Komitmen Tanpa Kompromi, Syafruddin Dorong Keadilan Energi Hingga Wilayah Terpencil

- Redaksi

Senin, 16 Februari 2026 - 23:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Anggota DPRD RI Komisi XII, Syafruddin dalam Penyerahan Bantuan Ambulans Program TJSL dari PLN pada Yayasan Insan Nusantara Malanga.

Foto : Anggota DPRD RI Komisi XII, Syafruddin dalam Penyerahan Bantuan Ambulans Program TJSL dari PLN pada Yayasan Insan Nusantara Malanga.

LintasJejaring.com, SAMARINDA – Komitmen percepatan listrik desa (Lisdes), kembali ditegaskan dalam momentum penyerahan bantuan ambulans dari Perusahaan Listrik Negara (PLN), melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada Yayasan Insan Nusantara Malanga di Samarinda.

Meski rasio elektrifikasi nasional terus meningkat, masih adanya ribuan desa yang belum teraliri listrik menunjukkan tantangan serius, dalam pemerataan pembangunan infrastruktur dasar. Keterbatasan akses, kondisi geografis yang sulit, hingga kebutuhan anggaran besar menjadi hambatan utama, sehingga percepatan listrik desa tidak hanya menjadi persoalan teknis, tetapi juga menyangkut komitmen negara dalam menghadirkan keadilan energi bagi seluruh wilayah.

Dalam acara penyerahan bantuan Ambulans ini turut hadir bersama masyarakat, Anggota Komisi XII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR – RI), Syafruddin, ia menegaskan bahwa penyelesaian desa tanpa listrik merupakan komitmen bersama antara DPR RI, dan pemerintah pusat.

“Indonesia ini sudah hampir 80 tahun merdeka. Tidak boleh lagi ada desa yang belum ada listriknya,” tegasnya.

Ia menyebutkan bahwa, secara nasional masih terdapat sekitar 5.000 desa yang belum teraliri listrik, dengan total 10.600 titik yang mencakup dusun dan wilayah terpencil.

“Ini komitmen kami di Komisi XII DPR RI bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dan Direktur Utama (Dirut) PLN untuk mempercepat penuntasan listrik desa,” ujarnya.

Khusus di Kalimantan Timur, ia menyampaikan tersisa sekitar 108 desa yang belum berlistrik. Menurutnya, seluruh desa diprioritaskan tanpa pengecualian, hanya saja pendekatan teknis di lapangan menyesuaikan kondisi infrastruktur dan aksesibilitas.

“Semua desa diprioritaskan. Hanya soal teknis saja. Ada yang aksesnya mudah, ada yang seperti di Kutai Barat dan Mahakam Ulu yang infrastrukturnya masih terbatas,” jelasnya.

Ia mengakui tantangan geografis Kaltim yang luas menjadi kendala tersendiri. Namun ia menegaskan, untuk kepentingan rakyat tidak ada alasan untuk menyerah.

“Namanya juga Kaltim luas. Perlu dana besar untuk konektivitas. Tapi untuk rakyat tidak ada kata mengeluh. Kita harus berjuang,” katanya.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Kaltim-Tara, M. Chaliq Fadli, menyampaikan bahwa PLN menargetkan seluruh desa di Kalimantan Timur, dapat menikmati listrik paling lambat akhir 2027.

“Kami upayakan sampai dengan akhir 2027 seluruh desa di Kalimantan Timur sudah terlistriki,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pada 2025 PLN telah menuntaskan elektrifikasi di 42 desa. Masih tersisa 66 desa yang akan diselesaikan secara bertahap pada 2026 dan 2027.

Baca Juga:  Ahmad Vanandza Dorong Pemkot Hadirkan Pemakaman Gratis bagi Warga Samarinda

Salah satu kendala utama, adalah akses jalan untuk distribusi material dan pembangunan jaringan listrik.

“Memang salah satu kendala melistriki desa adalah akses jalan untuk membawa peralatan. Tidak semuanya bisa dibangun jaringan tersambung ke sistem besar,” jelasnya.

Untuk wilayah yang sangat terpencil, PLN akan menggunakan solusi alternatif, seperti Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

“Ada yang harus kita layani dengan PLTS karena kondisi geografisnya. Tapi secara prinsip, semua akan kami upayakan,” katanya.

Ia juga berharap dukungan dari DPR RI dan pemerintah daerah agar target 2027 dapat tercapai sesuai rencana. Dalam kesempatan tersebut, PLN juga menyerahkan satu unit ambulans melalui program TJSL kepada Yayasan Insan Nusantara Malanga.

Baca Juga:  IWAKUM Gugat UU Pers Ke MK, Minta Perlindungan Hukum Wartawan Dipertegas

Ia menerangkan jika bantuan TJSL PLN itu rutin dilaksanakan setiap tahun, namun untuk komunitas Buton di Samarinda, ini merupakan yang pertama.

“Mudah-mudahan ini membawa manfaat bagi masyarakat, khususnya masyarakat Buton dan masyarakat Samarinda pada umumnya,” tandasnya.

 

(Fan)

 

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kanwil Kemenkum Kaltim Harmonisasi Raperbup Bulungan Tentang Kebijakan Akuntansi
Gelar Aksi Di Area Kantor Gubernur, ARAK Desak masalah Sumber Daya Di kaltim Segera Di Tuntaskan
Pemkot Salurkan BTT 10 Juta Per kelurahan, Dukung Antisipasi kebutuhan mendesak Selama Kemarau
BPBD Samarinda Terapkan Strategi Adaptif Hadapi Beragam Karakteristik Kebakaran
MAPABA IX Rayon Dakwah PMII UIN-SI Samarinda Diikuti 77 Peserta, Gus Joko Dorong Kader Berani Kritik Berbasis Argumentasi
Efisiensi Anggaran Tekan Program KB, DP2KB Samarinda Cari Jalan Agar Pelayanan Tetap Berjalan
731 WBP Lapas Narkotika Samarinda Terima Remisi Kemerdekaan, Tujuh Langsung Bebas
Sembilan Kursi Kepala OPD Kosong, Pemkot Samarinda Siapkan Penataan Besar Usai Gelombang Pensiun
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 17:33 WITA

Kanwil Kemenkum Kaltim Harmonisasi Raperbup Bulungan Tentang Kebijakan Akuntansi

Kamis, 3 September 2026 - 20:12 WITA

Gelar Aksi Di Area Kantor Gubernur, ARAK Desak masalah Sumber Daya Di kaltim Segera Di Tuntaskan

Kamis, 3 September 2026 - 14:08 WITA

Pemkot Salurkan BTT 10 Juta Per kelurahan, Dukung Antisipasi kebutuhan mendesak Selama Kemarau

Kamis, 3 September 2026 - 13:16 WITA

BPBD Samarinda Terapkan Strategi Adaptif Hadapi Beragam Karakteristik Kebakaran

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:50 WITA

MAPABA IX Rayon Dakwah PMII UIN-SI Samarinda Diikuti 77 Peserta, Gus Joko Dorong Kader Berani Kritik Berbasis Argumentasi

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA