Pelaksanaan PKL Mahasiswa prodi Manajemen Dakwah (UINSI) Di DPRD Provinsi Kalimantan Timur

- Redaksi

Kamis, 18 Desember 2025 - 09:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : M. Hafidzus Shidqi, Mahasiswa UINSI Kota Samarinda.

Foto : M. Hafidzus Shidqi, Mahasiswa UINSI Kota Samarinda.

Oleh : M. Hafidzus Shidqi

Pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) selama dua bulan di DPRD Provinsi Kalimantan Timur, khususnya di bagian Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan, memberikan pengalaman yang sangat berharga dalam memahami bagaimana lembaga legislatif menjalankan fungsi dan perannya dalam tata kelola pemerintahan daerah. Sebagai mahasiswa Program Studi Manajemen Dakwah, kegiatan ini menjadi wahana nyata untuk mengintegrasikan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan dengan praktik kerja di dunia birokrasi pemerintahan.

Selama melaksanakan PKL, saya berkesempatan untuk mempelajari secara langsung mekanisme kerja bagian Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan. Bagian ini memiliki tanggung jawab penting dalam membantu pelaksanaan fungsi DPRD, terutama dalam hal penyusunan dan pengawasan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Dalam kegiatan sehari-hari, saya turut membantu dalam proses administrasi, pengarsipan dokumen, penyusunan laporan kegiatan, serta mengikuti rapat-rapat internal yang berkaitan dengan pembahasan program dan anggaran. Melalui keterlibatan tersebut, saya memperoleh pemahaman yang lebih konkret tentang bagaimana siklus anggaran berjalan, mulai dari tahap perencanaan, pembahasan, hingga evaluasi dan pengawasan pelaksanaannya.

Selain pemahaman administratif, pengalaman PKL ini juga memperkaya wawasan saya mengenai pentingnya koordinasi antarbagian dan antarbidang dalam lingkungan pemerintahan. Proses komunikasi yang efektif dan tertib administrasi menjadi kunci utama dalam kelancaran kegiatan di lembaga legislatif. Saya melihat bahwa setiap pegawai dan staf memiliki tanggung jawab yang saling terkait dan membutuhkan sinergi agar tujuan organisasi dapat tercapai secara optimal. Hal ini menunjukkan bahwa manajemen dalam dunia pemerintahan bukan sekadar pengelolaan sumber daya, tetapi juga pengaturan hubungan kerja dan penegakan etika profesional.

Dari sisi ilmu Manajemen Dakwah, pengalaman ini memberikan perspektif baru bahwa dakwah tidak hanya identik dengan kegiatan ceramah atau penyampaian pesan-pesan keagamaan di masjid, tetapi juga dapat diwujudkan dalam bentuk pelayanan publik yang transparan, jujur, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat. Di lingkungan DPRD, nilai-nilai dakwah seperti amanah, keadilan, kejujuran, dan tanggung jawab menjadi dasar dalam melaksanakan tugas. Seorang pegawai atau aparatur yang bekerja dengan integritas sejatinya sedang menjalankan bentuk dakwah bil hal (dakwah melalui tindakan). Oleh karena itu, integrasi nilai-nilai Islam dalam sistem manajemen dan birokrasi menjadi penting untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan beretika.

Saya juga menyadari bahwa dalam lingkungan kerja seperti DPRD, etika komunikasi, kemampuan bekerja sama, dan sikap profesional merupakan aspek yang sangat penting. Melalui interaksi dengan para pegawai dan staf di bagian Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan, saya belajar untuk menyesuaikan diri dengan budaya kerja yang menuntut kedisiplinan, ketepatan waktu, dan ketelitian dalam melaksanakan setiap tugas. Tantangan yang saya hadapi, seperti memahami istilah teknis dalam dokumen anggaran dan mengikuti alur birokrasi yang kompleks, justru menjadi sarana pembelajaran yang memperkuat kemampuan adaptasi dan tanggung jawab pribadi saya.

