LINTASJEJARING.COM, BERAU – Angka kemiskinan di Kabupaten Berau memerlukan perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab). Hal ini diungkapkan oleh Rudi Parasian Mangunsong selaku anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau, yang menekankan pentingnya tindakan pencegahan terhadap kemiskinan yang berdampak pada pembangunan daerah.
Rudi meminta agar Pemkab dapat melakukan survei yang mendalam guna mengetahui penyebab kemiskinan ekstrem yang terjadi di wilayah berau, sehingga dapat mencari solusi yang efektif. Hal ini untuk dapat secepatnya mengatasi permasalahan kemiskinan.
Ia menyatakan, meskipun upaya untuk menghilangkan kemiskinan sepenuhnya merupakan tantangan yang tidak mudah untuk dihadapi, tindakan untuk dapat menguranginya harus dimulai dengan pemahaman yang jelas tentang kondisi masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita tidak bisa terus berharap pada BLT terus – menerus, pemerintah harus mengambil langkah tegas untuk menangani permasalahan ini,” tegasnya. Jum’at (25/10/24).
Ia menyarankan agar ada analisis pengeluaran per kapita untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi kemiskinan yang terjadi di Berau. Kerjasama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) juga dianggap penting untuk memperoleh data akurat sebagai dasar pengambilan keputusan.
“Kolaborasi antara Pemerintah dan BPS dapat menjadi salah satu solusi yang efektif untuk dapat memperoleh data – data yang akurat di lapangan,” jelasnya.
Politikus Partai PDI – Perjuangan ini juga menghimbau bahwa, salah satu langkah yang bisa diambil adalah memberikan pelatihan keahlian kepada masyarakat. Dengan meningkatkan kemampuan individu, diharapkan mereka dapat mandiri dan memperbaiki taraf hidup, sehingga angka kemiskinan dapat berkurang secara bertahap.
“Masyarakat harus kita bekali dengan pelatihan keahlian yang tepat, supaya masyarakat dapat meningkatkan perekonomian mereka sendiri,” tandasnya.
(sean/adv/DPRD Berau)









