Bangunan Liar Di Bantaran Sungai Jadi Biang Banjir, DPRD Samarinda Desak Pemkot Bertindak Tegas

- Redaksi

Jumat, 25 Juli 2025 - 09:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar.

Foto : Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar.

Lintasjejaring.com, Samarinda — Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, menegaskan bahwa upaya pengendalian banjir di kota ini tidak akan efektif jika persoalan pelanggaran tata ruang, khususnya pembangunan di sempadan sungai, terus diabaikan.

Menurut Deni, maraknya bangunan liar yang berdiri di atas Daerah Aliran Sungai (DAS) telah menjadi faktor utama terganggunya aliran air. Kondisi ini membuat sejumlah kawasan rawan tergenang ketika hujan deras melanda.

“Ini harus segera ditindak. Jangan sampai dibiarkan berlarut-larut karena dampaknya sangat besar bagi warga,” ujarnya, Jumat (25/7/25).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengungkapkan, temuan di lapangan menunjukkan bahwa sejumlah anak sungai, seperti di kawasan Sidodamai, Samarinda Ilir, telah tertutup bangunan permanen yang melanggar garis sempadan.

Baca Juga:  Perang Melawan Krisis Iklim Dimulai dari Desa, Kutim Kerahkan 50 Kampung Iklim

Lebih jauh, Deni menyebut bahwa Wali Kota Andi Harun pun sudah meninjau langsung beberapa titik dan mendapati adanya penyumbatan aliran akibat bangunan yang melanggar aturan tata ruang.

Berdasarkan kondisi tersebut, DPRD mendorong pemerintah kota segera menyusun dan menerapkan regulasi tegas yang melarang segala bentuk pembangunan di sepanjang sempadan sungai. Tanpa kebijakan yang kuat, ia menilai potensi bencana akan terus mengancam.

“Jangan sampai kita terus-menerus bersikap reaktif. Ketika banjir datang baru sibuk. Padahal inti pencegahannya adalah perencanaan berbasis data risiko,” tegasnya.

Deni juga menekankan pentingnya sinkronisasi antara kebijakan pembangunan dengan dokumen perencanaan seperti Rencana

Baca Juga:  Miris! Akses Muara Ancalong-Busang Rusak Parah, Budianto Bulang : Ini Jalan Utama Masyarakat, Kenapa Begitu Tidak Layak

Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Analisis Risiko Bencana (ARB). 

Baca Juga:  Kopdes dan BUMDes Harus Sinergi, Bukan Tumpang Tindih

Menurutnya, penataan ruang yang mengabaikan aspek risiko hanya akan memperbesar kerugian masyarakat.

“Penanganan banjir harus berkelanjutan dan terintegrasi. Tidak hanya soal fisik seperti saluran, tapi juga bagaimana pembangunan kota bisa menjaga keseimbangan lingkungan,” katanya.

Ia berharap Pemkot Samarinda lebih tegas menindak pelanggaran tata ruang dan mulai mengedepankan perlindungan kawasan resapan air, terutama di bantaran sungai yang kini semakin tertekan oleh ekspansi pembangunan.

 

(Ard/ADV DPRD Samarinda)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kanwil Kemenkum Kaltim Harmonisasi Raperbup Bulungan Tentang Kebijakan Akuntansi
Gelar Aksi Di Area Kantor Gubernur, ARAK Desak masalah Sumber Daya Di kaltim Segera Di Tuntaskan
Pemkot Salurkan BTT 10 Juta Per kelurahan, Dukung Antisipasi kebutuhan mendesak Selama Kemarau
BPBD Samarinda Terapkan Strategi Adaptif Hadapi Beragam Karakteristik Kebakaran
MAPABA IX Rayon Dakwah PMII UIN-SI Samarinda Diikuti 77 Peserta, Gus Joko Dorong Kader Berani Kritik Berbasis Argumentasi
Efisiensi Anggaran Tekan Program KB, DP2KB Samarinda Cari Jalan Agar Pelayanan Tetap Berjalan
731 WBP Lapas Narkotika Samarinda Terima Remisi Kemerdekaan, Tujuh Langsung Bebas
Sembilan Kursi Kepala OPD Kosong, Pemkot Samarinda Siapkan Penataan Besar Usai Gelombang Pensiun
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 17:33 WITA

Kanwil Kemenkum Kaltim Harmonisasi Raperbup Bulungan Tentang Kebijakan Akuntansi

Kamis, 3 September 2026 - 20:12 WITA

Gelar Aksi Di Area Kantor Gubernur, ARAK Desak masalah Sumber Daya Di kaltim Segera Di Tuntaskan

Kamis, 3 September 2026 - 14:08 WITA

Pemkot Salurkan BTT 10 Juta Per kelurahan, Dukung Antisipasi kebutuhan mendesak Selama Kemarau

Kamis, 3 September 2026 - 13:16 WITA

BPBD Samarinda Terapkan Strategi Adaptif Hadapi Beragam Karakteristik Kebakaran

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:50 WITA

MAPABA IX Rayon Dakwah PMII UIN-SI Samarinda Diikuti 77 Peserta, Gus Joko Dorong Kader Berani Kritik Berbasis Argumentasi

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA