LINTASJEJARING.COM, BERAU – Suriansyah selaku anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menyatakan komitmennya untuk lebih memfokuskan program bantuan, khususnya bagi para nelayan.
Dirinya menyadari bahwa banyak pengadaan perahu dan alat tangkap yang masih belum terealisasi, dan bertekad untuk memperbaiki keadaan ini. Dengan terpilihnya kembali dirinya sebagai anggota parlemen, ia berkomitmen untuk berfokus pada bantuan – bantuan yang belum terealisasikan untuk para nelayan.
“Penerima pengadaan ketinting bagi nelayan tahun ini akan bertambah. Sudah ada beberapa proposal yang masuk ke saya untuk dibantu soal ini,” ucapnya. Minggu (27/10/24)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Politikus Partai Hanura ini juga menjelaskan bahwa upaya untuk merealisasikan bantuan tersebut akan diusulkan dalam anggaran awal tahun 2025. Dirinya bertekad untuk memperbaiki dan menjadi perpanjangan tangan pemerintah untuk para nelayan yang ada di pesisir wilayah Kabupaten Berau.
“Nelayan merupakan mata pencaharian mayoritas masyarakat Kabupaten Berau, terutama yang tinggal di daerah perairan, dekat sungai, maupun pesisir,” jelasnya.
Ia menyampaikan bahwa terdapat beberapa insentif yang dapat diberikan oleh pihak Pemerintah untuk mendukung kegiatan para nelayan seperti subsidi BBM, anggaran untuk alat tangkap, subsidi pakan dan listrik, asuransi usaha dan jiwa serta untuk pembiayaan usaha. Dirinya juga menekankan pentingnya perhatian pada sarana dan prasarana para nelayan termasuk juga untuk penyediaan fasilitas umum serta akses pasar untuk produk perikanan.
“Bantuan dari Pemkab Berau sudah ada, melalui Dinas Perikanan, namun saya rasa bantuan tersebut masih belum cukup, program yang sama harus dijalankan secara berkelanjutan agar seluruh masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan dapat merasakan bantuan yang diberikan oleh pemerintah,” tuturnya.
Berdasarkan data dari Dinas Perikanan Berau, dalam APBD Perubahan 2024, bantuan yang diperuntukkan pada nelayan yang berada di enam kecamatan kembali disalurkan. Pada APBD – P 2024, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berkaitan telah menganggarkan pengadaan mesin ketinting sebanyak 58 unit, alat tangkap ikan sebanyak 1.570 net, mesik kapal 24 PK sebanyak 14 unit, mesin tempel 15 PK sebanyak 2 unit, serta jaring insang sebanyak 335 unit.
Bantuan tersebut akan disalurkan kepada kelompok nelayan di sembilan kampung dan satu kelurahan, termasuk Kecamatan Gunung Tabur, Tabalar, Pulau Derawan, Tanjung Redeb, Talisayan, dan Teluk Bayur. Dengan dukungan dan perhatian yang lebih, Suriansyah berharap kondisi nelayan di Berau akan semakin baik dan sejahtera.
“Bantuan tersebut nanti akan kita berikan kepada para nelayan yang benar – benar membutuhkan bantuan pemerintah,” tandasnya.
(sean/adv/DPRD Berau)









