Rencana Pemkot Untuk Merombak Taman Samarendah Menuai Kritikkan Dari DPRD Samarinda

- Redaksi

Jumat, 26 April 2024 - 11:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Taman Samarenda, Kota Samarinda.

Foto : Taman Samarenda, Kota Samarinda.

LINTASJEJARING.COM, Samarinda – Telah tersebar wacana terkait Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda yang ingin melakukan perombakan Taman Samarendah, Kota Samarinda Hingga mencapai angka 60% belum lama ini.

Rencana Pembangunan restoran di atas tower baru dengan konsep berputar sebanyak 360 derajat menjadi salah satu perubahan yang cukup menarik perhatian.

Tak berhenti sampai disitu, perihal patung – patung kuda berwarna putih yang pada saat ini terlihat menghiasi taman tengah kota ini berpeluang besar akan dibongkar.

Hal ini dikarenakan dianggap kurang relevan dengan identitas dari Kota Samarinda itu sendiri, dimana hewan ikonik dari Kota Samarinda adalah Pesut Mahakam.

Sementara itu, wacana pembenahan besar – besaran Taman Samarendah oleh Andi Harun selaku Wali Kota Samarinda telah menuai kritikkan dari Anhar selaku anggota Komisi III DPRD Samarinda.

Foto : Anhar, Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda

Ia berpendapat bahwa, pembenahan taman yang sebelumnya telah menggelontorkan dana anggaran sebanyak Rp 40 Miliar ini dinilai kurang tepat waktu.

Ia sangat menyayangkan terkait rencana pembenahan RTH tersebut, yang menurutnya tidak harus dengan merombak hingga 60%.

Baca Juga:  BPBD Kukar Fokus Antisipasi Kekeringan di Kawasan Gambut Wilayah Hulu

Hal ini pun didasari oleh masih banyak persoalan mendesak lainnya yang justru lebih menanti solusi.

Anhar juga menyampaikan terkait banyaknya keluhan-keluhan warga perihal air bersih di perumahan Borneo Mukti 2 dan kawasan – kawasan lainnya. Belum lagi terkait penerangan jalan.

“Kenapa doyan sekali wali kota bongkar-bongkar bangunan. Semua mau dibongkar, mulai Stadion Palaran, Pasar Pagi, ini Taman Samarendah,” ucapnya.

Foto : Patung kuda yang di usulkan pembongkaran oleh Pemkot Samarinda, karena dinilai tidak sesuai dengan ikonik Kota Samarinda.

Anhar juga mempertanyakan terkait urgensi dari pembenahan Taman Samarendah yang dinilainya masih memadai.

Baca Juga:  Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis, Samri Shaputra: Lebih Baik Dialihkan ke Pendidikan

Adapun, ia juga meminta Andi Harun untuk menepati janji dan juga menyelesaikan prioritasnya sebagai seorang Walikota Samarinda.

Dan tidak tergesa – gesa dalam menganggarkan kegiatan yang kurang memberikan dampak besar bagi masyarakat.

“Fokus saja pada persoalan yang lebih penting, fokus saja dalam menyelesaikan kegiatan yang telah dituangkan dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) daripada harus membongkar bangunan yang telah ada” tegasnya.

Penulis : Sean

Editor : Niken

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla
PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor
37 Orang Diperiksa Polisi, Dugaan Pencurian Kabel Bawah Tanah di Samarinda Diusut
TRC PPA Kaltim ‘Gerah’, Desak Pemprov Berikan Perlindungan Warga Dari Bahaya Karhutla
Bocah 12 Tahun Meregang Nyawa Di Lubang Tambang, JATAM Desak KSU PUMMA Bertanggung Jawab
Lapak Pedagang Pasar Pagi Terpisah Lantai, DPRD Samarinda Dorong Evaluasi Penempatan
DPRD Samarinda Minta Hotel Swasta Tetap Dapat Peluang di Tengah Prioritas Hotel BUMD
Teras Samarinda II Disiapkan untuk UMKM, DPRD Ingatkan Risiko Kemacetan

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:46 WITA

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:25 WITA

PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:13 WITA

37 Orang Diperiksa Polisi, Dugaan Pencurian Kabel Bawah Tanah di Samarinda Diusut

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:28 WITA

TRC PPA Kaltim ‘Gerah’, Desak Pemprov Berikan Perlindungan Warga Dari Bahaya Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:34 WITA

Bocah 12 Tahun Meregang Nyawa Di Lubang Tambang, JATAM Desak KSU PUMMA Bertanggung Jawab

Berita Terbaru