Data Spasial Diperbarui, PPU Jalin Kerja Sama dengan PT Quancons

- Redaksi

Kamis, 29 Mei 2025 - 19:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Mudyat Noor, bersama Direktur Utama PT Quancons, Muhamad Arif Rifai, dan jajaran.

Bupati Mudyat Noor, bersama Direktur Utama PT Quancons, Muhamad Arif Rifai, dan jajaran.

Lintasjejaring.com, Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) resmi menjalin kolaborasi strategis dengan PT Quancons Forensik Indonesia dalam rangka pemutakhiran data fotogrametri wilayah.

Penandatanganan kesepakatan berlangsung pada Rabu pagi, (28/5/2025) di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati, dan turut dihadiri langsung oleh Bupati PPU, Mudyat Noor, serta Sekretaris Daerah.

Kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas data spasial yang menjadi acuan penting bagi perencanaan pembangunan daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan dukungan teknologi canggih dan tenaga ahli dari PT Quancons, Pemkab PPU berharap bisa memiliki data yang lebih presisi untuk menunjang kebijakan pembangunan yang lebih terarah.

Baca Juga:  BKAD PPU Mulai Benahi Aset Tak Terpakai, Barang Bernilai Disiapkan untuk Lelang

“Harapan kami, data yang kami hasilkan bisa menjadi pijakan kuat untuk pembangunan yang berkelanjutan di Penajam Paser Utara,” ujar Direktur Utama PT Quancons Forensik Indonesia, Muhamad Arif Rifai.

Ia juga memaparkan detail teknis terkait target kerja, jenis peralatan, dan sistem pemetaan yang digunakan, termasuk pemetaan topografi dan kondisi infrastruktur daerah.

Salah satu perangkat utama yang digunakan adalah drone Trinity Pro, pesawat tanpa awak dengan teknologi VTOL (Vertical Take-Off and Landing) buatan Quantum Systems.

Baca Juga:  Bupati PPU Lantik Pengurus Dewan Kesenian Periode 2025-2030

Drone ini mampu terbang hingga 90 menit dengan cakupan wilayah luas, menjadikannya alat andalan dalam pengumpulan data fotogrametri secara efisien.

Dalam sambutannya, Bupati PPU Mudyat Noor menyampaikan apresiasi atas dukungan pihak swasta dalam proyek ini.

Ia menegaskan pentingnya data spasial yang akurat sebagai dasar kebijakan pembangunan, terutama dalam mengatasi tumpang tindih data antarinstansi seperti kecamatan, pertanahan, dan kelurahan.

“Kami ingin memastikan bahwa pembangunan di PPU benar-benar berdasarkan data yang valid. Kolaborasi ini merupakan langkah penting ke arah sana,” tegas Mudyat.

Baca Juga:  Pemkab PPU dan PGRI Sepaku , Resmikan Masjid Al-Muhajirin di Sepaku

Proses pemutakhiran data ini ditargetkan selesai dalam 3 hingga 6 bulan ke depan.

Seluruh hasil akan diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten PPU sebagai landasan utama dalam menyusun berbagai program pembangunan.

Langkah ini menunjukkan komitmen Pemkab PPU untuk terus berinovasi dalam pengelolaan data dan perencanaan wilayah.

Dengan data yang lebih terintegrasi dan akurat, pembangunan di PPU diharapkan semakin efektif, efisien, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas. (Adv)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jangan Asal Buang Obat Kedaluwarsa, Dinkes PPU Dorong Edukasi Masyarakat
Cegah Obat Terbuang, Dinkes PPU Perkuat Koordinasi Stok dengan Paser dan Balikpapan
Cegah Obat Kedaluwarsa, Dinkes PPU Perkuat Pengawasan Stok hingga Fasilitas Kesehatan
Sinkronisasi Data Penduduk Jadi Kunci Ketepatan Distribusi Obat Program di PPU
Cegah Pemborosan Stok Obat, Dinkes PPU Validasi Kebutuhan Fasilitas Kesehatan
Dinkes PPU Atur Pemusnahan Obat Kedaluwarsa, Cegah Penyalahgunaan dan Pencemaran
BPBD PPU Terima Rp175 Juta, Tagihan Operasional Karhutla Jadi Prioritas
Dexlite Rp25.700 per Liter, DLH PPU Pangkas Armada Truk Sampah demi Efisiensi

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:58 WITA

Jangan Asal Buang Obat Kedaluwarsa, Dinkes PPU Dorong Edukasi Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:50 WITA

Cegah Obat Terbuang, Dinkes PPU Perkuat Koordinasi Stok dengan Paser dan Balikpapan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:40 WITA

Cegah Obat Kedaluwarsa, Dinkes PPU Perkuat Pengawasan Stok hingga Fasilitas Kesehatan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:59 WITA

Sinkronisasi Data Penduduk Jadi Kunci Ketepatan Distribusi Obat Program di PPU

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:54 WITA

Cegah Pemborosan Stok Obat, Dinkes PPU Validasi Kebutuhan Fasilitas Kesehatan

Berita Terbaru