LINTASJEJARING.COM,SAMARINDA – Panitia Pengawas Pemiliham umum Kecamatan (Panwascam) Samarinda Utara laksanakan pelatihan pengawas partisipatif, guna dukung terciptanya Pemilihan kepala daerah (Pillkada) tanpa kecurangan.
Pelatihan tersebut dilaksanakan pada hari Selasa, 1 Oktober 2024, di hotel grand verona, Kota Samarinda. Dalam agenda tersebut, sebanyak 60 peserta mengikuti rangkaian agenda hingga selesai. Terdiri dari mahasiswa, organisasi masyarakat (Ormas), Ormas keagamaan, Ansho dan Organisasi Kepemudaan (OKP).
Anggota Panwascam Samarinda Utara, Soleh Arifin mengatakan saat di wawancarai awak media, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam, serta keterampilan pada masyarakat dalam pengawasan pada setiap tahapan – tahapan dalam pilkada 2024.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami tidak ingin masyarakat dimanfaatkan oleh para caleg – caleg yang melakukan kecurangan dan hanya menjadikan rakyat alat mereka saja. Kami ingin agar masyarakat mengetahui betul, seberapa penting peran mereka dalam pilkada,” tegas Soleh Arifin selaku Anggota dari Panwascam divisi Penanganan, Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (P3S).

Dirinya juga menyampaikan bahwa, dalam pelatihan ini pihaknya juga membekali masyarakat dengan pengetahuan tentang berbagai macam alat peragaan kampanye dan tahapan – tahapan kampanye.
Ia juga menghimbau pada masyarakat untuk dapat aktif dan berani melaporkan tindak kecurangan dari para calon – calon yang bersaing di Pilkada 2024 nanti.
Beliau menegaskan bahwa pihaknya tidak akan segan – segan untuk menindaklanjuti kecurangan – kecurangan pada tahapan kampanye, dan segala bentuk pelanggaran lainnya.
“Pihak kami telah menyiapkan tim khusus yang akan menjadi pengawas kegiatan kampanye secara intensif” ujarnya.
Besar harapan Panwascam Samarinda Utara, bahwa Pilkada 2024 dapat berjalan dengan adil dan jujur, terlebih lagi kehadiran agenda pelatihan ini diharapkan dapat memberikan dampak serta pengetahuan tambahan bagi masyarakat.
“Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk aktif mengawasi jalannya pilkada 2024, dan melaporkan tindakan – tindakan yang melanggar peraturan sehingga Pilkada 2024 dapat terjalin dengan baik tanpa ada kecurangan didalamnya” pungkasnya.









