BPBD Kukar Fokus Antisipasi Kekeringan di Kawasan Gambut Wilayah Hulu

- Redaksi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sekretaris BPBD Kukar, Aspianur Sandi.

Foto: Sekretaris BPBD Kukar, Aspianur Sandi.

Lintasjejaring.com, Kutai Kartanegara – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) melalui BPBD memberikan perhatian khusus terhadap kawasan gambut di wilayah hulu yang rentan mengalami kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sabtu (17/10/2026).

Sekretaris BPBD Kukar, Aspianur Sandi, mengatakan lahan gambut yang mengering membutuhkan penanganan serius karena proses mengembalikan kelembapannya memerlukan waktu.

Berdasarkan laporan petugas di lapangan, pengisian sejumlah titik air di kawasan gambut membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan kondisi normal.

“Gambut itu seperti spon. Ketika sudah kering, dibutuhkan air untuk mengembalikan kelembapannya,” tutur Aspianur saat ditemui di kantornya.

Ia menjelaskan, kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan pemerintah dalam menyusun langkah mitigasi kekeringan. Salah satu upaya yang direncanakan BPBD Kukar adalah mengusulkan kembali pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

“Karena itu, kami memberikan perhatian khusus terhadap kawasan gambut yang tingkat kekeringannya mulai meningkat,” ujarnya.

Wilayah hulu yang menjadi perhatian pemerintah antara lain Kecamatan Muara Kaman dan Kecamatan Muara Muntai serta kawasan lainnya yang memiliki lahan gambut rentan mengalami kekeringan.

Baca Juga:  Kuota BBM Tak Seimbang dengan Jumlah Kendaraan, Deni Hakim Anwar Dorong Tambahan Alokasi

Sebelum mengajukan OMC, BPBD Kukar akan berkoordinasi dengan BMKG untuk memperoleh informasi mengenai perkiraan awal musim hujan dan potensi terbentuknya awan hujan. Hasil kajian tersebut akan menjadi pertimbangan dalam pengusulan operasi melalui Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

“Kami berharap langkah mitigasi yang direncanakan dapat membantu menekan risiko karhutla, terutama di kawasan gambut yang mengalami peningkatan kekeringan,” tutupnya.

(Adv/Diskominfo Kukar)

Baca Juga:  Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis, Samri Shaputra: Lebih Baik Dialihkan ke Pendidikan

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MoU Dinkes dan Disdukcapil Kukar Mudahkan Layanan Administrasi Bayi Baru Lahir, Cangkup KK hingga Akta Kelahiran
Kepala Dinskes Dorong Dokter Gigi di Puskesmas Perluas Edukasi Kesehatan ke Masyarakat
Peringatan Hari Santri 2026, Sunggono Dukung Pendidikan 2.197 Santri Lewat Penyaluran Beasiswa
Akhmad Taufik Ingatkan Alumni PMII Kukar Tetap Kritis dan Konstruktif
Sekda Kukar Sunggono Dorong Penguatan Tata Kelola Perusahaan Daerah dan Koperasi
Pemkab Kukar Siapkan Aset di Bukit Biru untuk Pembangunan Gudang Bulog 2027
Distanak Kukar Siapkan Transfer Pengetahuan Pertanian untuk Warga Binaan SAE Pastarung
Pemkab Kukar Dorong Pelaku Usaha Gunakan BBM Nonsubsidi untuk Dukung Kebutuhan Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:40 WITA

MoU Dinkes dan Disdukcapil Kukar Mudahkan Layanan Administrasi Bayi Baru Lahir, Cangkup KK hingga Akta Kelahiran

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:30 WITA

Kepala Dinskes Dorong Dokter Gigi di Puskesmas Perluas Edukasi Kesehatan ke Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:25 WITA

Peringatan Hari Santri 2026, Sunggono Dukung Pendidikan 2.197 Santri Lewat Penyaluran Beasiswa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:55 WITA

Akhmad Taufik Ingatkan Alumni PMII Kukar Tetap Kritis dan Konstruktif

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:50 WITA

Sekda Kukar Sunggono Dorong Penguatan Tata Kelola Perusahaan Daerah dan Koperasi

Berita Terbaru