Driver Ojol di Kaltim Tuntut Revisi Tarif hingga Moratorium Mitra Baru, Wagub Seno Aji Siapkan Tim Kajian

- Redaksi

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Audienso AMKB bersama Wakil gubernur kaltim, Seno Aji. Rabu, (20/05/2026). (Sull)

Foto: Audienso AMKB bersama Wakil gubernur kaltim, Seno Aji. Rabu, (20/05/2026). (Sull)

Lintasjejaring.com, Samarinda – Aliansi Mitra Kaltim Bersatu (AMKB) yang menaungi pengemudi ojek online lintas aplikasi di Kalimantan Timur menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah daerah. Mereka meminta perubahan aturan transportasi daring yang selama ini merugikan driver. Rabu, (20/05/2026).

Koordinator AMKB, Ifan Jaya, menyoroti tarif layanan logistik dan pengantaran makanan yang masih terlalu rendah. Ia menilai tarif sekarang tidak sebanding dengan biaya operasional para pengemudi.

“Kami ingin ada evaluasi total terhadap tarif. Pendapatan driver terus menurun, sementara biaya hidup semakin naik,” ujar Ifan Jaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia meminta pemerintah segera mengambil langkah konkret agar para pengemudi tetap memperoleh penghasilan layak.

“Kalau kondisi ini terus berlanjut, banyak driver kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Apalagi biaya hidup di wilayah penyangga IKN ikut naik,” katanya.

AMKB juga meminta pemerintah membatasi perekrutan mitra baru. Para pengemudi menilai jumlah driver di jalan sudah terlalu banyak sehingga pendapatan mereka terus menurun.

“Jumlah mitra sekarang sudah sangat padat. Order makin sedikit karena driver terus bertambah,” ucapnya.

Selain itu, AMKB mendorong pemerintah menata ulang regulasi Angkutan Sewa Khusus (ASK) untuk layanan taksi online. Mereka berharap aturan baru mampu menciptakan persaingan yang lebih sehat antarplatform.

Baca Juga:  Rasman Dukung Langkah KONI Kaltim Cetak 1.000 Pelatih Fisik
Baca Juga:  Polemik Mobil VIP Rp160 Juta, Mahasiswa Curiga Ada Yang Tak Beres

Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, langsung merespons tuntutan tersebut. Ia menegaskan pemerintah daerah akan menjaga keseimbangan antara aplikator dan para mitra pengemudi.

“Pemerintah harus menjaga kepentingan semua pihak. Mitra ojol bekerja keras untuk keluarga mereka, sedangkan aplikator membuka lapangan kerja. Hubungan ini harus sehat dan adil,” tegas Seno Aji.

Ia memastikan Pemprov Kaltim segera membentuk tim kajian khusus untuk membahas penyesuaian tarif ASK dan layanan logistik daring.

“Kami tidak ingin ada pihak yang merasa rugi. Karena itu, kami akan duduk bersama mencari formulasi terbaik,” katanya.

Seno Aji juga meminta Gojek, Grab, dan Maxim membuka data jumlah mitra aktif kepada Dinas Perhubungan.

Baca Juga:  Isu Hoaks Warga Meninggal Saat Deklarasi Dendi-Alif, Alif Langsung Temui Dan Minta Maaf Di Rumah Sakit

Menurutnya, data tersebut penting untuk memetakan perlindungan sosial bagi para driver sekaligus memperluas akses jaminan kerja melalui BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami ingin data itu terbuka supaya pemerintah bisa memetakan perlindungan sosial dan mencegah praktik yang merugikan mitra pengemudi,” tutupnya.

Penulis : Sull

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla
PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor
37 Orang Diperiksa Polisi, Dugaan Pencurian Kabel Bawah Tanah di Samarinda Diusut
TRC PPA Kaltim ‘Gerah’, Desak Pemprov Berikan Perlindungan Warga Dari Bahaya Karhutla
Bocah 12 Tahun Meregang Nyawa Di Lubang Tambang, JATAM Desak KSU PUMMA Bertanggung Jawab
Lapak Pedagang Pasar Pagi Terpisah Lantai, DPRD Samarinda Dorong Evaluasi Penempatan
DPRD Samarinda Minta Hotel Swasta Tetap Dapat Peluang di Tengah Prioritas Hotel BUMD
Teras Samarinda II Disiapkan untuk UMKM, DPRD Ingatkan Risiko Kemacetan

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:46 WITA

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:25 WITA

PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:13 WITA

37 Orang Diperiksa Polisi, Dugaan Pencurian Kabel Bawah Tanah di Samarinda Diusut

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:28 WITA

TRC PPA Kaltim ‘Gerah’, Desak Pemprov Berikan Perlindungan Warga Dari Bahaya Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:34 WITA

Bocah 12 Tahun Meregang Nyawa Di Lubang Tambang, JATAM Desak KSU PUMMA Bertanggung Jawab

Berita Terbaru