Lintasjejaring.com, Samarinda – Persiapan atlet Kota Samarinda menghadapi ajang olahraga tingkat Provinsi Kalimantan Timur dinilai tidak boleh terganggu akibat persoalan administrasi anggaran. DPRD Kota Samarinda meminta Pemerintah Kota bersama pihak terkait segera mencari solusi agar kebutuhan pembinaan atlet dapat dipenuhi tepat waktu. Sabtu(18/07/2026).
Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, mengatakan kebutuhan menjelang kejuaraan bersifat mendesak sehingga tidak memungkinkan menunggu proses pencairan anggaran melalui APBD Perubahan.
Menurut Novan, berbagai kebutuhan teknis seperti pemusatan latihan, akomodasi atlet, konsumsi, pemenuhan gizi, hingga distribusi perlengkapan pertandingan harus dipersiapkan jauh sebelum kompetisi dimulai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kebutuhan di lapangan sangat bergantung pada waktu dan mustahil ditunda hingga mendekati hari pelaksanaan kegiatan,” ujar Novan.
Ia menjelaskan sejumlah kebutuhan bahkan mengharuskan adanya pembayaran di muka, seperti pemesanan penginapan bagi atlet dan penyediaan berbagai kebutuhan logistik selama masa persiapan.
“Ada kebutuhan yang memang harus dibayar lebih awal, seperti uang muka penginapan atlet dan berbagai keperluan logistik lainnya. Karena itu dukungan anggaran harus tersedia lebih cepat,” katanya.
Novan menilai persoalan tersebut harus segera dicarikan jalan keluar melalui koordinasi antara KONI dan Pemerintah Kota Samarinda agar tidak mengganggu target prestasi kontingen Samarinda.
“Polemik ini harus segera kita carikan solusi bersama Pemerintah Kota supaya tidak menjadi hambatan bagi atlet saat bertanding nanti,” tegasnya.
Ia juga meminta kepastian pendanaan segera diberikan kepada seluruh cabang olahraga yang berada di bawah naungan KONI Samarinda. Menurutnya, kepastian anggaran penting agar program latihan yang telah disusun masing-masing cabang olahraga tetap berjalan sesuai jadwal.
“Yang dibutuhkan saat ini adalah kepastian. Dengan begitu seluruh cabang olahraga bisa fokus menjalankan program latihan tanpa dibayangi persoalan anggaran,” ucapnya.
Novan mengungkapkan persoalan keterbatasan anggaran tidak hanya dialami KONI Samarinda. Berdasarkan hasil koordinasi yang dilakukan, kondisi serupa juga dirasakan sejumlah KONI kabupaten dan kota lain di Kalimantan Timur yang tengah mempersiapkan atlet menghadapi agenda olahraga tingkat provinsi.
Meski demikian, ia berharap persoalan tersebut tidak sampai memengaruhi semangat atlet dalam menjalani latihan maupun mengejar prestasi. DPRD, kata dia, berkomitmen mengawal penyelesaian persoalan anggaran agar persiapan kontingen Samarinda dapat berlangsung optimal dan target prestasi tetap terjaga.
Penulis : Kinka
Editor : Red/ ADV/ DPRD Samarinda










