LINTASJEJARING.COM, BERAU – Abdul Waris selaku Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau, menekankan akan pentingnya pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu pilar utama dalam meningkatkan ekonomi lokal.
Abdul Waris menyampaikan bahwa Berau memiliki potensi wisata yang sangat besar yang perlu dimaksimalkan. Sektor pariwisata juga memiliki potensi yang sangat besar menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD) mengingat Kabupaten Berau memiliki banyak wilayah wisata.
“Berau kaya akan keindahan alam, budaya, dan keragaman hayati. Kita harus menggali potensi ini untuk menarik lebih banyak wisatawan, baik lokal maupun mancanegara,” ucapnya Sabtu (19/10/24).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menyoroti destinasi wisata seperti Pulau Derawan, Pulau Maratua, Pulau Sangalaki, Pulau Kakaban, Labuan Cermin, Air Terjun Tembalang, Air Panas Asin Bapinang, dan masih banyak lagi, serta Kabupaten Berau juga memilki kawasan konservasi yang menawarkan pesona alam yang unik.
Politikus Partai Demokrat ini juga menekankan perlunya sinergi antara pemerintah daerah, pelaku industri pariwisata, dan masyarakat untuk mengembangkan infrastruktur dan fasilitas pendukung. Kerjasama antar semua pihak dapat mendorong serta menggembangkan sektor pariwisata ke tahapan yang lebih baik lagi.
“Dukungan terhadap pengembangan infrastruktur, seperti jalan, akomodasi, dan fasilitas umum lainnya, sangat penting untuk memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Abdul Waris mengatakan bahwa promosi destinasi wisata juga harus ditingkatkan. Pemanfaatan teknologi dan media sosial yang tepat untuk gencar mempromosikan keindahan wilayah Berau akan menjadi salah satu kunci cara untuk menarik wisatawan untuk berkunjung ke Berau.
Ia juga mengingatkan pentingnya pelatihan bagi masyarakat lokal agar dapat berpartisipasi dalam industri pariwisata. Hal ini agar masyarakat dapat terlibat dalam mengelola keindahan alam yang ada di sekitar mereka, serta dapat menjadikan keindahan alam tersebut menjadi sumber perekonomian.
“Masyarakat harus dilibatkan dalam pengelolaan pariwisata, baik sebagai pemandu wisata, penyedia akomodasi, maupun dalam usaha kuliner. Ini akan memberikan dampak ekonomi langsung bagi mereka,” pungkasnya.
(sean/adv/DPRD Berau)









