Lintasjejaring.com, Samarinda- Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Timur Ahmad Rafiddin Rizal mengatakan, Indeks Kualitas Lingkungan Hidup di Kaltim masih tergolong dalam kategori baik, bahkan hingga akhir tahun 2023 IKLH Kaltim berada di 75,55 persen, Kamis (01/02/2024).
Kondisi ini menandakan adanya kenaikan positif dibandingkan dengan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Kaltim pada 2022 sebelumnya yang hanya mencapai 74,46 persen. Namun demikian, Rafiddin mengakui IKLH Kaltim masih di bawah target yakni 76,15 persen.
“Target kita sebenarnya 76 persen ya, tapi sampai akhir tahun kemaren 75,55 kalau tidak salah, tetap tumbuh naik, walau tidak capai target,” tutur Rizal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Untuk mengejar target IKLH sebesar 76,15 akan dicapai dari empat unsur yakni Indeks Kualitas Air sebesar 53,85 persen, Indeks Kualitas Udara 89,21 persen, Indeks Kualitas Lahan 79,91, dan Indeks Kualitas Air Laut sebesar 83,66 persen.
Disampaikan Ahmad, dengan besarnya anggaran Kaltim di 2024 ini, perluasan penyebaran monitoring terhadap sejumlah titik pemantauan lingkungan hidup seperti Indeks Kualitas Air (IKA), Indeks Kualitas Udara (IKU), Indeks Kualitas Lahan (IKL) dan Indeks Kualitas Air Laut (IKAL) akan tetap dilakukan dengan berkoordinasi dengan seluruh Kabupaten dan Kota.
Terkecuali IKAL yang masuk dalam kewenangan pemerintah provinsi. Ia juga berharap, pembangunan IKN yang berkonsep Forest City kedepan bisa berdampak positif juga bagi Kalimantan Timur.
(Red/Rs).









