PPATK Bekukan 31 Juta Rekening Dormant Senilai Rp6 Triliun

- Redaksi

Jumat, 1 Agustus 2025 - 10:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Bermacam - macam Bank yang digunakan oleh Masyarakat Indonesia.

Foto : Bermacam - macam Bank yang digunakan oleh Masyarakat Indonesia.

Lintasjejaring.com, Jakarta – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengumumkan pembekuan lebih dari 31 juta rekening yang tidak aktif (dormant) selama lebih dari lima tahun. Total nilai rekening yang dibekukan mencapai lebih dari Rp6 triliun.

Koordinator Kelompok Substansi Humas PPATK, M. Nasir Kongah, menyatakan bahwa pembekuan dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan rekening yang tidak lagi digunakan pemiliknya.

“Jumlah rekening terbanyak yang dormant adalah dalam periode lima tahun atau lebih. Ada sebanyak lebih dari 31 juta rekening dengan nilai lebih dari Rp6 triliun yang telah kami bekukan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nasir menepis anggapan, bahwa PPATK akan membekukan rekening, yang tidak aktif selama tiga bulan. Menurutnya, pembekuan dalam waktu tiga bulan, hanya berlaku untuk rekening, yang masuk kategori sangat beresiko, seperti terkait judi online.

“Waktu tiga bulan itu hanya berlaku jika nasabah tergolong sangat berisiko, misalnya membuka rekening untuk judi online lalu ditinggal setelah dilakukan pengkinian data oleh bank,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, bahwa langkah ini diambil agar rekening dormant, tidak dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab, seperti untuk menampung dana hasil tindak pidana, jual beli rekening, peretasan, hingga transaksi narkotika dan korupsi.

“Pemerintah hadir untuk melindungi masyarakat. Tidak perlu khawatir uang nasabah hilang, karena dananya tetap aman dan 100 persen utuh,” tegasnya.

Nasabah, yang merasa dirugikan dapat mengajukan keberatan, dengan mengisi formulir, melalui tautan resmi PPATK di bit.ly/FormHensem.

Baca Juga:  BKPRMI Bulungan Mantapkan Program Kerja Lewat Rakerda, Perkuat Sinergi dengan Pemda dan Serahkan Insentif Guru Mengaji
Baca Juga:  ‎Sosperda Ketahanan Keluarga Disambut Antusias Warga, Budianto Bulang Harapkan Kekokohan Keluarga Terbangun

 

Baca Juga:  Kolaborasi Pendidikan dan AI, Kemendikbudristek : Suatu Kemajuan Dunia Pendidikan

(Sean)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ratusan Rumah Rusak Akibat Gempa Sigi, PMII Serukan Gerakan Solidaritas Kemanusiaan
Tak Ada Ruang Salah, Borneo FC Fokus Amankan Tiga Poin
Istikmal 30 Hari, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh Pada 21 Maret 2026
Harga Pertamax Naik Lagi, BBM Nonsubsidi Disesuaikan Mulai Maret 2026
Ditjen Imigrasi Dorong Inovasi, Fokus Optimalisasi Layanan dan Penegakan Hukum
HUT Ke – 53 PDI Perjuangan, DPC Samarinda Pilih Panti Lansia Untuk Menyapa Akar Kerakyatan
‎Pelatihan Wasit Atletik Disabilitas, Hetifah Harapkan Kualitas Wasit NPCI Kaltim Terus Meningkat
Mualem Beri Lampu Hijau, Bantuan Internasional Bisa Masuk Di Tanah Aceh
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:03 WITA

Ratusan Rumah Rusak Akibat Gempa Sigi, PMII Serukan Gerakan Solidaritas Kemanusiaan

Jumat, 24 April 2026 - 18:00 WITA

Tak Ada Ruang Salah, Borneo FC Fokus Amankan Tiga Poin

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:50 WITA

Istikmal 30 Hari, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh Pada 21 Maret 2026

Kamis, 5 Maret 2026 - 14:21 WITA

Harga Pertamax Naik Lagi, BBM Nonsubsidi Disesuaikan Mulai Maret 2026

Senin, 26 Januari 2026 - 05:21 WITA

Ditjen Imigrasi Dorong Inovasi, Fokus Optimalisasi Layanan dan Penegakan Hukum

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA