Oleh : Arimbi Cyntia Cibo
Praktik Kerja Lapangan (PKL) merupakan salah satu momen penting yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan teori yang diperoleh di bangku kuliah ke dalam praktik langsung. Bagi saya, menjalani PKL di Lembaga Amil Zakat (LAZ) DPU Kaltim Samarinda bukan hanya tentang memenuhi kewajiban akademik, tetapi juga merupakan pintu gerbang untuk merintis karier sebagai sarjana dakwah yang siap berjuang di tengah masyarakat. Melalui pengalaman ini, saya belajar banyak tentang makna profesionalitas, integritas, dan pengabdian dalam konteks lembaga sosial yang bertanggung jawab mengelola dana umat.
Selama masa PKL, kegiatan yang saya jalani sangat beragam, mulai dari pengelolaan administrasi zakat, verifikasi data mustahik, hingga pendampingan dalam penyaluran bantuan sosial. Setiap tugas meskipun tampak sederhana, nyatanya memberikan pelajaran berharga tentang pentingnya akurasi dan transparansi dalam pengelolaan zakat agar kepercayaan publik tetap terjaga. Saya menyadari bahwa lembaga zakat bukan hanya sekadar organisasi pengumpulan dana, melainkan institusi yang berdiri di atas pondasi amanah dan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan. Dengan demikian, profesionalisme dalam bekerja harus diwujudkan tidak hanya dalam kualitas hasil, tetapi juga dalam sikap seperti ketepatan waktu, disiplin, dan kejujuran.
Selain aspek teknis dan administratif, PKL juga membuka wawasan saya mengenai pentingnya kerja sama tim dan komunikasi yang efektif dalam menjalankan suatu program sosial. Lembaga zakat yang bergerak cepat dan dinamis menuntut setiap individu untuk cepat beradaptasi dan mampu berkontribusi secara positif dalam tim. Pengalaman berinteraksi dengan berbagai pihak mulai dari donatur, panitia, hingga komunitas penerima zakat menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial yang mendalam. Hal ini sangat berhubungan dengan nilai-nilai dakwah, di mana tujuan utamanya adalah mendekatkan diri kepada umat melalui tindakan yang bermanfaat dan membangun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
PKL di LAZ DPU Kaltim juga menjadi media pembentukan mental yang sangat berharga. Pada awalnya, ketidakpastian dan ketegangan sering kali hadir ketika saya menghadapi tantangan baru atau bekerja di bawah tekanan waktu. Namun seiring berjalannya waktu, saya belajar untuk mengelola stres, membangun rasa percaya diri, dan meningkatkan kemampuan problem solving. Proses ini merupakan latihan penting dalam membentuk sarjana dakwah yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga tangguh mental dan siap menghadapi realitas sosial.
Selain dari sisi internal organisasi, pengalaman di lapangan juga meninggalkan kesan mendalam. Saya melihat langsung kondisi masyarakat yang membutuhkan bantuan, merasakan bagaimana rasa haru dan syukur sering kali menyertai penyaluran zakat. Situasi ini menjadi momen yang sangat menguatkan komitmen saya untuk terus belajar dan berkontribusi secara maksimal dalam bidang dakwah dan pemberdayaan masyarakat. PKL ini bukan sekadar penyelesaian tugas, melainkan sebuah perjalanan pendewasaan yang mengajarkan saya arti sesungguhnya dari pengabdian dan kebermanfaatan.
Secara keseluruhan, Praktik Kerja Lapangan di LAZ DPU Kaltim Samarinda merupakan pengalaman berharga yang membentuk saya menjadi sarjana dakwah yang tidak hanya siap secara teori dan teknis, tetapi juga siap secara mental dan moral untuk berjuang membawa perubahan positif bagi umat. Pengalaman ini menjadi fondasi yang kuat, menumbuhkan semangat juang yang akan terus saya bawa dalam perjalanan karier dakwah saya ke depan.
#Note: Semua Isi dan Topik Artikel/Opini yang diterbitkan, merupakan tanggung jawab penulis (pemasang). Terbitan tidak berkaitan /mewakili pandangan Redaksi LINTASJEJARING.COM









