LINTASJEJARING.COM, Kutai Timur- Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim) Bambang Bagus Wondo Saputro turut prihatin atas tragedi kebakaran Pasar Sangkulirang di Desa Banua Ilir Baru, Kecamatan Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur. Jumat, (23/08/24).
Kebakaran yang terjadi di Sangkulirang hingga menghanguskan ruko dan petakan sebanyak 338 bangunan tersebut mencuri berbagai simpati dari semua kalangan. Tak terkecuali anggota DPRD Kutai Timur, Bambang Bagus Wondo Saputro.
Saat di wawancarai, Bambang mengatakan turut prihatin atas kebakaran yang telah terjadi dan merugikan masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya turut prihatin, tidak ada yang mau kebakaran itu terjadi,” ucap Bambang kepada Lintasjejaring.com
Diketahui, kebakaran tersebut terjadi pada pada Kamis (22/08/24) pukul 00.00 WITA kemarin.
Selain turut prihatin, dirinya juga menyebutkan agar pemerintah dapat memberikan bantuan dalam bentuk apapun, agar dapat meringankan beban yang ditanggung oleh para pedagang yang kehilangan mata pencahariannya.
“Disini pemerintah dan seluruh elemen perlu saling merangkul dan memberikan simpati atau bantuan-bantuan kepada mereka yang rukonya terbakar, tempat usahanya terbakar. Itu pasti akan memberikan keringanan bagi mereka,” ujarnya.

Selain itu, legislator Dapil IV asal Kongbeng tersebut juga mengingatkan agar masyarakat selalu berhati-hati terhadap segala yang dapat memantik kobaran api. Pasalnya, nasib sial tidak ada didalam kalender.
“Artinya dengan kejadian itu, masyarakat perlu untuk meningkatkan kewaspadaan, jangan sampai hal-hal yang dapat memantik api itu terus membesar. Seperti kompor, gas, kabel-kabel, dapat di perhatikan dan diantisipasi kalau sudah mulai ada tanda-tandanya,”
“Kalau misalnya mulai ke cium aroma gas elpiji, di cek tabung gasnya, kalau memang karet pengamannya sudah rusak di ganti. Kabel-kabel yang sudah rusak diganti dengan kabel yang lebih baik, kalau ada bakar-bakar di malam hari ya sebelum tidur apinya dimatikan. Hal-hal seperti itu sederhana, cuman terkadang kalau lalai ya menjadi kerugian material,” lanjutnya.
Untuk itu, dengan kejadian tersebut dirinya berharap masyarakat perlu lebih waspada terhadap hal-hal yang dapat memicu kebakaran.
Disisi lain juga, politisi Golkar tersebut berharap pemerintah melalui instansi terkait dapat memberikan sosialisasi atau panduan dalam mengatasi kebakaran jika api dirasa masih cukup kecil.
“Saya berharap masyarakat lebih waspada lagi kedepan ya. pemerintah melalui instansi terkait juga saya rasa perlu melakukan penguatan dan sosialisasi ke masyarakat jika terjadi kebakaran yang apinya masih dapat dipadamkan.” harapnya.
Dilansir dari KoranKaltim.com, Kapolsek Sangkulirang AKP Sudarwanto mengatakan, api muncul dari dari toko lorong ketiga sebelah utara Pasar Pagi Sangkulirang.
“Kemudian api tersebut mulai membesar dan menjalar ke beberapa toko,” bebernya.
Terkait dengan korban jiwa, tidak terdapat korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Namun, AKP Sudarwanto mengungkapkan jika kerugian dapat mencapai Rp 10 Milliar.
Penulis : Sean
Editor : Man










