LINTASJEJARING.COM, Samarinda – Maraknya penggunaan Marketplace Media Sosial (Medsos) di Kota Samarinda, menarik perhatian para anggota DPRD Kota Samarinda.
Masyarakat, khususnya masyarakat Kota Samarinda, yang gemar membeli barang melalui marketplace di media sosial, membuat banyak pembelian barang pun dilakukan secara daring (online).
Eka Cahyana Adi selaku Kepala BPVP (Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas), melirik fenomena toko online ini sebagai, salah satu cara agar masyarakat dapat bekerja tanpa harus keluar rumah ataupun toko yang besar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami akan mengadakan pelatihan untuk penggunaan Marketplace ini, agar masyarakat yang masih awam, dengan metode jual – beli seperti ini, dapat beradaptasi dengan perputaran pasar, sehingga tidak tertinggal,” ucapnya.
Pelatihan ini sendiri, dibuka untuk umum dan tidak dibatasi oleh usia dan pendidikan, sehingga lebih mudah bagi masyarakat yang ingin mengikuti perkembangan pasar saat ini.
“Usia berapapun dapat bergabung dan mengikuti program ini, tidak dibatasi oleh jenjang pendidikan apapun, jadi ijazah jenjang pendidikan apapun dapat ikut, selama dapat melakukan aktivitas di Balai kami,” jelasnya.
Hal ini menjadi angin sejuk bagi masyarakat yang ingin berjualan di medsos akan tetapi, tidak mengerti cara berjualan di medsos, pasar media online yang memiliki cakupan yang besar, serta mudah untuk diakses menjadikan banyak pembeli yang gemar menggunakan, marketplace medsos mulai dari Shoppe hingga Tiktokshop.

Pelatihan ini juga tidak hanya berfokus pada pelatihan marketplace online, bagi masyarakat yang ingin menjadi content creator juga akan disediakan kelas untuk mendukung minat masyarakat.
“Tentunya, kamu juga akan mengadakan program pelatihan bagi para masyarakat, yang ingin menjadi content creator, karena saat ini kota kita sudah memasuki era digitalisasi sepenuhnya”. tuturnya.
Rencana program ini direspon baik oleh Sri Puji Astuti, Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, dirinya mendukung program yang selaras, dengan program dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Program yang ditujukan untuk peningkatan kualitas SDM (Sumber Daya Manusia), ini juga selaras dengan program Walikota Kota Samarinda, Andi Harun, untuk dapat menurunkan angka kemiskinan dan menaikkan angka harapan hidup.
“Program ini, tentunya selaras dengan program asnacitanya Pak Prabowo, untuk meningkatkan kualitas SDM dan program pak Walikota Samarinda, terkait indikator kerja agar dapat menurunkan angka kemiskinan, dan menaikkan angka harapan hidup.” terangnya.
Dirinya, juga mengajak seluruh OPD – OPD di Kota Samarinda, termasuk Pemerintah Kota Samarinda, untuk bekerjasama dengan BPVP, agar dapat meningkatkan kualitas SDM masyarakat Kota Samarinda.
“Kami juga mendorong para OPD – OPD terkait di Kota Samarinda, untuk dapat bekerja sama dengan BPVP termasuk juga pihak pemerintah, agar kualitas masyarakat kita dapat meningkat,” tandasnya.
(sean)









