapi kalau masyarakat kita sudah memahami mitigasi, setidaknya mereka sudah mengantongi langkah penyelamatan diri,” terangnya.
Besar harapannya Deni Hakim Anwar, agar kedepannya Kota Samarinda bisa terbebas dari dua permasalahan klasik, yang terus menghantui, yakni Longsor dan Banjir.
“Seperti yang kita ketahui Kota Samarinda ini unik, ada sungai, ada pengunungan. Dua – duanya punya risiko sendiri. Kita harus hadapi dengan edukasi dan kesiap – Siagaan”, tambahnya.
Selain permasalahan longsor dan banjir, ia juga menyerap aspirasi lainnya dari masyarakat, salah satunya adalah pembangunan taman bermain untuk anak – anak.
“Yah tentunya saya tampung dulu semua, lalu nanti akan saya kaji, dan saya diskusikan dengan kawan – kawan dewan lainnya, sebelum kita usulkan ke pihak – pihak terkait,” tandasnya.
(Sean)









