Home / PPU

Bupati PPU Dorong Masjid Nurul Islam Maccarinna Jadi Pusat Pembinaan dan Peradaban Umat

- Redaksi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bupatu Kab. Penajam Paser Utara, Mudyat Noor. (Dok.PemkabPPU)

Foto: Bupatu Kab. Penajam Paser Utara, Mudyat Noor. (Dok.PemkabPPU)

Lintasjejaring.com, Penajam – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, mendorong agar keberadaan Masjid Nurul Islam Maccarinna di Kecamatan Penajam tidak berhenti sebagai bangunan tempat ibadah. Ia berharap masjid tersebut dapat berkembang menjadi pusat pembinaan masyarakat sekaligus wadah untuk membangun karakter generasi muda. Sabtu (18/08/2026)

Pesan itu disampaikan Mudyat saat meresmikan Masjid Nurul Islam Maccarinna, Jumat (17/07/2026) kemarin. Peresmian ditandai dengan pemukulan beduk dan penandatanganan prasasti oleh Bupati PPU.

“Setelah masjid ini berdiri, tantangan kita bukan lagi bagaimana membangun fisiknya. Tantangan yang lebih besar adalah bagaimana kita memakmurkan masjid ini dengan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi umat,” kata Mudyat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, masjid memiliki posisi strategis dalam kehidupan masyarakat. Selain menjadi tempat menjalankan ibadah, masjid dapat menjadi ruang untuk membangun pendidikan agama, memperkuat kepedulian sosial, sekaligus mempererat hubungan antarwarga.

“Masjid harus kita kembalikan fungsinya sebagai pusat pembinaan umat. Dari masjid inilah kita berharap lahir generasi yang memiliki akhlak, memiliki ilmu, dan mempunyai kepedulian terhadap lingkungan serta masyarakat,” ujarnya.

Mudyat juga mengingatkan bahwa fungsi masjid sejak masa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam tidak terbatas pada aktivitas salat.

“Sejak zaman Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, masjid memiliki peran yang sangat luas. Masjid menjadi tempat pembinaan umat, pendidikan, musyawarah, pelayanan sosial, dan tempat berkembangnya gagasan-gagasan besar untuk kemajuan masyarakat,” tuturnya.

Karena itu, ia berharap Masjid Nurul Islam Maccarinna dapat menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat di Kecamatan Penajam.

“Jangan sampai masjid hanya ramai ketika waktu salat. Kita ingin masjid ini hidup dengan berbagai kegiatan yang mendidik, membina dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegas Mudyat.

Ia secara khusus mendorong pengurus masjid untuk menjadikan generasi muda sebagai salah satu fokus pembinaan.

“Saya berharap anak-anak muda kita memiliki ruang untuk belajar dan berkembang di masjid. Masjid harus menjadi tempat yang nyaman bagi generasi muda untuk belajar Al-Qur’an, mengikuti kajian, berdiskusi dan melakukan kegiatan-kegiatan positif,” katanya.

Selain pendidikan keagamaan, Mudyat berharap masjid dapat mengambil peran dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Masjid juga harus hadir ketika masyarakat membutuhkan. Kegiatan sosial, kepedulian terhadap sesama, membantu warga yang membutuhkan dan mempererat silaturahmi harus menjadi bagian dari kehidupan masjid,” ungkapnya.

Mudyat menilai pembangunan daerah tidak cukup hanya diukur dari banyaknya infrastruktur yang dibangun. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia juga menjadi bagian penting dalam menentukan kemajuan daerah.

“Pembangunan infrastruktur harus berjalan bersama dengan pembangunan manusia. Kita membutuhkan masyarakat yang tidak hanya memiliki fasilitas yang baik, tetapi juga memiliki mental, karakter dan spiritualitas yang kuat,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mudyat menyampaikan apresiasi kepada Himpunan Keluarga Besar Maccarinna yang telah bergotong royong mewujudkan pembangunan Masjid Nurul Islam Maccarinna.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh keluarga besar Maccarinna. Masjid ini adalah hasil dari kebersamaan dan gotong royong. Ini menunjukkan bahwa ketika masyarakat bersatu dan memiliki niat yang baik, sebuah pembangunan dapat diwujudkan untuk kepentingan bersama,” lanjut Mudyat.

Ia pun berharap semangat gotong royong tersebut tidak berhenti setelah pembangunan masjid selesai.

“Semangat kebersamaan ini harus terus dijaga. Jangan hanya bersama ketika membangun masjid, tetapi harus bersama-sama pula dalam memakmurkan, merawat dan menghidupkan masjid ini,” pesannya.

Mudyat berharap Masjid Nurul Islam Maccarinna ke depan memiliki berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Jadikan masjid ini sebagai pusat pendidikan Al-Qur’an, tempat pembinaan generasi muda, tempat kajian keislaman dan pusat kegiatan sosial masyarakat. Kalau fungsi-fungsi itu bisa berjalan dengan baik, maka masjid ini bukan hanya menjadi bangunan yang megah, tetapi benar-benar menjadi pusat peradaban dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” tambahnya.

Peresmian tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten PPU Tohar, perwakilan DPRD PPU, para asisten, staf ahli bupati, kepala perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta jamaah Masjid Nurul Islam Maccarinna.

Baca Juga:  Kemarau di PPU, Mudyat Noor Ingatkan Warga Jangan Bakar Lahan

Penulis : Sultan

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemarau Panjang Picu Produksi Air Bersih PPU Anjlok 95 Persen, Bendungan Waru Jadi Alternatif Stok Air Bersih
Krisis Air Baku Lumpuhkan Distribusi Air Bersih di Penajam, Warga Diminta Bersiap Hadapi Kemarau Panjang
Karhutla Kembali Membara di Sepaku, Tim Gabungan Kejar Titik Api Hingga kerahkan Caracal
Kualitas Udara PPU Memburuk, Mudyat Noor: Kiriman Dari Paser
Tiga Pilar PPU Siaga Karhutla, Personel hingga Kecamatan Dilibatkan
Hadapi Ancaman Karhutla, Pemkab PPU Perkuat Deteksi Dini hingga Desa
Kemarau di PPU, Mudyat Noor Ingatkan Warga Jangan Bakar Lahan
Karhutla Meningkat di PPU, 79 Kasus Ditangani Tim Gabungan hingga Akhir Agustus
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 17:36 WITA

Kemarau Panjang Picu Produksi Air Bersih PPU Anjlok 95 Persen, Bendungan Waru Jadi Alternatif Stok Air Bersih

Minggu, 6 September 2026 - 17:16 WITA

Krisis Air Baku Lumpuhkan Distribusi Air Bersih di Penajam, Warga Diminta Bersiap Hadapi Kemarau Panjang

Sabtu, 5 September 2026 - 16:46 WITA

Karhutla Kembali Membara di Sepaku, Tim Gabungan Kejar Titik Api Hingga kerahkan Caracal

Kamis, 3 September 2026 - 14:41 WITA

Kualitas Udara PPU Memburuk, Mudyat Noor: Kiriman Dari Paser

Rabu, 2 September 2026 - 14:11 WITA

Tiga Pilar PPU Siaga Karhutla, Personel hingga Kecamatan Dilibatkan

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA