Transformasi Soft Skill Mahasiswa Manajemen Dakwah Melalui PKL Di PT. Salsabila Global Wisata Samarinda Sebagai Media Pembentukan Sarjana Yang Tangguh Dan Profesional

- Redaksi

Rabu, 26 November 2025 - 07:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Annisa Mutiara January, Mahasiswi PKL Manajemen Dakwah, Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Kota Samarinda

Foto : Annisa Mutiara January, Mahasiswi PKL Manajemen Dakwah, Fakultas Ushuluddin, Adab Dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Kota Samarinda

Oleh : Annisa Mutiara January

Sebagai mahasiswa Manajemen Dakwah, saya memahami bahwa dunia kerja menuntut lebih dari sekadar kemampuan akademik. Dunia industri bergerak cepat, dinamis, dan membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya pintar secara teori, tetapi juga terampil mengambil keputusan, mampu beradaptasi, dan memiliki etika profesional yang kuat. Karena itu, kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi saya bukan sekadar kewajiban kurikulum, tetapi fondasi penting dalam membentuk karakter sarjana yang tangguh dan profesional.

Melaksanakan PKL di PT Salsabila Global Wisata Samarinda memberi saya ruang belajar yang tidak saya dapatkan sepenuhnya di kelas. Perusahaan ini bergerak di bidang layanan perjalanan wisata dan umrah, yang dalam operasionalnya sangat menekankan kepercayaan, ketelitian, dan pelayanan prima—nilai-nilai yang selaras dengan karakteristik Manajemen Dakwah. Di sinilah saya merasakan bahwa mahasiswa dakwah juga harus memiliki kemampuan manajerial yang mumpuni untuk dapat berperan dalam industri jasa keagamaan yang semakin kompetitif.

Baca Juga:  UMKM Di Tengah Gempuran Digital : Masalah Akses Dan Komunikasi Pemberdayaan Di Kalimantan Timur

Selama PKL, saya belajar bahwa profesionalisme tidak dibangun dalam sehari. Ada proses panjang berupa kedisiplinan, kemampuan berkomunikasi, dan kesediaan untuk terus belajar dari lingkungan. Ketika terlibat dalam pelayanan administrasi, pendampingan jamaah, hingga pengelolaan informasi perjalanan, saya dituntut untuk bersikap cermat, jujur, dan bertanggung jawab. Tuntutan inilah yang perlahan membentuk mentalitas kerja yang lebih matang dan terarah.

Lebih jauh, PKL memperkenalkan saya pada dunia kerja yang nyata: tekanan pekerjaan, tuntutan layanan yang cepat, dan pentingnya kerja sama tim. Di balik semua itu, saya menemukan bahwa ketangguhan seorang sarjana tidak hanya tercermin dari seberapa banyak ia memahami teori, tetapi dari seberapa kuat ia mampu bertahan, bangkit, dan memberikan solusi dalam situasi yang nyata. Di PT Salsabila Global Wisata, pembelajaran ini hadir setiap hari dan menjadi bekal berharga bagi langkah profesional saya ke depan.

Pada akhirnya, PKL bagi saya adalah wadah pembentukan diri. Ia bukan hanya pengalaman kerja sementara, tetapi proses aktualisasi antara ilmu yang saya pelajari di kampus dan kebutuhan nyata di lapangan. Melalui PKL, saya belajar menjadi pribadi yang lebih siap, lebih berani, dan lebih profesional. Saya yakin, pengalaman ini akan menjadi pijakan kuat bagi saya sebagai calon sarjana Manajemen Dakwah yang tidak hanya memahami nilai-nilai dakwah, tetapi juga mampu menghadirkan layanan yang bermutu bagi masyarakat.

Baca Juga:  Kalimantan Timur: Harmoni Kearifan Lokal Dan Arah Baru Pembangunan Nasional

 

#Note: Semua Isi dan Topik Artikel/Opini yang diterbitkan, merupakan tanggung jawab penulis (pemasang). Terbitan tidak berkaitan /mewakili pandangan Redaksi LINTASJEJARING.COM

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

September Membuat Sejarah Kelam Baru? Masih Layakkah Kalimantan Disebut Paru-Paru Dunia?
Maulid Nabi: Adilkah Jika Hanya Mencintai Secara Spiritual?
81 Tahun Indonesia Merdeka: Antara Perdamaian Aceh, Pembangunan SDM, dan Masa Depan Hutan Indonesia
Menata Hati & Memperkuat Ukhuwah Islamiyah Dalam Majelis Ilmu
Petani Sawit Tak Butuh AI yang Sok Pintar
UMKM Di Tengah Gempuran Digital : Masalah Akses Dan Komunikasi Pemberdayaan Di Kalimantan Timur
IKN Dan Wajah Baru Kalimantan Timur : Siapa Yang Beradaptasi, Siapa Yang Tertinggal?
Dinamika Sosialisasi Beasiswa Gratispol 2026 Tahap 1
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 15:45 WITA

September Membuat Sejarah Kelam Baru? Masih Layakkah Kalimantan Disebut Paru-Paru Dunia?

Selasa, 15 September 2026 - 16:32 WITA

Maulid Nabi: Adilkah Jika Hanya Mencintai Secara Spiritual?

Senin, 17 Agustus 2026 - 00:37 WITA

81 Tahun Indonesia Merdeka: Antara Perdamaian Aceh, Pembangunan SDM, dan Masa Depan Hutan Indonesia

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:19 WITA

Menata Hati & Memperkuat Ukhuwah Islamiyah Dalam Majelis Ilmu

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:49 WITA

Petani Sawit Tak Butuh AI yang Sok Pintar

Berita Terbaru