DPRD Samarinda Soroti Dugaan Malapraktik Di RS Haji Darjad, Dorong Audit Etik Oleh IDI

- Redaksi

Senin, 19 Mei 2025 - 16:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ismail Latisi, Komisi IV DPRD Kota Samarinda

Foto : Ismail Latisi, Komisi IV DPRD Kota Samarinda

Lintasjejaring.com, Samarinda – Rumah Sakit Haji Darjad (RSHD) Samarinda menjadi sorotan menyusul dugaan malapraktik medis yang dilaporkan oleh seorang pasien. Kasus ini langsung mendapat perhatian dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, yang merespons dengan cepat.

Dugaan muncul setelah keluarga pasien mengungkapkan adanya minim informasi sebelum tindakan operasi, yang kemudian memunculkan pertanyaan soal standar prosedur medis yang dijalankan rumah sakit.

Menindaklanjuti laporan itu, rapat dengar pendapat (RDP) telah digelar antara DPRD Samarinda, Dinas Kesehatan, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dan keluarga pasien. DPRD menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam kasus ini.

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Ismail Latisi, menyatakan DPRD hadir sebagai jembatan dialog agar penyelesaian dilakukan secara adil dan menyeluruh.

“Kami membuka ruang bagi semua pihak untuk menyampaikan pandangan. Soal benar atau tidaknya dugaan ini, itu bukan wewenang DPRD. Penilaian etis ada di tangan IDI sebagai lembaga profesi,” ujar Ismail, Senin (19/5/2025).

DPRD juga mendorong IDI untuk segera melakukan audit etik, guna memastikan apakah ada pelanggaran profesional dalam penanganan medis yang dilakukan oleh RSHD.

Baca Juga:  Banjir Dan Krisis Air Bersih Masih Jadi Tantangan Di Samarinda Ulu

Meski demikian, Ismail menegaskan bahwa tidak ditemukan unsur pidana dalam kasus ini sejauh ini. Penyelesaian secara dialog dinilai sebagai langkah terbaik untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan.

Selain itu, DPRD berencana mengundang manajemen RSHD dan BPJS Kesehatan dalam pertemuan lanjutan guna mendapatkan informasi lebih lengkap dari sisi pelayanan, kebijakan, dan pembiayaan.

“Pertemuan berikutnya penting agar kami mendapat gambaran utuh. Semua pihak harus dilibatkan untuk memperoleh kejelasan,” tambahnya.

Ismail menegaskan bahwa kasus ini juga harus menjadi momentum bagi rumah sakit untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem layanan, demi mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Baca Juga:  Job Fair Samarinda Serap Ribuan Pencari Kerja, Wawali Dan DPRD Dorong Anak Muda Tak Pilih-Pilih Pekerjaan

 

(Gil/ADV DPRD Samarinda)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Hanya di Balik Jeruji, Lapas Narkotika Samarinda Hadir Bantu Warga Hadapi Asap Karhutla
Diduga Dianiaya karena Tuduhan Curi Peralatan Bengkel, Pria di Samarinda Tewas Di Sungai Mahakam
Kalah Judi Online, Karyawan di Samarinda Bawa Kabur Mobil Operasional
Kalapas Narkotika Samarinda Tekankan Profesionalisme, Disiplin, dan Integritas Petugas
Kabut Asap Samarinda Masih Bertahan, BMKG Prediksi Berawan hingga 8 Oktober
Pemkab Kukar dan Pemkot Samarinda Satukan Langkah Tangani Persoalan Aliran Air Loa Janan Ulu
Dinkes Kaltim Perkuat Penanganan HIV/AIDS, Pendampingan Sasar 24 Faskes di Empat Daerah
DLH Samarinda Ultimatum Pengusaha Tahu di Lempake, Sepekan Wajib Benahi Limbah

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:09 WITA

Tak Hanya di Balik Jeruji, Lapas Narkotika Samarinda Hadir Bantu Warga Hadapi Asap Karhutla

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:44 WITA

Diduga Dianiaya karena Tuduhan Curi Peralatan Bengkel, Pria di Samarinda Tewas Di Sungai Mahakam

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:46 WITA

Kalah Judi Online, Karyawan di Samarinda Bawa Kabur Mobil Operasional

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:40 WITA

Kalapas Narkotika Samarinda Tekankan Profesionalisme, Disiplin, dan Integritas Petugas

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:35 WITA

Kabut Asap Samarinda Masih Bertahan, BMKG Prediksi Berawan hingga 8 Oktober

Berita Terbaru