Banjir Kian Parah, DPRD Samarinda Minta Pemkot Lakukan Evaluasi Serius

- Redaksi

Sabtu, 17 Mei 2025 - 20:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Anggota Komisi III DPRD, Andriansyah.

Foto: Anggota Komisi III DPRD, Andriansyah.

Lintasjejaring.com, Samarinda-Banjir parah yang kembali melanda Kota Samarinda menjadi sorotan tajam dari berbagai pihak, termasuk DPRD Kota Samarinda. Anggota Komisi III DPRD, Andriansyah, menilai penanganan banjir selama ini masih belum optimal dan perlu dievaluasi secara menyeluruh.

Ia menekankan pentingnya langkah konkret dari Pemerintah Kota (Pemkot) dalam menghadapi cuaca ekstrem dan risiko bencana yang makin sulit diprediksi.

“Selama ini kita cenderung baru bergerak setelah kejadian. Seperti lubang jalan, kalau belum ada yang celaka, ya dibiarkan saja. Begitu ada korban, baru ramai,” ujar Andriansyah, Sabtu (17/5/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, pola pikir reaktif seperti itu harus diubah menjadi pendekatan yang lebih proaktif. DPRD bersama dinas terkait, katanya, mulai membahas langkah antisipatif dalam setiap perencanaan pembangunan.

“Apa yang dirancang sekarang harus mempertimbangkan risiko ke depan, agar kita tidak terus-terusan tertinggal oleh bencana,” tambahnya.

Ia juga menyoroti kejadian longsor di area inlet Terowongan Samarinda yang belum rampung pembangunannya. Menurutnya, kejadian ini tidak boleh menjadi bahan spekulasi yang menimbulkan kecemasan masyarakat.

“Jangan sampai karena isu-isu yang berkembang, masyarakat jadi takut menggunakan terowongan itu. Padahal dana yang dikeluarkan untuk proyek ini tidak sedikit,” ujarnya.

Andriansyah menegaskan, kunci untuk memulihkan kepercayaan publik adalah transparansi dan jaminan teknis dari pemerintah.

“Kita harus yakinkan warga bahwa terowongan dibangun dengan standar keamanan yang tepat. Ketakutan publik harus diatasi dengan data dan tindakan nyata,” pungkasnya.

(Gil/ADV DPRD Samarinda)

Baca Juga:  Dispar Kukar Jajaki Peluang Kolaborasi Event Berskala Nasional dengan IKN
Baca Juga:  Pelican Cross Mulai Digunakan, Tapi Pelanggaran Masih Jadi Tantangan Di Samarinda

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla
PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor
37 Orang Diperiksa Polisi, Dugaan Pencurian Kabel Bawah Tanah di Samarinda Diusut
TRC PPA Kaltim ‘Gerah’, Desak Pemprov Berikan Perlindungan Warga Dari Bahaya Karhutla
Drainase Samarinda Harus Terhubung hingga Sungai, DPRD Soroti Ancaman Genangan Saat Musim Hujan
Samarinda Menuju Zero Tambang 2026, Pariwisata dan Industri Disiapkan Jadi Penopang Ekonomi
Aspirasi Reses DPRD Samarinda Tak Otomatis Terwujud, Warga Diminta Ikuti Jalur Musrenbang
Bocah 12 Tahun Meregang Nyawa Di Lubang Tambang, JATAM Desak KSU PUMMA Bertanggung Jawab

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:46 WITA

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:13 WITA

37 Orang Diperiksa Polisi, Dugaan Pencurian Kabel Bawah Tanah di Samarinda Diusut

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:28 WITA

TRC PPA Kaltim ‘Gerah’, Desak Pemprov Berikan Perlindungan Warga Dari Bahaya Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:06 WITA

Drainase Samarinda Harus Terhubung hingga Sungai, DPRD Soroti Ancaman Genangan Saat Musim Hujan

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:17 WITA

Samarinda Menuju Zero Tambang 2026, Pariwisata dan Industri Disiapkan Jadi Penopang Ekonomi

Berita Terbaru