Dispora Kaltim Terus Mendorong Peningkatan Minat Masyarakat Terhadap Olahraga

- Redaksi

Jumat, 8 November 2024 - 19:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Juanda Koordinator Perencanaan Dispora Kaltim

Foto : Juanda Koordinator Perencanaan Dispora Kaltim

LINTASJEJARING.COM, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) terus mendorong peningkatan minat dan partisipasi masyarakat dalam olahraga yang dianggap sebagai kunci utama regenerasi atlet daerah, terutama dalam menghadapi persaingan di tingkat nasional maupun internasional.

Koordinator Perencanaan Dispora Kaltim, Juanda, menjelaskan bahwa upaya menumbuhkan minat masyarakat terhadap olahraga perlu dimulai dengan memperkenalkan berbagai jenis cabang olahraga terlebih dahulu.

“Kalau dari kita, berjenjang. Jadi, kita buat masyarakat suka dulu. Nanti mereka akan dengan sendirinya membawa prestasi,” ujar Juanda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menekankan bahwa mengenalkan olahraga, meskipun terkesan mahal di awal, penting untuk membangun kecintaan masyarakat terhadap aktivitas tersebut.

Baca Juga:  ‘Jalan Tol’ Perizinan UMKM, Pemkab Bulungan Buka Layanan Perizinan Keliling

Menurutnya, ketika masyarakat sudah menyukai atau hobi pada olahraga tertentu, biaya atau kesulitan yang terkait dengan olahraga itu tidak lagi menjadi hambatan karena kecintaan mereka akan mendorongnya untuk tetap berpartisipasi.

“Kalau orang sudah hobi, biar berapapun biaya yang dibutuhkan, mereka akan tetap melakukannya. Hobi tadi, apabila dia serius, bisa mencapai prestasi,” jelasnya.

Terkait agenda pembinaan olahraga di Kaltim, Juanda menjelaskan bahwa KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) rutin menggelar kejuaraan dua kali dalam setahun.

Kegiatan tersebut terdiri dari Kejuaraan Daerah (Kejurda) Junior dan Kejurda Senior, yang juga diperluas hingga Kejuaraan Nasional (Kejurnas). Sementara itu, Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) hanya menggelar kegiatan olahraga tradisional sekali dalam dua tahun.

Baca Juga:  Driver Ojol di Kaltim Tuntut Revisi Tarif hingga Moratorium Mitra Baru, Wagub Seno Aji Siapkan Tim Kajian

“Kalau di KONI itu setiap tahun ada dua kali jatah cabang olahraga. Pertama, Kejurda Junior dan juga Kejurda Senior, serta Kejurnas untuk Junior dan Senior. Kalau di KORMI cuma satu kali saja kegiatannya. Kegiatan tradisional tadi seperti enggrang itu ada kejuaraannya, dilaksanakan setiap dua tahun sekali,” bebernya.

Ia menambahkan bahwa salah satu agenda besar KORMI adalah Festival Olahraga Nasional (Fornas), yang lebih menekankan partisipasi masyarakat daripada prestasi medali.

Keberhasilan olahraga masyarakat, menurutnya, diukur dari seberapa banyak peserta yang ikut ambil bagian, bukan dari jumlah medali yang diperoleh.

Baca Juga:  Dispora Kaltim Upayakan Pemanduan Bakat Terhadap Bibit-Bibit Atlet Panahan

“Tolak ukur keberhasilannya itu bukan medali, tapi semakin banyak yang ikut, maka itu berhasil. Jadi kalau olahraga masyarakat itu bukan medali yang dihitung, tetapi banyaknya masyarakat yang ikut,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan partisipasi masyarakat yang tinggi di berbagai cabang olahraga, baik yang modern maupun tradisional, diharapkan dapat menjadi fondasi kuat bagi regenerasi atlet di Kaltim.

”Peningkatan jumlah peserta yang terlibat dalam setiap kejuaraan juga menjadi salah satu indikator bahwa olahraga telah berhasil menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Kaltim,” tutupnya. (ADV)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JATAM Kaltim Dan Warga Rantau Layang, Laporkan Tambang Emas Ilegal Ke Polres Dan DLH Kab. Pser
Pekerja Proyek Stadion Malinau Asal Makassar Meninggal Dunia, Polisi Tak Temukan Bukti Kekerasan
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Donggala, Sulawesi Tengah Dini Hari
MUI Bulungan Laksanakan Musda, Sinergi Hingga Evaluasi Jadi Fokus Utama
Variasi Harga Kost Kontrakan di Samarinda 2026, Mulai 500 Ribu Hingga Ratusan juta
Tak Sekadar Seremoni, Diskusi Kartini Di Kukar Ungkap Ketimpangan Perempuan
Di Tengah Efisiensi Anggaran, PWI Kaltim Minta Dukungan Kepala Daerah Untuk Pers
Proyek Township 100 Hektare Di Samarinda Seberang Ditolak, Karang Taruna Soroti Risiko Longsor

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 13:01 WITA

JATAM Kaltim Dan Warga Rantau Layang, Laporkan Tambang Emas Ilegal Ke Polres Dan DLH Kab. Pser

Rabu, 9 September 2026 - 08:01 WITA

Pekerja Proyek Stadion Malinau Asal Makassar Meninggal Dunia, Polisi Tak Temukan Bukti Kekerasan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:51 WITA

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Donggala, Sulawesi Tengah Dini Hari

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:08 WITA

MUI Bulungan Laksanakan Musda, Sinergi Hingga Evaluasi Jadi Fokus Utama

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:29 WITA

Variasi Harga Kost Kontrakan di Samarinda 2026, Mulai 500 Ribu Hingga Ratusan juta

Berita Terbaru