Lintasjejaring.com, Kutai Kartanegara – Pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dinilai perlu terus diperkuat agar potensi daerah dapat memberikan manfaat lebih besar terhadap pendapatan masyarakat. Kamis (05/11/2026).
Momentum pelaksanaan MTQH ke-46 tingkat Provinsi Kalimantan Timur pada 3–11 Desember 2026 menjadi salah satu kesempatan untuk mendorong aktivitas sektor tersebut.
Kehadiran peserta dan pendamping dari berbagai daerah berpotensi menggerakkan usaha masyarakat yang berkaitan dengan kebutuhan pengunjung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sekda Kukar, Sunggono, mengatakan pengembangan wisata harus menjadi perhatian agar potensi yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal.
“Pembangunan wisata memang harus kita lebih dorong, apalagi dengan adanya momentum yang besar seperti MTQ tingkat provinsi nanti,” katanya.
Ia juga menyoroti pentingnya pembinaan terhadap berbagai unsur yang bergerak di bidang pariwisata. Mulai dari penggiat wisata, pengelola hotel, rumah makan, hingga pelaku usaha lainnya.
Menurutnya, pembinaan yang selama ini dilakukan mulai menunjukkan perkembangan. Namun, upaya tersebut masih perlu ditingkatkan agar pengelolaan sektor pariwisata semakin optimal.
“Baik penggiat pariwisata, baik pengelola hotel, rumah makan dan lain-lain itu alhamdulillah tergambarlah yang terjadi hari ini,” ungkapnya.
Sunggono menilai optimalisasi sektor pariwisata perlu diikuti dengan penguatan sumber daya manusia. Dengan demikian, potensi wisata tidak hanya menjadi daya tarik daerah, tetapi juga dapat membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
“Kami terus mengingatkan agar pembinaan dan pengembangan pariwisata dan UMKM bisa terus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya pada momentum tertentu saja,” pungkasnya.
(Adv/Diskominfo Kukar)