Baca Juga:  Mengkaji Keadilan Program Pendidikan Gratis Di Kalimantan Timur Melalui Lensa Teori Penyebaran Inovasi

Dari sisi akademik, PKL ini memperjelas relevansi antara teori dan praktik. Konsep manajemen, kepemimpinan, koordinasi, dan pengawasan yang dipelajari di kampus ternyata benar-benar diaplikasikan dalam lingkungan kerja pemerintahan. Misalnya, teori tentang fungsi manajemen seperti perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan (POAC) sangat terasa dalam setiap tahapan kegiatan DPRD. Begitu juga dengan nilai-nilai dakwah seperti amar ma’ruf nahi munkar yang dapat diimplementasikan dalam bentuk pengawasan terhadap kebijakan publik agar senantiasa berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

Selain aspek teknis dan akademik, PKL ini juga memberikan pengalaman sosial yang berharga. Saya belajar tentang pentingnya menjalin hubungan baik dengan rekan kerja, menghargai perbedaan pendapat, serta menjaga etika dalam berinteraksi dengan pejabat maupun masyarakat yang datang ke kantor DPRD. Lingkungan kerja di lembaga pemerintahan mengajarkan bahwa pelayanan kepada masyarakat merupakan bagian integral dari pengabdian yang bernilai dakwah. Dengan demikian, bekerja di bidang administrasi pemerintahan dapat menjadi ladang amal apabila dilakukan dengan niat yang ikhlas dan penuh tanggung jawab.

Baca Juga:  ChatGPT Di Ruang Kelas : Membantu Mahasiswa Atau Mematikan Proses Berpikir?

Secara keseluruhan, pelaksanaan PKL di DPRD Provinsi Kalimantan Timur menjadi pengalaman yang sangat berkesan dan bermakna. Saya merasa memperoleh banyak ilmu, keterampilan, dan wawasan baru yang tidak hanya relevan dengan bidang Manajemen Dakwah, tetapi juga berguna untuk pengembangan karakter dan profesionalitas saya di masa depan. Pengalaman ini mengajarkan bahwa seorang calon sarjana Manajemen Dakwah harus mampu menjadi pribadi yang adaptif, komunikatif, dan memiliki semangat pelayanan publik yang dilandasi nilai-nilai Islam.

Saya berharap pengalaman selama PKL ini dapat menjadi bekal berharga untuk melangkah ke dunia kerja yang sesungguhnya. Dengan bekal pengetahuan dan nilai-nilai dakwah yang saya peroleh, saya bertekad untuk terus berkontribusi dalam menciptakan lingkungan kerja dan tata kelola organisasi yang berintegritas, transparan, serta membawa manfaat bagi masyarakat luas

 

#Note: Semua Isi dan Topik Artikel/Opini yang diterbitkan, merupakan tanggung jawab penulis (pemasang). Terbitan tidak berkaitan /mewakili pandangan Redaksi LINTASJEJARING.COM

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

81 Tahun Indonesia Merdeka: Antara Perdamaian Aceh, Pembangunan SDM, dan Masa Depan Hutan Indonesia
Menata Hati & Memperkuat Ukhuwah Islamiyah Dalam Majelis Ilmu
Petani Sawit Tak Butuh AI yang Sok Pintar
UMKM Di Tengah Gempuran Digital : Masalah Akses Dan Komunikasi Pemberdayaan Di Kalimantan Timur
IKN Dan Wajah Baru Kalimantan Timur : Siapa Yang Beradaptasi, Siapa Yang Tertinggal?
Dinamika Sosialisasi Beasiswa Gratispol 2026 Tahap 1
Univisual Studio : Ruang Inovasi Mahasiswa Bagi Agen Perubahan
Anak Muda Kalimantan Timur Dan Tantangan Literasi Digital
Berita ini 28 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 00:37 WITA

81 Tahun Indonesia Merdeka: Antara Perdamaian Aceh, Pembangunan SDM, dan Masa Depan Hutan Indonesia

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:19 WITA

Menata Hati & Memperkuat Ukhuwah Islamiyah Dalam Majelis Ilmu

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:49 WITA

Petani Sawit Tak Butuh AI yang Sok Pintar

Kamis, 1 Januari 2026 - 08:12 WITA

UMKM Di Tengah Gempuran Digital : Masalah Akses Dan Komunikasi Pemberdayaan Di Kalimantan Timur

Senin, 29 Desember 2025 - 08:30 WITA

IKN Dan Wajah Baru Kalimantan Timur : Siapa Yang Beradaptasi, Siapa Yang Tertinggal?

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA