Gegap Gempita di Simpang Pahlawan: Aliansi OKP Samarinda Protes Musda KNPI Yang Dinilai Tak Transparan

- Redaksi

Sabtu, 30 November 2024 - 08:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Demo Aliansi OKP se-Samarinda terhadap tidak transparasinya jalur penjaringan Calon Ketua KNPI Kota Samarinda.

Foto: Demo Aliansi OKP se-Samarinda terhadap tidak transparasinya jalur penjaringan Calon Ketua KNPI Kota Samarinda.

Lintasjejaring.com, Samarinda– Suasana di Simpang Pahlawan memanas saat Aliansi Organisasi Kepemudaan (OKP) se-Kota Samarinda menggelar aksi protes pada hari ini (30/11/2024) di simpang tiga Hotel Mesra. Aksi tersebut menjadi panggung bagi kekecewaan mereka terhadap pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musyda) KNPI Kota Samarinda yang dianggap jauh dari nilai keterbukaan dan inklusivitas.

Koordinator Lapangan aksi, Kevin, dengan lantang menyuarakan ketidakpuasan mereka. Ia menyoroti kurangnya sosialisasi mengenai agenda Musda, mulai dari jadwal hingga mekanisme pendaftaran, yang menurutnya telah mencederai asas demokrasi.

Baca Juga:  Nadiem Sebut Kebudayaan Perlu Memiliki Institusi Independen dan tidak terikat Pada Pendidikan Dominan

“Kami merasa ini adalah bentuk penyingkiran yang disengaja. Musyda yang seharusnya menjadi momen untuk menyatukan seluruh OKP malah diwarnai ketertutupan. Ini bukan sekadar kekhilafan, tapi perampokan hak demokrasi!,” ujar Kevin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi protes ini bukan tanpa alasan. Aliansi OKP membawa sejumlah tuntutan yang mereka nilai esensial untuk memastikan Musyda KNPI berjalan dengan lebih transparan dan demokratis:

1. Menolak pelaksanaan Musyda KNPI yang saat ini dianggap melanggar prosedur.

2. Menggelar sosialisasi ulang agar seluruh OKP di Samarinda dapat berpartisipasi secara setara.

Baca Juga:  Jalan Sambutan–Merdeka Samarinda Sudah Rampung, Hak Warga atas Lahan Masih Menggantung

3. Menjamin keterlibatan semua OKP dalam proses Musyda sebagai bentuk penghormatan terhadap keberagaman organisasi pemuda.

Kevin menegaskan bahwa aksi ini adalah panggilan bagi perubahan, bukan sekadar kritik kosong.

“Kami ingin KNPI menjadi rumah bagi semua organisasi pemuda, bukan monopoli kelompok tertentu,” tambahnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak KNPI Kota Samarinda masih bungkam atas tuntutan yang dilayangkan Aliansi OKP. Namun, sejumlah informasi menyebutkan bahwa pengurus KNPI sedang mengadakan rapat tertutup di lokasi yang sama untuk membahas situasi ini.

Baca Juga:  Kepala Dinsos Kukar, Rinda Pertahankan Target 600 Penerima Bantuan Permakanan Tahun 2026

Aliansi OKP Samarinda berharap aksi ini menjadi titik balik bagi Musyda KNPI agar lebih terbuka, demokratis, dan benar-benar merepresentasikan semangat persatuan pemuda di Kota Samarinda.

“Kami akan terus bersuara sampai perubahan terjadi,” pungkas Kevin dengan semangat membara.

Simpang Pahlawan, tempat protes ini berlangsung, menjadi saksi bagaimana suara pemuda Samarinda bergema menuntut keadilan. Akankah tuntutan mereka dijawab atau hanya berlalu seperti angin? Waktu yang akan menjawab.

(*)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla
PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor
37 Orang Diperiksa Polisi, Dugaan Pencurian Kabel Bawah Tanah di Samarinda Diusut
TRC PPA Kaltim ‘Gerah’, Desak Pemprov Berikan Perlindungan Warga Dari Bahaya Karhutla
Drainase Samarinda Harus Terhubung hingga Sungai, DPRD Soroti Ancaman Genangan Saat Musim Hujan
Samarinda Menuju Zero Tambang 2026, Pariwisata dan Industri Disiapkan Jadi Penopang Ekonomi
Aspirasi Reses DPRD Samarinda Tak Otomatis Terwujud, Warga Diminta Ikuti Jalur Musrenbang
Bocah 12 Tahun Meregang Nyawa Di Lubang Tambang, JATAM Desak KSU PUMMA Bertanggung Jawab

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:46 WITA

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:25 WITA

PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:13 WITA

37 Orang Diperiksa Polisi, Dugaan Pencurian Kabel Bawah Tanah di Samarinda Diusut

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:28 WITA

TRC PPA Kaltim ‘Gerah’, Desak Pemprov Berikan Perlindungan Warga Dari Bahaya Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:06 WITA

Drainase Samarinda Harus Terhubung hingga Sungai, DPRD Soroti Ancaman Genangan Saat Musim Hujan

Berita Terbaru