Masih Banyak LPJU Lawas, DPRD Samarinda Minta Pembaruan Jalan Protokol

- Redaksi

Selasa, 16 Desember 2025 - 17:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Deni Hakim Anwar, Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda.

Foto : Deni Hakim Anwar, Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda.

Lintasjejaring.com, Samarinda – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, bersama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan inspeksi lapangan terhadap kondisi Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di sejumlah ruas jalan protokol di Kota Samarinda. Sidak kali ini menyoroti pada masih banyaknya LPJU berjenis lama, yang dinilai sudah tidak layak dan membutuhkan pembaruan.

Deni Hakim Anwar, selaku Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, menyampaikan bahwa LPJU dengan konstruksi lama, khususnya yang masih berbentuk bulat, masih ditemukan di sejumlah jalan protokol seperti Jalan Pahlawan, Jalan Dr. Sutomo, Jalan M. Yamin, Wirahayu, Pembangunan, Juanda hingga Jalan Antasari.

“Kami melihat secara langsung di lapangan, terutama di Jalan Antasari, Kondisi LPJU – nya jauh lebih lama dibandingkan dengan di Jalan Pahlawan. Bahkan, ada tiang lampu yang sudah dalam kondisi miring dan jaringan di bawahnya mulai rapuh,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menjelaskan, bahwa sebagian ruas jalan tersebut merupakan jalan nasional, sehingga proses penggantian LPJU tidak dapat dilakukan secara langsung oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda. Terdapat tahapan perizinan khusus yang harus diajukan ke Pemerintah Pusat sebelum dilakukan penggantian.

Baca Juga:  DPRD Samarinda Soroti Efektivitas Digitalisasi PAD, Minta Pemkot Waspadai Lonjakan Semu Akhir Tahun
Foto : LPJU di Jalan Palang Merah Depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Sjahranie (AWS).

 

“Karena ini masuk kewenangan Jalan Nasional, mekanismenya memang berbeda. Harus ada perizinan ke pusat. Tapi, Insyallah proses ini akan berjalan bersama – sama,” katanya.

Komisi III DPRD Kota Samarinda, juga mendorong agar rencana penggantian LPJU tersebut dapat dimasukkan dalam anggaran Tahun 2026. Menurutnya, pembaruan LPJU sangat penting mengingat Kota Samarinda diproyeksikan, sebagai Kota Peradaban yang membutuhkan infrastruktur penerangan jalan yang representatif dan aman.

“Kita bisa melihat contoh di Jalan Basuki Rahmat yang sudah menggunakan LPJU dengan ikon ‘Samarinda Pusat Peradaban’. Penerangannya jauh lebih baik dan lebih terang, dibandingkan dengan LPJU lama di jalan – jalan lain,” jelasnya.

Selain kondisi fisik LPJU, komisi III juga mencatat masih adanya laporan masyarakat terkait dengan titik – titik jalan yang minim penerangan, bahkan ada yang tidak memiliki lampu sama sekali, baik di jalan protokol maupun di kawasan permukiman.

“Ini menjadi catatan penting kami, tidak hanya jalan protokol saja, tetapi juga laporan dari masyarakat di wilayah lain yang masih gelap,” ucapnya.

Foto : Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di Jalan Pahlawan.

Ia menegaskan, bahwa DPRD bersama dengan Pemkot ingin mendorong terwujudnya program “Samarinda Terang” secara bertahap dalam kurun waktu tiga hingga empat tahun ke depan. Hal ini didasarkan pada pemaparan dari Dishub, tentang kebutuhan LPJU di Kota Samarinda diperkirakan mencapai puluhan ribu titik.

“Paling tidak kita mulai dulu secara bertahap, asumsi awal sekitar 3.000 titik LPJU bisa kita penuhi, dengan mengganti lampu – lampu lama dan konstruksi yang sudah tidak layak,” pungkasnya.

 

Baca Juga:  Kampanyekan Budaya Olahraga di Linkungan Pegawai Pemprov Kaltim Melalui Peluncuran Program Liga Sepakbola OPD
Baca Juga:  Anak Jalanan Gores Mobil Di Lampu Merah, DPRD Desak Penanganan Sistemik

(Sean)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kanwil Kemenkum Kaltim Harmonisasi Raperbup Bulungan Tentang Kebijakan Akuntansi
Gelar Aksi Di Area Kantor Gubernur, ARAK Desak masalah Sumber Daya Di kaltim Segera Di Tuntaskan
Pemkot Salurkan BTT 10 Juta Per kelurahan, Dukung Antisipasi kebutuhan mendesak Selama Kemarau
BPBD Samarinda Terapkan Strategi Adaptif Hadapi Beragam Karakteristik Kebakaran
MAPABA IX Rayon Dakwah PMII UIN-SI Samarinda Diikuti 77 Peserta, Gus Joko Dorong Kader Berani Kritik Berbasis Argumentasi
Efisiensi Anggaran Tekan Program KB, DP2KB Samarinda Cari Jalan Agar Pelayanan Tetap Berjalan
731 WBP Lapas Narkotika Samarinda Terima Remisi Kemerdekaan, Tujuh Langsung Bebas
Sembilan Kursi Kepala OPD Kosong, Pemkot Samarinda Siapkan Penataan Besar Usai Gelombang Pensiun
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 17:33 WITA

Kanwil Kemenkum Kaltim Harmonisasi Raperbup Bulungan Tentang Kebijakan Akuntansi

Kamis, 3 September 2026 - 20:12 WITA

Gelar Aksi Di Area Kantor Gubernur, ARAK Desak masalah Sumber Daya Di kaltim Segera Di Tuntaskan

Kamis, 3 September 2026 - 14:08 WITA

Pemkot Salurkan BTT 10 Juta Per kelurahan, Dukung Antisipasi kebutuhan mendesak Selama Kemarau

Kamis, 3 September 2026 - 13:16 WITA

BPBD Samarinda Terapkan Strategi Adaptif Hadapi Beragam Karakteristik Kebakaran

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:50 WITA

MAPABA IX Rayon Dakwah PMII UIN-SI Samarinda Diikuti 77 Peserta, Gus Joko Dorong Kader Berani Kritik Berbasis Argumentasi

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA