Spanyol Dorong Sanksi Internasional Untuk Tekan Israel Hentikan Perang Gaza

- Redaksi

Selasa, 27 Mei 2025 - 12:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Jose Manuel Albares, Menteri Luar Negeri Spanyol

Foto : Jose Manuel Albares, Menteri Luar Negeri Spanyol

Lintasjejaring.com, Madrid – Pemerintah Spanyol menjadi Tuan Rumah, Pertemuan Multinasional yang melibatkan sekitar 20 Negara Eropa, Arab, serta organisasi internasional untuk menekan Israel, agar dapat segera mengakhiri perang di Jalur Gaza. Dalam Pertemuan ini, Madrid secara terbuka mengusulkan penerapan sanksi internasional terhadap Israel.

Jose Manuel Albares, selaku Menteri Luar Negeri Spanyol, menegaskan pada Komunitas Internasional, agar dapat mempertimbangkan segala bentuk tekanan, termasuk dengan embargo senjata, dan sanksi individu, agar dapat menghentikan konflik yang telah menimbulkan krisis kemanusiaan di Gaza.

“Kita harus mempertimbangkan sanksi pada Israel, kita harus melakukan segala upaya untuk dapat menghentikan perang ini,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Spanyol juga mendorong agar Uni Eropa segera menangguhkan kerjasama dengan Israel, menyusul langkah blok tersebut, yang tengah meninjau ulang relasi bilateral.

Baca Juga:  Sujarwo Dorong Pemerataan Infrastruktur Di Berau, Harapkan Pembangunan Yang merata

Selain menyoroti urgensi gencatan senjata, Ia juga menekankan pada pentingnya untuk membuka akses bantuan kemanusiaan secara luas dan tanpa syarat ke wilayah Gaza.

“Situasi Gaza adalah luka yang terbuka lebar bagi kemanusiaan, sikap diam dalam tragedi ini adalah sama saja dengan terlibat dalam pembantaian yang sedang terjadi.” tegasnya.

Pertemuan ini, dihadiri oleh Negara – negara besar seperti Prancis, Jerman, Italia, dan Inggris, bersama negara – negara Arab seperti Arab Saudi, Turki, dan Maroko, serta utusan dari Liga Arab dan Organisasi Kerjasama Islam (OKI). Negara – negara yang telah mengakui Palestina, seperti Irlandia, Norwegia, Islandia, Slovenia, dan Brasil, juga ikut hadir dalam pertemuan ini.

Baca Juga:  PAD Pelabuhan Buluminung PPU Baru Terealisasi Rp3,9 Miliar, Loading Batu Bara Masih Tertunda
Baca Juga:  60 Nama Calon Menteri Dan Wakil Menteri Prabowo-Gibran, Mayoritas Orang Baru

Albares juga menyatakan bahwa, sejumlah, negara Eropa, mulai menunjukkan respon positif terhadap proposal yang diajukan.

“Kami tidak akan pernah menyerah, untuk mewujudkan perdamaian di Timur Tengah,” tutupnya dalam wawancara dengan Radio Cadena SER.

 

(Sean)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

37 Orang Diperiksa Polisi, Dugaan Pencurian Kabel Bawah Tanah di Samarinda Diusut
Bocah 12 Tahun Meregang Nyawa Di Lubang Tambang, JATAM Desak KSU PUMMA Bertanggung Jawab
Teguh Santosa: BRICS New Delhi Uji Arah Baru Politik Luar Negeri Indonesia
JATAM Kaltim Dan Warga Rantau Layang, Laporkan Tambang Emas Ilegal Ke Polres Dan DLH Kab. Pser
Pekerja Proyek Stadion Malinau Asal Makassar Meninggal Dunia, Polisi Tak Temukan Bukti Kekerasan
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Donggala, Sulawesi Tengah Dini Hari
MUI Bulungan Laksanakan Musda, Sinergi Hingga Evaluasi Jadi Fokus Utama
Variasi Harga Kost Kontrakan di Samarinda 2026, Mulai 500 Ribu Hingga Ratusan juta

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:34 WITA

Bocah 12 Tahun Meregang Nyawa Di Lubang Tambang, JATAM Desak KSU PUMMA Bertanggung Jawab

Senin, 14 September 2026 - 13:49 WITA

Teguh Santosa: BRICS New Delhi Uji Arah Baru Politik Luar Negeri Indonesia

Senin, 14 September 2026 - 13:01 WITA

JATAM Kaltim Dan Warga Rantau Layang, Laporkan Tambang Emas Ilegal Ke Polres Dan DLH Kab. Pser

Rabu, 9 September 2026 - 08:01 WITA

Pekerja Proyek Stadion Malinau Asal Makassar Meninggal Dunia, Polisi Tak Temukan Bukti Kekerasan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:51 WITA

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Donggala, Sulawesi Tengah Dini Hari

Berita Terbaru