Lintasjejaring.com, Balikpapan – Komitmen BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur dalam memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat prasejahtera kembali diwujudkan. Bekerja sama dengan RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan, BAZNAS Kaltim menggelar Bakti Sosial Paripurna Operasi Celah Bibir dan Langit-langit Tahun 2026, yang resmi dibuka, Kamis (15/1/2026).
Program ini menjadi pelaksanaan keempat sejak pertama kali digelar pada 2022. Pada tahun ini, sebanyak 27 pasien dari berbagai daerah di Kalimantan Timur dinyatakan lolos seleksi medis dan mendapatkan tindakan operasi secara gratis.
Ketua BAZNAS Kaltim menjelaskan, seluruh kebutuhan peserta ditanggung penuh oleh lembaganya, mulai dari biaya tindakan medis, akomodasi selama perawatan, transportasi pergi dan pulang, hingga uang saku sebesar Rp1 juta untuk masing-masing pasien.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini bentuk tanggung jawab kami dalam menyalurkan dana zakat agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Pasien yang mengikuti program ini berasal dari delapan kabupaten dan kota, yakni Balikpapan dan Paser masing-masing tujuh pasien, Kutai Timur empat pasien, Samarinda tiga pasien, Kutai Barat dan Kutai Kartanegara masing-masing dua pasien, serta Penajam Paser Utara dan Berau masing-masing satu pasien.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, dr. Jaya Mualimin, menyampaikan apresiasi atas konsistensi BAZNAS Kaltim dalam mendukung upaya peningkatan kesehatan masyarakat. Ia menegaskan, operasi celah bibir dan langit-langit memiliki dampak jangka panjang, tidak hanya pada aspek fisik, tetapi juga terhadap pencegahan stunting dan kualitas tumbuh kembang anak.
“Prevalensi celah bibir di Kaltim masih berada di angka 0,9 persen atau sekitar sembilan kasus per seribu kelahiran hidup. Program seperti ini sangat membantu dalam menekan dampak lanjutan yang bisa terjadi,” jelasnya.
Ia menambahkan, pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah melalui program kesehatan merupakan contoh konkret bagaimana solidaritas sosial dapat memberikan harapan baru bagi anak-anak untuk tumbuh sehat dan percaya diri.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan, Ahmad Jais, memastikan kesiapan rumah sakit dalam mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, tim medis yang terlibat merupakan tenaga profesional berpengalaman di bidangnya.
“Kami juga mengingatkan orang tua agar disiplin menjalankan perawatan pasca-operasi, karena itu sangat menentukan hasil akhir, terutama fungsi bicara dan interaksi sosial anak,” katanya.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kaltim berharap para penerima manfaat dapat menjalani kehidupan yang lebih baik, sekaligus membangun optimisme baru bagi keluarga. Program ini terlaksana berkat dukungan para muzakki yang menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur.
Mewakili Gubernur Kalimantan Timur, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltim, M. Syirajudin, menilai program ini sebagai wujud nyata pemanfaatan dana zakat yang tepat sasaran.
“Potensi zakat di Kaltim sangat besar. Kami berharap BAZNAS terus menjaga akuntabilitas dan transparansi, sehingga kepercayaan masyarakat tetap terpelihara,” tandasnya.
(Sean)









