Aksi Warga Samarinda, Tuntut Pembayaran Lahan Pasar Harapan Baru

- Redaksi

Senin, 23 Desember 2024 - 22:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lintasjejaring.com, Samarinda- Sejumlah warga dari Kecamatan Loa Janan Ilir kembali mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terkait pembayaran lahan yang kinimenjadi lokasi Pasar Harapan Baru di Jalan Cipto Mangunkusumo.

Dalam aksi damai yang digelar di depan Balai Kota Samarinda, mereka menuntut kejelasan atas sisa pembayaran lahan yang hingga kini belum diterima oleh ahli waris.

Arianto, selaku koordinator aksi, menjelaskan bahwa hak ahli waris belum terpenuhi meski laporan sebelumnya menyebutkan dana sudah dicairkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Informasi yang kami terima, pembayaran sudah dilakukan, tetapi tidak masuk ke rekening ahli waris, melainkan ke rekening staf hukum Pemkot Samarinda,” ungkapnya, Senin (23/12/2024).

Baca Juga:  Gubernur BI Katakan Indonesia Siap Hadapi Ketidak Pastian Ekonomi Global

Aksi ini dilatarbelakangi oleh ketidakpastian selama lebih dari satu tahun. Arianto menegaskan, jika tidak ada kejelasan dari Pemkot, pihaknya akan membawa kasus ini ke Kejaksaan Tinggi dan Kepolisian Daerah Kalimantan Timur.

“Kami hanya ingin hak kami segera diberikan. Jika tidak, langkah hukum adalah solusi terakhir,” tambahnya.

Salah satu ahli waris, Syahrani, menyoroti pembayaran tahap kedua sebesar Rp6 miliar yang hingga kini belum dicairkan. Ia menjelaskan, pembayaran tahap pertama sebesar Rp2 miliar telah selesai melalui rekening bersama, namun proses serupa untuk tahap kedua menimbulkan polemik.

Baca Juga:  Berpacu Dengan Waktu, Disdikpora PPU Kejar Sertifikat Lahan Guna Pembanguna SNT Di November

“Kami meminta pembayaran langsung ke rekening pribadi karena pemilik tanah asli sudah meninggal dunia. Tetapi Pemkot tetap bersikeras menggunakan rekening bersama, yang bahkan statusnya sudah dicabut,” ujar Syahrani.

Lebih jauh, Syahrani juga mempertanyakan transparansi Pemkot terkait dana yang dikabarkan telah masuk ke rekening tanpa pemberitahuan kepada ahli waris.

“Kami tidak pernah diajak bicara, padahal ini adalah hak kami. Sampai sekarang pun belum ada tanggapan langsung dari Pemkot,” imbuhnya.

Baca Juga:  Andi Harun Garap Percepatan Lelang Pembangunan Booster Air Bersih Di Kelurahan Mugirejo

Selain itu, warga juga mendesak penyelidikan terhadap salah satu pegawai Pemkot yang diduga terlibat dalam pencairan dana tersebut. Mereka berharap pemerintah maupun Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda segera merespons masalah ini.

Hingga berita ini diturunkan, Pemkot Samarinda belum memberikan jawaban atas tuntutan warga. Ahli waris masih menunggu kepastian dari rapat yang kabarnya akan dipimpin langsung oleh Wali Kota Samarinda.

(*)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla
PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor
37 Orang Diperiksa Polisi, Dugaan Pencurian Kabel Bawah Tanah di Samarinda Diusut
TRC PPA Kaltim ‘Gerah’, Desak Pemprov Berikan Perlindungan Warga Dari Bahaya Karhutla
Bocah 12 Tahun Meregang Nyawa Di Lubang Tambang, JATAM Desak KSU PUMMA Bertanggung Jawab
Lapak Pedagang Pasar Pagi Terpisah Lantai, DPRD Samarinda Dorong Evaluasi Penempatan
DPRD Samarinda Minta Hotel Swasta Tetap Dapat Peluang di Tengah Prioritas Hotel BUMD
Teras Samarinda II Disiapkan untuk UMKM, DPRD Ingatkan Risiko Kemacetan

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:46 WITA

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:25 WITA

PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:28 WITA

TRC PPA Kaltim ‘Gerah’, Desak Pemprov Berikan Perlindungan Warga Dari Bahaya Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:34 WITA

Bocah 12 Tahun Meregang Nyawa Di Lubang Tambang, JATAM Desak KSU PUMMA Bertanggung Jawab

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

Lapak Pedagang Pasar Pagi Terpisah Lantai, DPRD Samarinda Dorong Evaluasi Penempatan

Berita Terbaru