DPRD Samarinda Minta Inovasi Tak Sekadar Formalitas, Pariwisata Bisa Jadi Sumber PAD

- Redaksi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar.

Foto: Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar.

Lintasjejaring.com, Samarinda – Pemerintah Kota Samarinda didorong untuk memperluas inovasi pembangunan daerah yang mampu menghasilkan manfaat ekonomi sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satu sektor yang dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan adalah pariwisata, terutama melalui penciptaan destinasi wisata buatan yang dapat menarik kunjungan masyarakat dari luar daerah. Kamis (08/10/2026).

Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, menilai pengembangan pariwisata perlu menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat kemandirian fiskal. Menurutnya, Samarinda membutuhkan lebih banyak pilihan destinasi agar pengunjung tidak hanya datang untuk keperluan pekerjaan, berbelanja, atau menikmati kuliner.

Ia menilai keterbatasan pilihan wisata dapat memengaruhi aktivitas pengunjung selama berada di Kota Tepian. Karena itu, Dinas Pariwisata diharapkan lebih aktif menggali potensi lokal dan merancang terobosan yang dapat memperkuat daya tarik Samarinda sebagai tujuan kunjungan.

“Kita perlu mengembangkan destinasi wisata dengan perencanaan yang jelas, supaya pengunjung punya lebih banyak pilihan kegiatan saat datang ke Samarinda. Harapannya, mereka tidak hanya singgah sebentar, tetapi bisa tinggal lebih lama sehingga ikut menggerakkan perekonomian masyarakat,” ujar Deni.

Menurutnya, pertumbuhan sektor wisata dapat memberikan dampak bagi berbagai bidang usaha, mulai dari perhotelan, restoran, transportasi hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Aktivitas tersebut berpotensi membuka peluang usaha baru sekaligus memperbesar kontribusi sektor jasa terhadap perekonomian daerah.

“Raperda Inovasi Daerah ini diharapkan menjadi landasan untuk mendorong terobosan yang bermanfaat bagi masyarakat sekaligus mengoptimalkan potensi pendapatan daerah,” katanya.

Dalam pembahasan naskah akademik Raperda Inovasi Daerah, Deni menekankan bahwa inovasi perlu diarahkan untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat dan pemerintah. Pembaruan tidak cukup hanya berupa penggunaan teknologi atau aplikasi digital, tetapi harus memiliki hasil yang dapat diukur.

Baca Juga:  Lima Kepala OPD PPU Ditarget Terisi Oktober, Mudyat: Makin Cepat Makin Baik

Ia juga menyoroti pentingnya inovasi di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Menurutnya, pemerintah daerah perlu mencari cara untuk memaksimalkan potensi lokal agar pembangunan dan pelayanan masyarakat tetap berjalan ketika ruang fiskal semakin terbatas.

“Sudah ada 328 inovasi yang dijalankan OPD di Samarinda selama minimal satu tahun. Ini perlu kita evaluasi, sejauh mana inovasi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan pemerintah daerah,” jelasnya.

Ia berharap setiap inovasi dievaluasi berdasarkan hasil dan dampaknya, bukan sekadar dijadikan pemenuhan administrasi atau laporan tahunan. Program yang terbukti efektif dapat diperkuat, sedangkan inovasi yang belum memberikan hasil perlu ditinjau kembali agar pelaksanaannya lebih tepat sasaran.

Baca Juga:  Sumadi Tolak Wacana Pengurangan Kuota Haji, Minta Pemerintah Pusat Perjuangkan Penambahan

Penyusunan Raperda Inovasi Daerah selanjutnya diharapkan memberikan arah yang lebih jelas bagi pengembangan berbagai terobosan di lingkungan pemerintah kota. DPRD akan memberikan masukan terhadap substansi regulasi agar aturan yang disusun dapat diterapkan sesuai kebutuhan daerah.

“Kita ingin inovasi dan pengembangan wisata ini bisa mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan PAD Samarinda, sehingga daerah semakin mandiri dan tidak terlalu bergantung pada dana dari pemerintah pusat,” pungkasnya.

(Abi/ADV/DPRD Samarinda)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Kukar Minta Pejabat Baru Hadirkan Inovasi untuk Dukung Kukar Idaman Terbaik
Kukar Siapkan Permohonan Alokasi Gas untuk Dukung Nelayan dan Kawasan Industri Marangkayu
ASN Kukar Didorong Penuhi 20 Jam Pelajaran per Tahun untuk Pengembangan Kompetensi
MoU Dinkes dan Disdukcapil Kukar Mudahkan Layanan Administrasi Bayi Baru Lahir, Cangkup KK hingga Akta Kelahiran
Kepala Dinskes Dorong Dokter Gigi di Puskesmas Perluas Edukasi Kesehatan ke Masyarakat
Peringatan Hari Santri 2026, Sunggono Dukung Pendidikan 2.197 Santri Lewat Penyaluran Beasiswa
Akhmad Taufik Ingatkan Alumni PMII Kukar Tetap Kritis dan Konstruktif
Sekda Kukar Sunggono Dorong Penguatan Tata Kelola Perusahaan Daerah dan Koperasi

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:00 WITA

Bupati Kukar Minta Pejabat Baru Hadirkan Inovasi untuk Dukung Kukar Idaman Terbaik

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:35 WITA

Kukar Siapkan Permohonan Alokasi Gas untuk Dukung Nelayan dan Kawasan Industri Marangkayu

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:00 WITA

ASN Kukar Didorong Penuhi 20 Jam Pelajaran per Tahun untuk Pengembangan Kompetensi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:40 WITA

MoU Dinkes dan Disdukcapil Kukar Mudahkan Layanan Administrasi Bayi Baru Lahir, Cangkup KK hingga Akta Kelahiran

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:30 WITA

Kepala Dinskes Dorong Dokter Gigi di Puskesmas Perluas Edukasi Kesehatan ke Masyarakat

Berita Terbaru