Abdul Waris Serukan Kolaborasi Untuk Mengatasi Krisis Gas LPG di Berau

- Redaksi

Rabu, 23 Oktober 2024 - 17:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Abdul Waris, Anggota DPRD Berau

Foto : Abdul Waris, Anggota DPRD Berau

LINTASJEJARING.COM. BERAU Menanggapi kelangkaan gas LPG 3 kg yang melanda Kabupaten Berau, Abdul Waris, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau, menyampaikan keprihatinannya terhadap dampak yang dirasakan masyarakat. Ia menegaskan bahwa situasi ini perlu ditangani secara serius agar tidak berlarut-larut.

“Kelangkaan LPG ini sangat mempengaruhi kehidupan sehari-hari masyarakat, terutama bagi mereka yang bergantung pada gas untuk kebutuhan memasak,” ucapnya.

Ia menilai bahwa kelangkaan ini bukan hanya masalah pasokan, tetapi juga mencerminkan perlunya peningkatan dalam sistem distribusi dan logistik yang ada. Waris menggaris bawahi pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, distributor, dan pihak pelabuhan untuk mencari solusi yang efektif.

“Saya mendorong semua pihak untuk bekerja sama dan berkomunikasi dengan baik. Kita perlu memastikan bahwa pasokan gas dapat berjalan lancar dan terjamin,” ujarnya. Rabu (23/10/24).

Foto : Istimewa

Ia juga menyarankan agar pengaturan jam operasional tim kepanduan diperluas, sehingga proses bongkar muat dapat berlangsung lebih efisien. Lebih jauh, Abdul Waris mengingatkan bahwa solusi jangka panjang harus menjadi fokus utama.

Baca Juga:  Fokus Pembangunan Infrastruktur Olahraga, Sutami Dorong Pembangunan Sirkuit Balap Permanen

“Kami di DPRD akan mendorong pemerintah untuk mempertimbangkan penambahan armada kapal dan perbaikan infrastruktur distribusi LPG. Kita tidak bisa terus-menerus menghadapi masalah yang sama,” tegasnya.

Ia menutup pernyataannya dengan harapan agar masyarakat tetap tenang dan bersabar. Ia akan terus menyerukan persoalan ini kepada pihak pemerintah agar dapat segera diatasi sehingga permasalahan ini tidak berlangsung terlalu lama serta adanya inovasi dari pemerintah sehingga di masa depan permasalahan ini tidak kembali terjadi.

Baca Juga:  Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Donggala, Sulawesi Tengah Dini Hari

“Kami akan terus menyuarakan aspirasi masyarakat kepada pihak-pihak terkait. Semoga dalam waktu dekat, kelangkaan ini dapat teratasi dan kebutuhan masyarakat akan gas LPG dapat terpenuhi,” pungkas Abdul Waris.

(sean/adv/DPRD Berau)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pekerja Proyek Stadion Malinau Asal Makassar Meninggal Dunia, Polisi Tak Temukan Bukti Kekerasan
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Donggala, Sulawesi Tengah Dini Hari
MUI Bulungan Laksanakan Musda, Sinergi Hingga Evaluasi Jadi Fokus Utama
Variasi Harga Kost Kontrakan di Samarinda 2026, Mulai 500 Ribu Hingga Ratusan juta
Tak Sekadar Seremoni, Diskusi Kartini Di Kukar Ungkap Ketimpangan Perempuan
Di Tengah Efisiensi Anggaran, PWI Kaltim Minta Dukungan Kepala Daerah Untuk Pers
Proyek Township 100 Hektare Di Samarinda Seberang Ditolak, Karang Taruna Soroti Risiko Longsor
Buka Puasa Dan Santunan, IKA PMII Kaltim Perkuat Solidaritas Internal
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 08:01 WITA

Pekerja Proyek Stadion Malinau Asal Makassar Meninggal Dunia, Polisi Tak Temukan Bukti Kekerasan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:51 WITA

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Donggala, Sulawesi Tengah Dini Hari

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:08 WITA

MUI Bulungan Laksanakan Musda, Sinergi Hingga Evaluasi Jadi Fokus Utama

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:29 WITA

Variasi Harga Kost Kontrakan di Samarinda 2026, Mulai 500 Ribu Hingga Ratusan juta

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:31 WITA

Tak Sekadar Seremoni, Diskusi Kartini Di Kukar Ungkap Ketimpangan Perempuan

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA