150 PNS Bulungan Kantongi Satya Lencana, Syarwani: Ini Bukan Sekadar Penghargaan Masa Kerja

- Redaksi

Rabu, 9 September 2026 - 09:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kolase penyerahan Satya Lencana ke 150 ASN Kabupaten Bulungan. (Yudistira/LJ)

Foto: Kolase penyerahan Satya Lencana ke 150 ASN Kabupaten Bulungan. (Yudistira/LJ)

Lintasjejaring.com, Tanjung Selor – Penghargaan Satya Lencana Karya Satya yang diterima 150 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bulungan diharapkan tidak berhenti sebagai bentuk apresiasi atas lamanya masa pengabdian. Bupati Bulungan Syarwani justru meminta penghargaan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat integritas dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Rabu (09/09/2026).

Sebanyak 150 PNS menerima tanda kehormatan Satya Lencana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia. Penghargaan diberikan kepada ASN yang telah mengabdikan diri selama 10 tahun, 20 tahun, hingga 30 tahun. Penghargaan tersebut, dilaksanakan pada Selasa (01/09/2026) lalu.

Bupati Bulungan Syarwani mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk penghormatan negara terhadap aparatur yang telah menjalankan tugas pemerintahan dengan penuh tanggung jawab.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh penerima Satya Lencana Karya Satya. Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas kerja keras, ketekunan dan kontribusi yang telah diberikan selama bertahun-tahun,” kata Syarwani.

Menurutnya, perjalanan pengabdian seorang ASN tidak hanya diukur dari berapa lama seseorang bekerja, tetapi juga dari bagaimana tanggung jawab tersebut dijalankan.

“Loyalitas, kejujuran, kecakapan dan kedisiplinan merupakan bagian penting dari seorang aparatur negara. Karena itu, penghargaan ini harus dimaknai sebagai bentuk kepercayaan dan tanggung jawab,” ujarnya.

Syarwani menekankan, penerima Satya Lencana harus mampu menunjukkan kualitas kerja yang lebih baik setelah menerima penghargaan tersebut.

“Jangan sampai penghargaan ini hanya menjadi simbol atau sekadar pin yang disematkan. Ada tanggung jawab moral yang besar setelah menerima tanda kehormatan ini,” tegasnya.

Ia berharap para penerima penghargaan dapat menjadi contoh bagi ASN lainnya, terutama bagi aparatur yang masih berada pada tahap awal pengabdian.

“Saya berharap bapak dan ibu semua bisa menjadi role model bagi rekan-rekan ASN yang lain. Tunjukkan bagaimana bekerja dengan integritas, disiplin dan penuh tanggung jawab,” katanya.

Bupati juga meminta agar pengalaman panjang para penerima penghargaan dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pelayanan publik.

“Pengabdian yang panjang tentu memberikan banyak pengalaman. Pengalaman itu harus bisa ditularkan dan menjadi kekuatan untuk meningkatkan efektivitas pemerintahan serta kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Syarwani.

Ia menambahkan, tantangan pemerintahan daerah ke depan akan semakin kompleks sehingga dibutuhkan aparatur yang tidak hanya memiliki masa kerja panjang, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perubahan.

“Kita membutuhkan ASN yang profesional, mau terus belajar dan mampu mengikuti perkembangan zaman. Pengabdian harus terus dijaga, tetapi cara kerja juga harus terus diperbaiki,” tuturnya.

Selain memberikan penghargaan kepada 150 PNS, kegiatan tersebut juga menjadi momentum kepedulian Pemkab Bulungan terhadap keluarga aparatur yang telah meninggal dunia.

Baca Juga:  Jemaah Haji Bulungan Kembali Dengan Selamat, Kepala Kementerian Haji Bulungan Ucapkan Selamat
Baca Juga:  Pemkab Bulungan Lakukan Rakor Bersama KPU Dan Bawaslu, Lakukan Persamaan Persepsi Dan komitmen

Dalam rangkaian kegiatan yang sama, dilakukan penyerahan klaim Tabungan Hari Tua (THT) dan Jaminan Kematian (JKM) dari PT Taspen kepada ahli waris dua mantan pejabat Pemkab Bulungan.

Klaim tersebut diserahkan kepada keluarga almarhum Zakaria, S.Sos., M.A.P., yang pernah menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, serta keluarga almarhum M. Zulkifli, S.E., M.A.P., mantan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bulungan.

Syarwani menyampaikan penghormatan atas pengabdian kedua almarhum selama menjalankan tugas di lingkungan Pemkab Bulungan.

“Kita tentu kehilangan putra-putra terbaik yang selama ini telah memberikan tenaga, pikiran dan pengabdiannya untuk Pemerintah Kabupaten Bulungan,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bulungan, saya menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh keluarga. Semoga keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan,” kata Syarwani.

Menurutnya, penyerahan manfaat THT dan JKM merupakan bagian dari bentuk perlindungan bagi ASN dan keluarganya.

“Jaminan sosial seperti ini sangat penting karena memberikan perlindungan kepada keluarga ketika seorang aparatur telah meninggal dunia. Mudah-mudahan manfaat yang diterima dapat membantu dan memberikan sedikit keringanan bagi keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya.

Syarwani berharap sinergi antara pemerintah daerah dan PT Taspen terus diperkuat sehingga hak-hak ASN maupun ahli waris dapat diberikan secara optimal.

“Kerja sama dengan PT Taspen harus terus kita jaga dan tingkatkan. Kita ingin memastikan bahwa ASN tidak hanya mendapatkan perhatian ketika masih aktif bekerja, tetapi juga mendapatkan perlindungan setelah memasuki masa purna tugas maupun ketika terjadi risiko meninggal dunia,” pungkasnya.

Penulis : Yudistira/Bul

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemenhaj Kab. Bulungan Gelar Manasik Haji, Bekali 98 Jamaah ke Tanah Suci Pada 2027 Mendatang
BKPRMI Bulungan Dorong Pendidikan Keluarga Sakinah Dimulai Sejak Remaja
Ridwan R. Labago Kembali Pimpin MUI Bulungan, Fokus Perkuat Pembinaan Keagamaan dan Kehidupan Harmonis
BKPRMI Bulungan Mantapkan Program Kerja Lewat Rakerda, Perkuat Sinergi dengan Pemda dan Serahkan Insentif Guru Mengaji
Program Khitanan Massal BKPRMI Bulungan Dinilai Meringankan Beban Warga, Masyarakat Berharap Terus Berlanjut dan Menjangkau Lebih Banyak Kecamatan
Jemaah Haji Bulungan Kembali Dengan Selamat, Kepala Kementerian Haji Bulungan Ucapkan Selamat
Sekda Bulungan Syukuri Kepulangan Jemaah Haji, Risdianto : Selamat Datang Haji Dan Hajjah
BKPRMI Bulungan Gelar Khitanan Massal untuk 50 Santri Di Dua Kecamatan, Berikan Pelayanan Masyarakat
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:08 WITA

150 PNS Bulungan Kantongi Satya Lencana, Syarwani: Ini Bukan Sekadar Penghargaan Masa Kerja

Sabtu, 5 September 2026 - 13:34 WITA

Kemenhaj Kab. Bulungan Gelar Manasik Haji, Bekali 98 Jamaah ke Tanah Suci Pada 2027 Mendatang

Selasa, 11 Agustus 2026 - 07:25 WITA

BKPRMI Bulungan Dorong Pendidikan Keluarga Sakinah Dimulai Sejak Remaja

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:30 WITA

Ridwan R. Labago Kembali Pimpin MUI Bulungan, Fokus Perkuat Pembinaan Keagamaan dan Kehidupan Harmonis

Senin, 6 Juli 2026 - 19:34 WITA

BKPRMI Bulungan Mantapkan Program Kerja Lewat Rakerda, Perkuat Sinergi dengan Pemda dan Serahkan Insentif Guru Mengaji

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA