Bupati PPU Pimpin Tanam Padi Serentak di Babulu

- Redaksi

Jumat, 25 April 2025 - 21:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bupati PPU Mudyat Noor saat menabur benih padi menggunakan alat tanam dalam kegiatan tanam serentak.

Foto: Bupati PPU Mudyat Noor saat menabur benih padi menggunakan alat tanam dalam kegiatan tanam serentak.

Lintasjejaring.com, Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian dan mendukung program ketahanan pangan nasional.

Salah satu langkah strategisnya diwujudkan melalui kegiatan tanam padi serentak yang dipimpin langsung oleh Bupati PPU, Mudyat Noor, di Desa Sebakung Jaya, Kecamatan Babulu, Jumat, (25/4/2025).

Aksi tanam padi ini menjadi bagian dari program Tanam Raya Nasional yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto, dan dilaksanakan serentak di 160 kabupaten selama April 2025.

Momentum ini sekaligus menjadi awal musim tanam di wilayah Babulu, pusat lumbung pangan PPU.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Mudyat didampingi jajaran Forkopimda dan perangkat daerah. Mereka ikut menebar benih padi menggunakan alat penabur, sebagai simbol dukungan nyata pemerintah daerah terhadap upaya swasembada pangan.

“Gerakan ini menjadi bagian dari upaya kami meningkatkan luas tanam dan produktivitas pertanian di PPU. Ini wujud nyata dukungan terhadap program nasional dan juga demi ketahanan pangan lokal,” ujar Bupati Mudyat.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para petani yang tetap konsisten menggarap lahan meski menghadapi tantangan seperti minimnya irigasi dan alih fungsi lahan.

Baca Juga:  Wakil Bupati PPU Tinjau Puskesmas Petung, Pastikan Pelayanan Maksimal

Pemerintah daerah, katanya, terus berupaya menghadirkan solusi, termasuk pembangunan infrastruktur pertanian dan penyediaan alat mesin pertanian (alsintan).

Usai kegiatan tanam, Bupati turut menyerahkan bantuan hand traktor kepada kelompok tani di Kantor Dinas Pertanian Petung, sebagai bagian dari dorongan modernisasi pertanian.

“Kami juga menanti dukungan dari pemerintah pusat, terutama terkait percepatan pembangunan Bendung Gerak Telake dan jaringan irigasinya. Pemkab PPU siap bersinergi demi suksesnya program pertanian strategis nasional,” tegasnya.

Baca Juga:  Serapan APBD PPU 61,6 Persen, Rp208 Miliar Dana Kurang Salur Masih Ditunggu

Kegiatan ini sejalan dengan target Kementerian Pertanian yang menargetkan luas tanam nasional mencapai 1,3 juta hektare dan estimasi produksi 7,5 juta ton gabah di bulan April.

PPU pun menyatakan kesiapan penuh dalam berkontribusi, melalui penguatan kelembagaan tani, distribusi bantuan, dan peningkatan sarana pertanian.

Dengan sinergi yang kuat dan dukungan dari berbagai pihak, PPU optimis dapat menjadi daerah penyangga pangan yang andal, sekaligus menjadi pilar penting dalam mencapai kedaulatan pangan nasional. (Adv)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jangan Asal Buang Obat Kedaluwarsa, Dinkes PPU Dorong Edukasi Masyarakat
Cegah Obat Terbuang, Dinkes PPU Perkuat Koordinasi Stok dengan Paser dan Balikpapan
Cegah Obat Kedaluwarsa, Dinkes PPU Perkuat Pengawasan Stok hingga Fasilitas Kesehatan
Sinkronisasi Data Penduduk Jadi Kunci Ketepatan Distribusi Obat Program di PPU
Cegah Pemborosan Stok Obat, Dinkes PPU Validasi Kebutuhan Fasilitas Kesehatan
Dinkes PPU Atur Pemusnahan Obat Kedaluwarsa, Cegah Penyalahgunaan dan Pencemaran
BPBD PPU Terima Rp175 Juta, Tagihan Operasional Karhutla Jadi Prioritas
Dexlite Rp25.700 per Liter, DLH PPU Pangkas Armada Truk Sampah demi Efisiensi

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:58 WITA

Jangan Asal Buang Obat Kedaluwarsa, Dinkes PPU Dorong Edukasi Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:50 WITA

Cegah Obat Terbuang, Dinkes PPU Perkuat Koordinasi Stok dengan Paser dan Balikpapan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:40 WITA

Cegah Obat Kedaluwarsa, Dinkes PPU Perkuat Pengawasan Stok hingga Fasilitas Kesehatan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:59 WITA

Sinkronisasi Data Penduduk Jadi Kunci Ketepatan Distribusi Obat Program di PPU

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:54 WITA

Cegah Pemborosan Stok Obat, Dinkes PPU Validasi Kebutuhan Fasilitas Kesehatan

Berita Terbaru