Fraksi Golkar Dorong Percepatan Pembangunan Dasar, Air Bersih, Dan Dukungan UMKM

- Redaksi

Senin, 4 Agustus 2025 - 07:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: H. Apansyah, Anggota DPRD KALTIM Fraksi Golkar

Foto: H. Apansyah, Anggota DPRD KALTIM Fraksi Golkar

 

Lintasjejaring.com, Samarinda – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur dari Fraksi Golkar, H. Apansyah, memaparkan hasil reses dalam Rapat Paripurna DPRD Kaltim. Aspirasi masyarakat yang dihimpun menyoroti persoalan mendasar seperti infrastruktur, air bersih, pendidikan, serta dukungan untuk UMKM dan sektor pertanian.

“Infrastruktur masih menjadi aspirasi terbanyak masyarakat. Banyak desa meminta perbaikan jalan, jembatan, drainase, dan akses menuju jalan utama, termasuk penyelesaian pembangunan dermaga umum,” ujar H. Apansyah dalam penyampaiannya, Senin (04/08/25) dini hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, sejumlah wilayah masih menghadapi kendala kelistrikan dan penerangan jalan. Bahkan, menurut Apansyah, masih ada desa yang belum menikmati aliran listrik.

Baca Juga:  Sambut Liga Champions Musim Depan, Chelsea Siap Belanja Pemain Lagi

Persoalan air bersih juga mencuat dalam reses kali ini. Warga mengeluhkan buruknya kualitas air bersih sehingga memerlukan perhatian serius pemerintah.

Di bidang pendidikan, masyarakat mempertanyakan kejelasan program GratisPol Pendidikan.

“Kapan akan direalisasikan dan bagaimana mekanismenya, ini menjadi pertanyaan besar di masyarakat yang harus di jawab oleh pemerintah provinsi Kalimantan Timur,” tegasnya.

Untuk sektor ekonomi kerakyatan, dukungan terhadap UMKM menjadi salah satu fokus. Warga meminta bantuan permodalan, peningkatan SDM, dan pengembangan keterampilan pemuda lokal agar bisa bersaing.

Baca Juga:  Gaji Guru Honorer Tertunda Sejak Awal Tahun, DPRD Berau Desak Pemkab Ambil Tindakan

Tak kalah penting, aspirasi masyarakat juga menyoroti ketahanan pangan. Produktivitas padi Kaltim pada 2024 hanya mencapai 3,9 ton, angka yang dinilai belum cukup memenuhi kebutuhan daerah. Karena itu, warga mendesak percetakan sawah baru, perbaikan jalan usaha tani, irigasi, dan bantuan alat pertanian.

“Sektor peternakan juga membutuhkan perhatian, terutama untuk penggemukan sapi dan penyediaan pakan, sementara perkebunan di Kaltim masih didominasi komoditas sawit, karet, kelapa, dan bakau,” tambahnya.

Fraksi Golkar berharap pemerintah daerah segera menindaklanjuti aspirasi ini agar pembangunan di Kaltim berjalan merata dan mendukung kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga:  Pasokan Ayam Potong Bulungan Defisit 6.500 Ekor per Hari, Syarwani Dorong Desa Kembangkan Peternakan

 

(Sul)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla
PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor
37 Orang Diperiksa Polisi, Dugaan Pencurian Kabel Bawah Tanah di Samarinda Diusut
TRC PPA Kaltim ‘Gerah’, Desak Pemprov Berikan Perlindungan Warga Dari Bahaya Karhutla
Bocah 12 Tahun Meregang Nyawa Di Lubang Tambang, JATAM Desak KSU PUMMA Bertanggung Jawab
Lapak Pedagang Pasar Pagi Terpisah Lantai, DPRD Samarinda Dorong Evaluasi Penempatan
DPRD Samarinda Minta Hotel Swasta Tetap Dapat Peluang di Tengah Prioritas Hotel BUMD
Teras Samarinda II Disiapkan untuk UMKM, DPRD Ingatkan Risiko Kemacetan

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:46 WITA

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:25 WITA

PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:28 WITA

TRC PPA Kaltim ‘Gerah’, Desak Pemprov Berikan Perlindungan Warga Dari Bahaya Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:34 WITA

Bocah 12 Tahun Meregang Nyawa Di Lubang Tambang, JATAM Desak KSU PUMMA Bertanggung Jawab

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

Lapak Pedagang Pasar Pagi Terpisah Lantai, DPRD Samarinda Dorong Evaluasi Penempatan

Berita Terbaru