60 Kasus Hingga Januari 2024, Dinkes Berau Himbau Masyarakat Lebih Waspada

- Redaksi

Senin, 5 Februari 2024 - 11:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ia Bidang Pencegahan dan Pengendalian (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, Garna Sudarsono

Foto : Ia Bidang Pencegahan dan Pengendalian (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, Garna Sudarsono

Lintasjejaring.com, Berau- 60 kasus Demam Berdarah (DBD) tercatat sebagai penyakit yang marak di Kabupaten Berau hingga Januari 2024, Senin (05/02/2024).

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kab. Berau, Garna Sudarsono. Ia menjelaskan 60 kasus terbanyak berada di Puskesmas Tanjung Redeb, sebanyak 14 kasus.

Di Puskesmas Batu Putih ada 10 kasus, Puskesmas Tubaan ada 7 kasus, Teluk Bayur 5 kasus, Gunung Tabur ada juga 5 kasus DBD.

Kemudian Long Boy, Merapun, Segah, Long Laay hingga kini belum ditemukan satupun kasus DBD dari tracking Dinkes Berau.

“Data kasus DBD ini kami update setiap hari dan dilaporkan setiap minggu ke Dinkes,” katanya, dilansir dari Tribunkaltim.co

Menurutnya, saat ini seluruh Kab/Kota yang ada di Kaltim sedang berada dalam zona merah penyakit DBD.

Baca Juga:  Anggota DPRD Kaltim, Budianto Bulang, Dampingi Wakil Bupati Kutim Tinjau Korban Banjir dan Salurkan Bantuan

“Zona merah DBD. Ditambah angka bebas jentik ini tinggi ya, hampir semua rumah terdapat jentik tapi kami harap teman-teman Puskesmas lakukan survei jentik pada wilayah masing-masing,” ujarnya.

Sebagai perbandingan, pada akhir tahun 2023, DBD di Kab. Berau tercatat hingga 331 dengan 2 kematian.

“Kita memang harus mengakui bersama, kalau lingkungan masyarakat kita memang masih kurang bersih. Ditambah dengan perubahan iklim juga menjadi faktor utama penyebaran DBD,” jelasnya.

Baca Juga:  Menuju Pra Popnas Kendari, Rasman Ingatkan Tim Sepakbola Kaltim Untuk Menjaga Kondisi Fisik dan Psikologis

Ia pun berharap, agar setiap keluarga dapat mengontrol pengawasan masalah jentik nyamuk yang mengakibatkan DBD di Kab. Berau. Selain itu, ia juga berharap agar masyarakat tetap waspada.

“Karena masalah lingkungan ini kan tidak bisa dari Dinkes saja, maka peran serta masyarakat kami harapkan bahwa setiap keluarga bisa kontrol pengawasan masalah jentik nyamuk,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT Polwan ke-78, Polres Berau Dorong Polisi Wanita Adaptif Hadapi Era Digital
Penguatan Demokrasi Ekonomi, Budianto Bulang Sebut Hak Dan Kewajiban Pelaku Usaha Di Biduk-Biduk Harus Seimbang
‎Sosperda Ketahanan Keluarga Disambut Antusias Warga, Budianto Bulang Harapkan Kekokohan Keluarga Terbangun
Turun Hingga Ke Pesisir Berau, Warga Labuan Kelambu Sampaikan Berbagai Persoalan Ke Budianto Bulang
Hari Jadi Biduk – Biduk Ke 113, Budianto Bulang Beri Bantuan Sembari Reses
Abdul Waris Desak Perbaikan Sistem Distribusi : Rakyat Jangan Jadi Korban Harga Mahal
Sumadi Tolak Wacana Pengurangan Kuota Haji, Minta Pemerintah Pusat Perjuangkan Penambahan
DPRD Berau Tegaskan Komitmen Awasi APBD, Meski Kewenangan Terbatas
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Desember 2025 - 21:21 WITA

Penguatan Demokrasi Ekonomi, Budianto Bulang Sebut Hak Dan Kewajiban Pelaku Usaha Di Biduk-Biduk Harus Seimbang

Senin, 8 Desember 2025 - 04:00 WITA

‎Sosperda Ketahanan Keluarga Disambut Antusias Warga, Budianto Bulang Harapkan Kekokohan Keluarga Terbangun

Rabu, 29 Oktober 2025 - 18:02 WITA

Turun Hingga Ke Pesisir Berau, Warga Labuan Kelambu Sampaikan Berbagai Persoalan Ke Budianto Bulang

Rabu, 29 Oktober 2025 - 07:19 WITA

Hari Jadi Biduk – Biduk Ke 113, Budianto Bulang Beri Bantuan Sembari Reses

Minggu, 29 Juni 2025 - 15:02 WITA

Abdul Waris Desak Perbaikan Sistem Distribusi : Rakyat Jangan Jadi Korban Harga Mahal

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA