Kemenhaj Kab. Bulungan Gelar Manasik Haji, Bekali 98 Jamaah ke Tanah Suci Pada 2027 Mendatang

- Redaksi

Sabtu, 5 September 2026 - 13:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Potret kolase kegiatan Manasik haji Kementerian Haji dan Umrah Kab. Bulungan. (Yudistira/LJ)

Foto: Potret kolase kegiatan Manasik haji Kementerian Haji dan Umrah Kab. Bulungan. (Yudistira/LJ)

Lintasjejaring. Com, Tanjung Selor – Persiapan keberangkatan jamaah haji Kabupaten Bulungan menuju Tanah Suci pada 2027 mulai diperkuat. Dari data yang telah divalidasi, sebanyak 98 jamaah disiapkan untuk berangkat. Sabtu (05/09/2026).

Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bulungan, H. Abdul Gafar, S.Ag., saat pembukaan Manasik Haji Kabupaten Bulungan 2026 di Aula Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bulungan, Jumat (04/09/2026) kemarin.

Abdul Gafar memastikan persoalan validasi data jamaah di Kabupaten Bulungan telah terpenuhi. Menurutnya, data yang dipersiapkan untuk keberangkatan telah disesuaikan dengan kondisi jamaah yang sebenarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk sekarang ini, data validasinya alhamdulillah sudah memenuhi. Jadi, data jamaah itu sudah memenuhi dan tidak ada data jamaah yang tidak tervalidasi,” kata Abdul Gafar.

Ia menjelaskan, dari total 98 jamaah yang masuk dalam data keberangkatan 2027, terdapat sekitar 15 jamaah yang mengalami penundaan keberangkatan maupun mengajukan pengunduran diri.

Foto: Potret acara Pembukaan Manasik haji Kabupaten Bulungan oleh kementerian haji dan Umrah Kab. Bulungan.

Faktor penyebabnya beragam. Di antaranya jamaah meninggal dunia, kondisi kesehatan, keinginan menunggu pasangan agar dapat berangkat bersama, hingga persoalan pembiayaan dan pelunasan biaya haji.

“Data jamaahnya sebanyak 98 jamaah. Ada juga jamaah yang mengajukan pengunduran diri, sebanyak 15 jamaah. Ini terdiri ada yang meninggal, ada yang sakit, ada yang menunggu istrinya supaya bisa bersama-sama berangkat, dan juga ada yang karena pembiayaan,” ujarnya.

Kondisi tersebut tidak serta-merta membuat persiapan keberangkatan berhenti. Abdul Gafar menyebut terdapat mekanisme yang dapat dilakukan untuk mengisi kembali kuota apabila terdapat jamaah yang tidak dapat melanjutkan keberangkatan.

Baca Juga:  DPRD Samarinda Ingatkan Rencana Chinatown Harus Jadi Proyek Nyata, Bukan Sekadar Seremonial

Pembukaan manasik haji tahun ini tidak hanya diarahkan untuk memberikan pemahaman mengenai tata cara pelaksanaan ibadah. Pemerintah juga ingin memastikan calon jamaah memiliki kesiapan menyeluruh sebelum memasuki masa keberangkatan.

Abdul Gafar menekankan empat aspek yang harus dipersiapkan jamaah, yakni fisik, ilmu agama, mental dan pembiayaan.

“Harapan kami dari Kementerian Haji dan Umrah, yaitu kesiapan jamaah dalam keberangkatan ke depan itu betul-betul sudah siap. Apakah siap fisik, siap ilmu agama, siap mental, maupun siap pembiayaan,” tegasnya.

Pembinaan pun mulai dilakukan sejak jauh hari agar jamaah memiliki waktu untuk mempersiapkan diri.

“Dari sekarang kita sudah melaksanakan pembinaan kepada jamaah untuk bersiap,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Asisten I Pemkab Bulungan, H. Jamal, S.H., M.AP. Ia meminta calon jamaah mengikuti manasik dengan serius karena kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk memperkuat pengetahuan sebelum menjalankan ibadah haji.

“Kami selaku pemerintah daerah tentunya selalu mengimbau agar jamaah haji, pertama tadi berkaitan dengan manasik, bisa mengikuti manasik ini dengan semangat, dengan serius,” ujar Jamal.

Foto: Asisten I Kabupaten Bulungan, H. Jamal, S.H., M.A.P., saat menyampaikan sambutan.

Menurutnya, pemahaman terhadap manasik menjadi bagian penting agar jamaah mengetahui tata cara pelaksanaan ibadah sesuai syarat dan rukunnya.

“Tujuannya bagaimana jamaah haji bisa menambah wawasan dan keilmuannya, sehingga prosesi pelaksanaan ibadahnya dapat terpenuhi dari sisi syarat dan rukunnya,” katanya.

Selain pemahaman agama, persoalan kesehatan juga menjadi perhatian. Jamal menyebut calon jamaah masih memiliki waktu cukup untuk mempersiapkan kondisi fisik sebelum keberangkatan.

“Dari sisi kesehatan, ini masih ada waktu yang cukup lama untuk menyiapkan diri, sehingga nanti persoalan dari sisi kesehatan, insyaallah tidak ada masalah,” tuturnya.

Jamal juga mengingatkan calon jamaah agar tidak menganggap persiapan fisik sebagai hal sepele. Kondisi cuaca di Arab Saudi, khususnya saat berada di Madinah dan wilayah lainnya, dapat berbeda dengan kondisi di Indonesia.

“Karena ini kita menghadapi cuaca yang lumayan panas. Kalau di Arab Saudi dan Madinah bisa lebih tinggi lagi dibandingkan di Indonesia,” katanya.

Karena itu, jamaah diminta mulai membiasakan diri dan mempersiapkan kondisi tubuh untuk menghadapi lingkungan di Tanah Suci.

“Itu juga diharapkan jamaah kita bisa menyesuaikan, mempersiapkan diri, berusaha untuk beradaptasi dengan cuaca dan kondisi di Madinah dan di Arab Saudi,” pungkas Jamal.

Pembukaan Manasik Haji Kabupaten Bulungan 2026 pun menjadi titik awal penguatan persiapan jamaah. Dengan data yang telah divalidasi, pembinaan kini diarahkan agar calon jamaah tidak hanya siap secara administratif, tetapi juga memiliki bekal pengetahuan, kondisi fisik, kesiapan mental dan kemampuan pembiayaan sebelum menjalankan ibadah haji pada 2027.

Penulis : Yudistira/Bul

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

150 PNS Bulungan Kantongi Satya Lencana, Syarwani: Ini Bukan Sekadar Penghargaan Masa Kerja
BKPRMI Bulungan Dorong Pendidikan Keluarga Sakinah Dimulai Sejak Remaja
Ridwan R. Labago Kembali Pimpin MUI Bulungan, Fokus Perkuat Pembinaan Keagamaan dan Kehidupan Harmonis
BKPRMI Bulungan Mantapkan Program Kerja Lewat Rakerda, Perkuat Sinergi dengan Pemda dan Serahkan Insentif Guru Mengaji
Program Khitanan Massal BKPRMI Bulungan Dinilai Meringankan Beban Warga, Masyarakat Berharap Terus Berlanjut dan Menjangkau Lebih Banyak Kecamatan
Jemaah Haji Bulungan Kembali Dengan Selamat, Kepala Kementerian Haji Bulungan Ucapkan Selamat
Sekda Bulungan Syukuri Kepulangan Jemaah Haji, Risdianto : Selamat Datang Haji Dan Hajjah
BKPRMI Bulungan Gelar Khitanan Massal untuk 50 Santri Di Dua Kecamatan, Berikan Pelayanan Masyarakat
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:08 WITA

150 PNS Bulungan Kantongi Satya Lencana, Syarwani: Ini Bukan Sekadar Penghargaan Masa Kerja

Sabtu, 5 September 2026 - 13:34 WITA

Kemenhaj Kab. Bulungan Gelar Manasik Haji, Bekali 98 Jamaah ke Tanah Suci Pada 2027 Mendatang

Selasa, 11 Agustus 2026 - 07:25 WITA

BKPRMI Bulungan Dorong Pendidikan Keluarga Sakinah Dimulai Sejak Remaja

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:30 WITA

Ridwan R. Labago Kembali Pimpin MUI Bulungan, Fokus Perkuat Pembinaan Keagamaan dan Kehidupan Harmonis

Senin, 6 Juli 2026 - 19:34 WITA

BKPRMI Bulungan Mantapkan Program Kerja Lewat Rakerda, Perkuat Sinergi dengan Pemda dan Serahkan Insentif Guru Mengaji

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA