Optimalisasi Penggunaan Energi, Kementerian ESDM Dorong Penggunaan B100

- Redaksi

Sabtu, 2 November 2024 - 23:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Wakil Menteri ESDM, Yuliot.

Foto: Wakil Menteri ESDM, Yuliot.

LINTASJEJARING.COM, JAKARTA Salah satu upaya Pemerintah untuk dapat memenuhi ketersediaan energi nasional adalah dengan melakukan peningkatan ketahanan energi dan mengurangi ketergantuan terhadap impor energi.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mewakili pemerintah untuk dapat menyusun strategi agar dapat mewujudlan kemandirian energi.

Yuliot selaku Wakil Kementerian ESDM menyampaikan bahwa guna memenuhi akan kebutuhan serta ketersediaan energi nasional, pihaknya akan menggunakan subtitusi dari energi, seperti LPG yang dapat digantikan dengan hilirisasi batubara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bagaimana cara kita memenuhi kebutuhan LPG yang cukup kalau sebagian pasokannya harus kita impor dulu, maka dari itu kita mengharapkan substitusinya dari hilirisasi,” ucapnya.

Baca Juga:  Kemendikbudristek Jadikan Pramuka Bagian Dari Kurikulum Merdeka

Yuliot usai meresmikan BBM Satu Harga Klaster Papua dan Maluku, di Ternate, Maluku Utara, Rabu (30/10).

Dirinya juga menjelaskan terkait potensi indonesia yang memiliki cadangan batu bara yang sangat besar, sehingga hal tersebut dapat dimanfaatkan menjadi peluang agar dapat melakukan hilirisasi batubara menjadi gas.

Indonesia sendiri dapat mengaplikasikan cara dari negara – negara lain dalam menangani permasalahan energi yang terjadi.

Foto: Kementerian ESDM

Dirinya juga menjelaskan pemerintah yang melakukan upaya – upaya pengembangan sumur minyak dan gas bumi guna mengejar ketersediaan energi dalam negeri agar dapat tercukupi.

Baca Juga:  Antisipasi Peralihan Fungsi Kawasan, DPRD Berau Dorong Penegakan Perda RTRW

Yuliot juga menjelaskan bahwa pemerintah tidak bergantung hanya pada energi berbasis fossil saja akan tetapi, terdapat peran dari energi baru terbarukan (EBT).

“Terkait ketersediaan energi kedepannya, kita tidak hanya menggunakan energi fossil saja, kita juga akan memakai EBT, termasuk bahan bakar nabati yang berupa biosolar, bioetanol hingga biodiesel,” jelasnya.

Upaya pemerintah untuk terus meningkatkan ketersediaan energi, salah satunya dengan peningkatan pemanfaatan biodiesel hingga B100, terhitung sejak Agustus Tahun 2023 lalu, program mandatori Biodiesel B35 telah diluncurkan dan dengan mencampurkan 35% biodiesel kedalam solar.

Baca Juga:  02 Digugat, Tim Kuasa Hukum Prabowo-Gibran Katakan Siap Tangkis Semua Gugatan

“Pemerintah menargetkan pengunaan B100, dimulai dari B35 yang perlahan akan kita tingkatkan menjadi B40, B50, B60 hingga B100,” tegasnya.

Ketersediaan akan bahan baku program biodiesel sendiri telah masuk dalam tahap pembahasan dengan para stakeholder terkait.

“Kita telah merapatkan perihal bahan baku dengan para para stakeholder, untuk bio ini sendiri kita dapatkan dari sektor pertanian. Kita juga telah membahas persoalan ini dengan Kementerian Pertanian,” pungkasnya.

(Sean)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ratusan Rumah Rusak Akibat Gempa Sigi, PMII Serukan Gerakan Solidaritas Kemanusiaan
Tak Ada Ruang Salah, Borneo FC Fokus Amankan Tiga Poin
Istikmal 30 Hari, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh Pada 21 Maret 2026
Harga Pertamax Naik Lagi, BBM Nonsubsidi Disesuaikan Mulai Maret 2026
Ditjen Imigrasi Dorong Inovasi, Fokus Optimalisasi Layanan dan Penegakan Hukum
HUT Ke – 53 PDI Perjuangan, DPC Samarinda Pilih Panti Lansia Untuk Menyapa Akar Kerakyatan
‎Pelatihan Wasit Atletik Disabilitas, Hetifah Harapkan Kualitas Wasit NPCI Kaltim Terus Meningkat
Mualem Beri Lampu Hijau, Bantuan Internasional Bisa Masuk Di Tanah Aceh
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:03 WITA

Ratusan Rumah Rusak Akibat Gempa Sigi, PMII Serukan Gerakan Solidaritas Kemanusiaan

Jumat, 24 April 2026 - 18:00 WITA

Tak Ada Ruang Salah, Borneo FC Fokus Amankan Tiga Poin

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:50 WITA

Istikmal 30 Hari, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh Pada 21 Maret 2026

Kamis, 5 Maret 2026 - 14:21 WITA

Harga Pertamax Naik Lagi, BBM Nonsubsidi Disesuaikan Mulai Maret 2026

Senin, 26 Januari 2026 - 05:21 WITA

Ditjen Imigrasi Dorong Inovasi, Fokus Optimalisasi Layanan dan Penegakan Hukum

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA