Kuota BBM Tak Seimbang dengan Jumlah Kendaraan, Deni Hakim Anwar Dorong Tambahan Alokasi

- Redaksi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Potret antrean di SPBU Perempatan Hotel Mesra.

Foto : Potret antrean di SPBU Perempatan Hotel Mesra.

Lintasjejaring.com, Samarinda – Persoalan antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU Samarinda kembali menjadi perhatian Komisi III DPRD Kota Samarinda. Salah satu hal yang disoroti ialah kesenjangan antara kebutuhan BBM bersubsidi dengan alokasi yang ditetapkan pemerintah pusat. Jumat (02/10/2026).

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, meminta pemerintah daerah tidak berhenti pada penanganan antrean di lapangan. Menurutnya, Pemkot Samarinda bersama Pemprov Kaltim perlu memperjuangkan tambahan kuota agar pasokan BBM bersubsidi dapat lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Deni menilai, jumlah kendaraan yang terus bertambah harus menjadi salah satu dasar dalam mengevaluasi kecukupan kuota BBM di daerah.

“Misalnya kita mengajukan satu juta atau dua juta kuota, ternyata dikabulkan hanya 500 ribu. Otomatis sudah pasti tidak cukup dengan jumlah kendaraan yang ada,” kata Deni.

Berdasarkan data yang terungkap dalam RDP Komisi II DPRD Kaltim bersama Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, usulan alokasi BBM bersubsidi Kaltim mencapai 1.000.299 kiloliter. Namun, alokasi yang disetujui tercatat 529.000 kiloliter.

Di sisi lain, populasi kendaraan di Samarinda disebut telah mencapai sekitar 1,01 juta unit hingga pertengahan 2026. Jumlah tersebut terdiri dari sekitar 904 ribu sepeda motor dan 107 ribu mobil pribadi.

Deni mengatakan dirinya belum mengetahui secara pasti besaran kuota BBM yang secara khusus dialokasikan untuk Samarinda. Namun, ia menyebut terdapat indikasi kesenjangan antara kebutuhan dengan jatah yang tersedia.

“Kalau saya tidak tahu angka pasti kuota Samarinda, tapi sepengetahuan saya ada disparitas, ada jarak antara permintaan dengan jatah,” ujarnya.

Karena itu, ia meminta pemerintah daerah mengambil langkah lebih aktif ke pemerintah pusat. Upaya tersebut dinilai penting agar persoalan antrean tidak hanya ditangani dari sisi teknis di SPBU.

“Tidak hanya bertanya, tapi memperjuangkan. Mudah-mudahan kuota ini bisa terpenuhi,” tegasnya.

Selain penambahan kuota, Deni juga mendorong adanya penguatan pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi. Ia mengusulkan keterlibatan satuan tugas untuk memastikan penyaluran BBM benar-benar diterima masyarakat yang berhak.

“Kalau memang ada tim satgas, diturunkan yang betul-betul memantau dan mengawasi supaya BBM subsidi itu tepat sasaran,” jelasnya.

Menurut Deni, penambahan jam operasional SPBU juga dapat menjadi bagian dari solusi. Namun, langkah tersebut tetap harus dibarengi dengan kecukupan pasokan.

Baca Juga:  DPRD Berau Dorong Percepatan Reaktivasi Dermaga Teluk Sulaiman Segera Direalisasikan
Baca Juga:  KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, PPU Sesuaikan Fiskal dengan Dinamika Transfer Pusat

Sorotan terhadap kuota ini muncul bersamaan dengan dorongan agar pemerintah mengevaluasi tata kelola distribusi BBM secara menyeluruh. Pemerintah Kota Samarinda sebelumnya mengingatkan agar antrean panjang tidak langsung disimpulkan hanya disebabkan kekurangan kuota, karena mekanisme distribusi dan potensi pengisian berulang juga perlu diperiksa.

(Abi/ADV/DRD samarinda)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Disdikbud Kukar Tekankan Kualitas Guru dalam Penguatan Pendidikan Sejak PAUD
Distransnaker Kukar Sebut Magang Nasional Jadi Jembatan Lulusan Baru ke Dunia Kerja
Melalui Disbun Kukar, Korban Kebakaran Melayu dan Loa Ipuh Terima Bantuan CSR Rp150 Juta
Dispora Kukar Atur Akomodasi dan Transportasi Kontingen Porprov 2026
Dispora Kukar Atur Jadwal Latihan Atlet ASN Bersama BKPSDM Jelang Porprov Korpri Kaltim
Bupati Aulia Sebut Bankaltimtara Berperan Besar dalam Pembangunan Kukar
Disdikbud Kukar Perpanjang Pendataan Siswa Korban Kebakaran di Kelurahan Melayu
Kendaraan Rusak Milik Pemkab Kukar Berpeluang Diperbaiki Sebelum Dilelang

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:15 WITA

Disdikbud Kukar Tekankan Kualitas Guru dalam Penguatan Pendidikan Sejak PAUD

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:04 WITA

Distransnaker Kukar Sebut Magang Nasional Jadi Jembatan Lulusan Baru ke Dunia Kerja

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:01 WITA

Melalui Disbun Kukar, Korban Kebakaran Melayu dan Loa Ipuh Terima Bantuan CSR Rp150 Juta

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:15 WITA

Dispora Kukar Atur Akomodasi dan Transportasi Kontingen Porprov 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:55 WITA

Dispora Kukar Atur Jadwal Latihan Atlet ASN Bersama BKPSDM Jelang Porprov Korpri Kaltim

Berita Terbaru