Ekonomi Indonesia Naik 5,05 Persen Di Tengah Turunnya Ekonomi Global

- Redaksi

Senin, 5 Februari 2024 - 10:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Plt. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti. Ist

Foto : Plt. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti. Ist

Lintasjejaring.com, Jakarta- Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan bahwa perekonomian Indonesia pada tahun 2023 tetap tumbuh solid, dengan kualitas pertumbuhan yang terjaga baik. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Plt. Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, dalam sebuah konferensi pers di Jakarta pada hari Senin (05/02/2024) sore.

Hal ini diungkapkan secara mendata pada pertemuan tersebut. Plt. Kepala BPS mengatakan, jika pertumbuhan ekonomi Indonesia secara solid meningkat 5, 05 persen ditengah ekonomi global yang menurun.

“Ditengah melambatnya perekonomian global dan menurunnya harga komoditas ekspor unggulan, ekonomi Indonesia pada 2023 tetap tumbuh solid sebesar 5,05 persen secara kumulatif,” ungkap Amalia Adininggar Widyasanti.

Meskipun perdagangan barang dan jasa secara global mengalami kontraksi pada tahun 2023, terutama pada kuartal IV, Indonesia berhasil menjaga pertumbuhan ekonominya. Harga komoditas ekspor unggulan seperti minyak sawit mentah dan batu bara mengalami penurunan, namun aktivitas bisnis global tetap berada di zona ekspansi.

Negara mitra dagang utama Indonesia, termasuk China, Amerika Serikat, Jepang, dan India, juga mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik dibandingkan dengan tahun 2022.

Baca Juga:  Kembali Mengalami Penaikkan, Harga Emas Antam Jadi Rp1. 142. 000 Per Gram

Dari sisi domestik, aktivitas produksi tetap kuat, tercermin dari Prompt Manufacturing Index (PMI) Bank Indonesia yang mencapai 51,20 persen, melampaui capaian kuartal IV-2022 sebesar 50,06 persen. Kapasitas produksi terpakai pada triwulan IV-2023 juga meningkat menjadi 73,91 persen dari 71,49 persen, dengan sektor produksi semen dan penjualan listrik menunjukkan peningkatan performa.

Realisasi investasi juga menunjukkan kinerja positif, dengan pertumbuhan penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan penanaman modal asing (PMA) sebesar 16,20 persen. Belanja modal pemerintah melalui APBN dan APBD juga tumbuh masing-masing sebesar 32,22 persen dan 26,31 persen.

Baca Juga:  Ratusan Rumah Rusak Akibat Gempa Sigi, PMII Serukan Gerakan Solidaritas Kemanusiaan

Respons kebijakan pemerintah dalam pengendalian inflasi menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas perekonomian. Inflasi sejak Juni 2023 selalu berada di bawah 4,00 persen, mencapai 2,61 persen pada Desember.

Peningkatan mobilitas masyarakat, kunjungan wisatawan mancanegara, dan persiapan pemilihan umum (pemilu) turut memberikan kontribusi positif dalam menopang perekonomian domestik.

Dilansir dari antaranews.com

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ratusan Rumah Rusak Akibat Gempa Sigi, PMII Serukan Gerakan Solidaritas Kemanusiaan
Tak Ada Ruang Salah, Borneo FC Fokus Amankan Tiga Poin
Istikmal 30 Hari, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh Pada 21 Maret 2026
Harga Pertamax Naik Lagi, BBM Nonsubsidi Disesuaikan Mulai Maret 2026
Ditjen Imigrasi Dorong Inovasi, Fokus Optimalisasi Layanan dan Penegakan Hukum
HUT Ke – 53 PDI Perjuangan, DPC Samarinda Pilih Panti Lansia Untuk Menyapa Akar Kerakyatan
‎Pelatihan Wasit Atletik Disabilitas, Hetifah Harapkan Kualitas Wasit NPCI Kaltim Terus Meningkat
Mualem Beri Lampu Hijau, Bantuan Internasional Bisa Masuk Di Tanah Aceh
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:03 WITA

Ratusan Rumah Rusak Akibat Gempa Sigi, PMII Serukan Gerakan Solidaritas Kemanusiaan

Jumat, 24 April 2026 - 18:00 WITA

Tak Ada Ruang Salah, Borneo FC Fokus Amankan Tiga Poin

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:50 WITA

Istikmal 30 Hari, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh Pada 21 Maret 2026

Kamis, 5 Maret 2026 - 14:21 WITA

Harga Pertamax Naik Lagi, BBM Nonsubsidi Disesuaikan Mulai Maret 2026

Senin, 26 Januari 2026 - 05:21 WITA

Ditjen Imigrasi Dorong Inovasi, Fokus Optimalisasi Layanan dan Penegakan Hukum

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA